Kenali Sang Pencipta Melalui KaryaNya

Almanak Senin 6 Maret 2014:

Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih. (Roma 1:20)

Semua kita menyukai pemandangan alam yang indah: gunung, lembah, jurang, pantai, hutan atau padang, atau cakrawala. Pemandangan alam yang indah membuat hati kita nyaman, senang dan kagum terpesona atau malah bergetar gentar. Gunung yang menjulang tinggi mencapai awan,  ombak laut yang menggelora, air terjun yang menggumuruh, padang yang hening, atau malah petir yang menyambar selalu menimbulkan bermacam kesan yang sangat dalam di hati kita, mengajak kita bermenung kepada Allah yang menciptakannya. Sungguh betapapun pendidikan kita sudah sangat tinggi, ilmu dan pengetahuan kita sedemikian maju, di hadapan alam kita disadarkan betapa kecil dan tak berdayanya kita, sebaliknya betapa besar, kuat dan mulianya Allah yang menciptakan alam itu. Apalagi saat-saat alam itu nyata-nyata mempertunjukkan kekuatannya lewat letusan gunung api, gempa, tsunami atau hujan meteor atau taufan.

Rasul Paulus mengatakan alam itu nyata-nyata memperkenalkan dan menampakkan Penciptanya, yaitu Allah kepada kita. Sebab itu kita tidak bisa berdalih lagi mengatakan tidak tahu atau tidak mengenal Allah. Sebab walaupun banyak hal tersembunyi dalam diri Allah, namun karyaNya tidak bisa menyembunyikan kebesaran dan keagunganNya. Sebab itu saban kali kita menyaksikan karyaNya, atau alam ciptaanNya, kita diajak memuliakan Dia serta memuji keagunganNya. Secara khusus kita diajak menyembah Allah Sang Pencipta alam semesta itu, yang mau datang merendah kepada kita dalam Yesus untuk menyelamatkan kita dan mempersatukan diriNya dengan kita orang-orang berdosa. Sebab itu mulailah hari ini dengan melihat ke luar, ke alam yang diciptakan Tuhan. Muliakanlah namaNya.

Doa:

Ya Allah bila kami menyaksikan alam ciptaanMu, sungguh kami bersyukur dan memuliakan namaMu. Engkau besar, kudus dan mulia. Engkau menciptakan bumi dan langit sedemikian baik dan indah. Engkau menciptakan kami segambar denganMu. Lebih dari itu Engkau mengasihi kami dan menyelamatkan kami dalam Yesus Kristus. Penuhilah hati dan mulut serta seluruh hidup kami dengan puji-pujian bagiMU. Demi Kristus. AMIN.

Pdt Daniel TA Harahap

Share on Facebook

1 comment for “ Kenali Sang Pencipta Melalui KaryaNya ”

  1. H. Sinaga
    May 5, 2014 at 9:36 am

    Kemuliaan bagi Allah di tempat yang maha tinggi.

    The natural world around us serves as a constant reminder of the Creator's handiwork. Every sunrise and sunset, every mountain and river, every creature great and small bears the imprint of divine craftsmanship. When we take time to observe the intricate details of creation, we begin to understand the wisdom and power behind it all. The apostle Paul reminded us that God's invisible qualities have been clearly seen since the creation of the world, being understood from what has been made. This truth calls us to lift our eyes beyond our daily concerns and recognize that the beauty we witness is not random, but purposeful. Creation itself declares the glory of its Maker.

    In a world filled with distractions and competing voices, it becomes essential to cultivate spiritual discernment. The enemy often works through subtle deception, twisting truth just enough to lead hearts astray. Scripture warns us not to be naive or easily swayed, but to test every spirit and hold fast to what is good. Just as Eve was deceived by the serpent's cunning, many today are led away from simple devotion to Christ. The antidote to such deception is a deep, personal knowledge of God's Word and an intimate relationship with the Shepherd who knows His sheep by name. Faithfulness requires vigilance and a heart fully anchored in truth.

    The journey of faith is marked by seasons of waiting and times of decision. In moments of uncertainty, we are tempted to demand signs or seek immediate answers. Yet God often calls His people to trust without seeing, to walk by faith and not by sight. The Scriptures encourage us to ask for wisdom, but also to wait patiently for the Lord's timing. When facing difficult choices, we are invited to remember that our Creator knows the end from the beginning. He who formed the mountains and established the seas is more than capable of guiding our steps. Trusting in His sovereignty brings peace that surpasses human understanding.

    Every believer is called to a life of holiness and faithful service, not only for personal benefit but for the building up of the body of Christ. In a culture that often celebrates self-interest and temporary pleasures, the church must stand as a beacon of light, demonstrating a different way of living. This calling requires courage, humility, and a willingness to be set apart. The apostle Paul exhorted Timothy to pursue righteousness, faith, love, and peace, and to flee from youthful passions. Such a life does not go unnoticed by God, who sees every act of obedience and every sacrifice made in love. Our labor in the Lord is never in vain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *