Sebagai seorang pendeta di gereja yang anggotanya mayoritas mutlak Batak, dan sebagai laki-laki Batak yang sudah menikah, tidak bisa tidak, saya seringkali menerima undangan untuk menghadiri pesta adat batak khususnya pernikahan. Namun jujur, saban-saban menerima undangan saya selalu menarik nafas dan membutuhkan waktu yang lama untuk memutuskan datang (walau telat atau sekadar setor muka...
Read more »