Ini bukan kisah batak bermazmur, yaitu persekutuan batak kristen gedongan di ibukota yang ingin menghibur jiwanya dengan madah pujian dan mazmur di gedung tinggi sejuk nan indah, tetapi ini cuma sebuah kisah sehari-hari batak gelondongan yang kayaknya tidak bisa lepas dari permainan catur di tengah kesusahan hidupnya. Sebagai pendeta, walaupun jelas-jelas bukan tugas saya,...
Read more »
Tags: adat batak, catur, hkbp, kristen batak, kultur batak, laki-laki batak, masyarakat batak
Posted in Kisah-kisah Orang Batak Kristen | 11 Comments »
Dari seorang pendeta batak. Untuk seorang ayah dan ibu batak dengan dua anak perempuan: Lae dan Ito yang bahagia, Terus terang, menurut adat batak kuna (yang celakanya sampai hari gini masih dianut sebagian orang), kalian dianggap belum sepenuhnya gabe (subur) apalagi singkop (komplit, lengkap) karena lae/ito hanya memiliki anak hanya berjenis kelamin perempuan. Bagaimana...
Read more »
Tags: adat batak, anak perempuan batak, habatahon, hkbp, kesetaraan gender, kristen batak, perempuan batak, reformasi budaya
Posted in Kisah-kisah Orang Batak Kristen | 15 Comments »
Baiklah kaum batak sekolahan mau siuman dan ikhlas bahwa ritus-ritus domestik adat batak yang masih dijalaninya sampai sekarang di sekitar peristiwa kelahiran, pernikahan dan kematian sebenar-benarnya adalah hasil karya ompung moyangnya yang masih hidup di jaman agraris, yang belum punya penanggalan “tahun” , tetapi sudah memiliki “bulan” dan “hari”. Dengan perkataan lain: adat itu...
Read more »
Tags: adat batak, habatahon, hamajuon batak, hkbp, kristen batak, perubahan adat batak
Posted in Kisah-kisah Orang Batak Kristen | 8 Comments »
Berani “potong kuping kalau bohong” (istilah kami sewaktu kanak-kanak di Medan) saya bukanlah pendeta yang suka menyinggung perasaan ibu-ibu batak dari mimbar. Satu kali pun saya tidak pernah menjadikan “sanggul sasak” kesayangan ina-ina batak” sebagai ilustrasi kotbah. Bahkan bila melayani pemberkatan nikah ketika menumpangkan tangan (mamasu-masu) saya begitu hati-hati dan penuh perhitungan meletakkan tangan...
Read more »
Tags: emansipasi, hkbp, ina batak, kesetaraan, kristen batak, mode, perempuan batak
Posted in Kisah-kisah Orang Batak Kristen | 38 Comments »
Seri Diskusi Injil & Adat Oleh: Pdt Daniel Taruli Asi Harahap 1. DULU DAN SEKARANG Kultur Batak pra-kristen memberikan perhatian yang sangat (terlalu?) besar kepada peristiwa kematian. Menurut nenek moyang orang Batak ada berjenis-jenis kematian yang menunjukkan status sosial seseorang (yang terkait erat dengan konsepsi kesuburan/ hagabeon): mati sewaktu kanak-kanak, mati sewaktu remaja/ pemuda...
Read more »
Tags: budaya batak, hkbp, iman kristen, injil dan adat, kekristenan batak, kematian batak, materialisme batak, teologi kontekstual
Posted in Diskusi Injil dan Budaya | 5 Comments »
Seri Diskusi Injil & Adat Oleh: Daniel T.A. Harahap KELAHIRAN ANAK adalah suatu even yang sangat ditunggu-tunggu suatu keluarga. Apalagi bagi komunitas Batak yang menganggap kesuburan (hagabeon) cenderung sebagai nilai tertinggi dalam hidup, tentu saja kelahiran anak adalah peristiwa yang luar biasa membanggakan dan membahagiakan. Itulah sebabnya jaman dahulu di Tanah Batak bila...
Read more »
Tags: etika budaya, falsafah hidup batak, hkbp, injil dan adat, kekristenan batak, tardidi, teologi kontekstual, tubu
Posted in Diskusi Injil dan Budaya | 3 Comments »
Seri Diskusi Injil & Adat Oleh: Pdt Daniel Taruli Asi Harahap JAMBAR adalah istilah yang sangat khas Batak. Kata jambar menunjuk kepada hak atau bagian yang ditentukan bagi seseorang (sekelompok orang). Kultur Batak menyebutkan ada 3(tiga) jenis jambar. Yaitu: hak untuk mendapat bagian atas hewan sembelihan (jambar juhut), hak untuk berbicara (jambar hata) dan...
Read more »
Tags: etika budaya, injil dan adat, keadilan dalam perspektif batak, kekristenan batak, materialisme batak, teologi kontekstual
Posted in Diskusi Injil dan Budaya | 6 Comments »
Seri Diskusi Injil & Adat Oleh: Daniel T.A. Harahap ADA ANGGAPAN bahwa orang Batak cenderung materialistis atau menjadikan materi sebagai nilai tertinggi dalam kehidupan. Sebagaimana dikatakan dalam syair lagu ciptaan komponis Nahum Situmorang, selain hagabeon (memiliki banyak turunan) dan hasangapon (sangat dihormati), hamoraon (memiliki banyak harta) adalah cita-cita, falsafah atau orientasi hidup masyarakat Batak....
Read more »
Tags: etika, falsafah hidup batak, hamoraon, hepeng, hkbp, injil dan adat, kekristenan batak, materialisme batak, teologi kontekstual
Posted in Diskusi Injil dan Budaya | 13 Comments »
Seri Diskusi Injil & Adat Oleh: Daniel T.A. Harahap 1. INJIL DATANG KE TANAH (JIWA BATAK) BERABAD-ABAD suku bangsa Batak hidup terisolasi di Tanah Batak daerah bergunung-gunung di pedalaman Sumatera Bagian Utara. Pada waktu yang ditentukanNya sendiri, Allah mengirim hamba-hambaNya yaitu para missionaries dari Eropah untuk memperkenalkan INJIL kepada kakek-nenek (ompung) dan ayah-ibu kita...
Read more »
Tags: darah batak, etika budaya, hkbp, injil dan adat batak, kekristenan batak, teologi kontekstual, tortor dan gondang, ulos
Posted in Diskusi Injil dan Budaya | 31 Comments »