Oleh: Pdt Daniel T.A. Harahap 1. HASIL PERADABAN Ulos (lembar kain tenunan khas tradisional Batak) pada hakikatnya adalah hasil peradaban masyarakat Batak pada kurun waktu tertentu. Menurut catatan beberapa ahli ulos (baca: tekstil) sudah dikenal masyarakat Batak pada abad ke-14 sejalan dengan masuknya alat tenun tangan dari India. Hal itu dapat diartikan sebelum masuknya...
Read more »
Tags: etika budaya, hkbp, kain tradisional batak, kekristenan batak, kharismatik, pandangan kristen tentang ulos, pasu-pasu, tekstil batak, teologi kontekstual, ulos batak
Posted in Diskusi Injil dan Budaya | 24 Comments »
Serial Diskusi Injil & Adat Oleh: Daniel T.A. Harahap MAKAN BERSAMA (rap marsipanganon) sangat penting dan bermakna khusus bagi komunitas Batak. Tidak ada suatu pembahasan atau kegiatan penting yang boleh dilakukan sebelum makan bersama. Ingkon di ginjang ni sipanganon do pangahataion na marsintuhu. (percakapan penting harus dilakukan sesudah makan). Seperjamuan atau sapanganon...
Read more »
Tags: etika budaya, habatahon, hkbp, indahan, injil dan adat, kekristenan batak, makanan batak, mangan, marsipanganon, teologi kontekstual, ulaon adat
Posted in Diskusi Injil dan Budaya | 5 Comments »
Seri Diskusi Injil & Adat Oleh: Daniel T.A. Harahap TUNGKU TIGA BATU DALIHAN NA TOLU pada dasarnya berarti tungku (tataring) yang terbuat dari tiga buah batu yang disusun. Tiga buah batu itu mutlak diperlukan menopang agar belanga atau periuk tidak terguling. Selanjutnya di kemudian hari istilah dalihan na tolu ini dipergunakan untuk menunjuk...
Read more »
Tags: dalihan na tolu, etika budaya, hkbp, hubungan kekerabatan batak, injil dan adat, kekristenan batak, marga batak, parmudaron, perkawinan batak, teologi kontekstual
Posted in Diskusi Injil dan Budaya | 10 Comments »
Seri Diskusi Inil & Budaya Oleh: Pdt Daniel Taruli Asi Harahap Hagabeon (kesuburan, memiliki banyak turunan) adalah satu dari antara tiga cita-cita atau filsafat hidup terpenting Batak. Dua lagi adalah: hamoraon (memiliki banyak harta) dan hasangapon (sangat dihormati). Ketiga hal itu, sering disingkat 3(tolu)-H, dianggap sebagai “tiga serangkai” nilai yang menjadi falsafah...
Read more »
Tags: anak batak, etika budaya, habatahon, hagabeon, hkbp, injil dan adat, pandangan batak tentang kesuburan, perkawinan batak, teologi kontekstual
Posted in Diskusi Injil dan Budaya | 8 Comments »
Seri Diskusi Injil & Adat Oleh: Daniel T.A. Harahap KELAHIRAN ANAK adalah suatu even yang sangat ditunggu-tunggu suatu keluarga. Apalagi bagi komunitas Batak yang menganggap kesuburan (hagabeon) cenderung sebagai nilai tertinggi dalam hidup, tentu saja kelahiran anak adalah peristiwa yang luar biasa membanggakan dan membahagiakan. Itulah sebabnya jaman dahulu di Tanah Batak bila...
Read more »
Tags: etika budaya, falsafah hidup batak, hkbp, injil dan adat, kekristenan batak, tardidi, teologi kontekstual, tubu
Posted in Diskusi Injil dan Budaya | 3 Comments »
Seri Diskusi Injil & Adat Oleh: Pdt Daniel Taruli Asi Harahap JAMBAR adalah istilah yang sangat khas Batak. Kata jambar menunjuk kepada hak atau bagian yang ditentukan bagi seseorang (sekelompok orang). Kultur Batak menyebutkan ada 3(tiga) jenis jambar. Yaitu: hak untuk mendapat bagian atas hewan sembelihan (jambar juhut), hak untuk berbicara (jambar hata) dan...
Read more »
Tags: etika budaya, injil dan adat, keadilan dalam perspektif batak, kekristenan batak, materialisme batak, teologi kontekstual
Posted in Diskusi Injil dan Budaya | 6 Comments »
Seri Diskusi Injil & Adat Oleh: Daniel T.A. Harahap 1. INJIL DATANG KE TANAH (JIWA BATAK) BERABAD-ABAD suku bangsa Batak hidup terisolasi di Tanah Batak daerah bergunung-gunung di pedalaman Sumatera Bagian Utara. Pada waktu yang ditentukanNya sendiri, Allah mengirim hamba-hambaNya yaitu para missionaries dari Eropah untuk memperkenalkan INJIL kepada kakek-nenek (ompung) dan ayah-ibu kita...
Read more »
Tags: darah batak, etika budaya, hkbp, injil dan adat batak, kekristenan batak, teologi kontekstual, tortor dan gondang, ulos
Posted in Diskusi Injil dan Budaya | 31 Comments »