<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments for Ruma Metmet</title>
	<atom:link href="http://rumametmet.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rumametmet.com</link>
	<description>Pdt Daniel Taruli Asi Harahap</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 May 2012 09:27:24 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.4</generator>
	<item>
		<title>Comment on HKBP Rupanya Tidak Punya Bendahara! by juli situmorang</title>
		<link>http://rumametmet.com/2008/08/29/hkbp-rupanya-tidak-punya-bendahara/comment-page-1/#comment-36135</link>
		<dc:creator>juli situmorang</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 09:27:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rumametmet.com/?p=1262#comment-36135</guid>
		<description>KALAU MEMANG LEUANGAN HKBP HARUS DI SELEWENGKAN ATAU TERSELEWENGKAN OLEH OKNUM BIARLAH DIA BERURUSAN DENGAN TUHAN YANG PENTING SATU RUPIAH ATAU SATU MILIARD YANG KITA BERI HARUS DENGAN HATI YANG IKLAS DAN JANGAN BERSUNGUT SUNGUT OK?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>KALAU MEMANG LEUANGAN HKBP HARUS DI SELEWENGKAN ATAU TERSELEWENGKAN OLEH OKNUM BIARLAH DIA BERURUSAN DENGAN TUHAN YANG PENTING SATU RUPIAH ATAU SATU MILIARD YANG KITA BERI HARUS DENGAN HATI YANG IKLAS DAN JANGAN BERSUNGUT SUNGUT OK?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on DOA-DOA PERSEMBAHAN by Ding Emang</title>
		<link>http://rumametmet.com/2007/04/16/doa-doa-persembahan/comment-page-1/#comment-36134</link>
		<dc:creator>Ding Emang</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 May 2012 14:31:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rumametmet.com/?p=74#comment-36134</guid>
		<description>shalom Pak Pdt Daniel, saya minta izin kutip doa mu. mau di pakai untuk acara doa.
Terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>shalom Pak Pdt Daniel, saya minta izin kutip doa mu. mau di pakai untuk acara doa.<br />
Terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on PESTA BATAK: KAPANKAH DERITA INI BERAKHIR? :-) by Rossyku</title>
		<link>http://rumametmet.com/2008/11/15/pesta-batak-kapankah-derita-ini-berakhir/comment-page-2/#comment-36133</link>
		<dc:creator>Rossyku</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 May 2012 14:02:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rumametmet.com/?p=142#comment-36133</guid>
		<description>Horas Amang Pendeta,
Postingan amang sudah cukup lama tahun 2008, tapi topik yang amang angkat sampai dengan saat ini 2012 apakah masih tetap berlangsung, atau sudah semakin nyaman amang?. Saya berdomisili di Medan, akhir tahun 2012 kami berpesta pamulion boru di Jakarta, membuat saya rajin browsing ingin tau macamana pulak pesta perkawinan adat batak di Jakarta, jadinya sy jumpa Blog amang ini.Benar Amang ,kalau ada niat baik memperingkas tanpa manghilangkan makna budaya batak alangkah baiknya.
Kita bangga jadi orang batak , tapi anehnya pengantin batak tidak punya baju adat perkawinan asli batak, pengantin wanita pakai songket palembang padahal ada songket Tarutung, sanggulnya pakai bunga melati, padahal di bona pasogit tak ada tumbuh bunga melati.
Pengantin priapun tidak punya pakaian khas batak toba, hanya sebatas topi itu saja. Perancang Mode suku batak mungkin bisa menciptakan ini, buat baju setelan dari bahan ulos, dipilih motif yang sesuai, biar biaya tidak mahal pengantin bisa menyewa mungkin. 
Memang harus ada perubahan , jangan asal teriak bangga jadi orang batak, tapi bukannya kita semakin beradab tapi semakin mengada-ada sehingga menyulitkan orang yang berniat baik tapi berkantong pas-pasan.
Semuanya bisa berubah tanpa kehilangan makna, saya masih ingat betul, waktu saya SMA setiap hari minggu kalau bergereja di HKBP Medan, semua ibu-ibu bersanggul dengan menggunakan kebaya rapi,pakai kain panjang berwiron, sendal hak tinggi, tidak terkecuali ompung boru yang sudah tua. Bapak-bapak marsetelan jas rapi, bahkan ada yang pakai kopiah.Sekarang hanya beberapa orang 
saja yang pakai jas.Dulu di HKBP belum ada kebaktian yang berbahasa Indonesia, sekarang jam kebaktian B.Indonesia bukan saja dihadiri oleh generasi muda, bahkan ompung-ompung banyak, berpakaiannyapun sudah tidak formil lagi. Perubahan perlu, Adat dan budaya perlu, tapi bikin yang semuanya merasa nyaman. Oh Ya amang ikan mas itu disini masih dibawa didalam tandok, tidak seperti yang saya liat di video pesta adat di Jakarta diatas talam yang digoyang-goyang oleh dua orang ibu. Habis pesta ulos-ulos itu ada juganya yang dijual, dipilih mana yang dari kerabat dekat dan mutunya baik, itulah yang disimpan , lainnya dilego, nyemak-nyemakin kata orang Medan. Horas Amang Pendeta</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Horas Amang Pendeta,<br />
Postingan amang sudah cukup lama tahun 2008, tapi topik yang amang angkat sampai dengan saat ini 2012 apakah masih tetap berlangsung, atau sudah semakin nyaman amang?. Saya berdomisili di Medan, akhir tahun 2012 kami berpesta pamulion boru di Jakarta, membuat saya rajin browsing ingin tau macamana pulak pesta perkawinan adat batak di Jakarta, jadinya sy jumpa Blog amang ini.Benar Amang ,kalau ada niat baik memperingkas tanpa manghilangkan makna budaya batak alangkah baiknya.<br />
Kita bangga jadi orang batak , tapi anehnya pengantin batak tidak punya baju adat perkawinan asli batak, pengantin wanita pakai songket palembang padahal ada songket Tarutung, sanggulnya pakai bunga melati, padahal di bona pasogit tak ada tumbuh bunga melati.<br />
Pengantin priapun tidak punya pakaian khas batak toba, hanya sebatas topi itu saja. Perancang Mode suku batak mungkin bisa menciptakan ini, buat baju setelan dari bahan ulos, dipilih motif yang sesuai, biar biaya tidak mahal pengantin bisa menyewa mungkin.<br />
Memang harus ada perubahan , jangan asal teriak bangga jadi orang batak, tapi bukannya kita semakin beradab tapi semakin mengada-ada sehingga menyulitkan orang yang berniat baik tapi berkantong pas-pasan.<br />
Semuanya bisa berubah tanpa kehilangan makna, saya masih ingat betul, waktu saya SMA setiap hari minggu kalau bergereja di HKBP Medan, semua ibu-ibu bersanggul dengan menggunakan kebaya rapi,pakai kain panjang berwiron, sendal hak tinggi, tidak terkecuali ompung boru yang sudah tua. Bapak-bapak marsetelan jas rapi, bahkan ada yang pakai kopiah.Sekarang hanya beberapa orang<br />
saja yang pakai jas.Dulu di HKBP belum ada kebaktian yang berbahasa Indonesia, sekarang jam kebaktian B.Indonesia bukan saja dihadiri oleh generasi muda, bahkan ompung-ompung banyak, berpakaiannyapun sudah tidak formil lagi. Perubahan perlu, Adat dan budaya perlu, tapi bikin yang semuanya merasa nyaman. Oh Ya amang ikan mas itu disini masih dibawa didalam tandok, tidak seperti yang saya liat di video pesta adat di Jakarta diatas talam yang digoyang-goyang oleh dua orang ibu. Habis pesta ulos-ulos itu ada juganya yang dijual, dipilih mana yang dari kerabat dekat dan mutunya baik, itulah yang disimpan , lainnya dilego, nyemak-nyemakin kata orang Medan. Horas Amang Pendeta</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on PERSEMBAHAN by concon</title>
		<link>http://rumametmet.com/2007/04/15/persembahan/comment-page-1/#comment-36127</link>
		<dc:creator>concon</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 May 2012 05:58:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rumametmet.com/?p=67#comment-36127</guid>
		<description>Mohon ijin copas untuk bahan renungan pagi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mohon ijin copas untuk bahan renungan pagi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Apa Saja Persyaratan Memperpanjang Paspor? by Bonar Sirait</title>
		<link>http://rumametmet.com/2011/02/02/apa-saja-syarat-memperpanjang-paspo/comment-page-1/#comment-36117</link>
		<dc:creator>Bonar Sirait</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 May 2012 06:43:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rumametmet.com/?p=3274#comment-36117</guid>
		<description>Gua memperpanjang passport dua kali di Luar negeri nggak rumit tuh nggak banyak persyaratan, perpanjangan pertama 3 hari selesai biaya hanya 250 rb rupiah dan perpanjangan kedua hanya 1 jam biaya 250rb juga. Gua pikir di Indonesia dibikin banyak persyaratan kayak begitu supaya orang kita pusieng...lalu daripada pusiengg...ya ngeluarin duitlah.... itu yang petugas mau....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Gua memperpanjang passport dua kali di Luar negeri nggak rumit tuh nggak banyak persyaratan, perpanjangan pertama 3 hari selesai biaya hanya 250 rb rupiah dan perpanjangan kedua hanya 1 jam biaya 250rb juga. Gua pikir di Indonesia dibikin banyak persyaratan kayak begitu supaya orang kita pusieng&#8230;lalu daripada pusiengg&#8230;ya ngeluarin duitlah&#8230;. itu yang petugas mau&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

