Archive for the ‘GADONG MANGINSIR’ Category

Sarikat Gadong Manginsir

Monday, October 27th, 2008

gadong-manginsir.png

Oleh: Daniel Taruli Asi Harahap

Serikat ubi jalar? :-) Jangan tertawa dulu. Saya serius. Sudah beberapa hari ini saya terpikir hendak membentuk sebuah organisasi dengan badan hukum: perhimpunan. Ingat: bukan Yayasan bukan pula Perseroan atau Koperasi, tapi Perhimpunan. Namanya muncul tiba-tiba saja di benak saya. Bahasa Bataknya: Sarikat Gadong Manginsir. Bahasa Indonesianya: Serikat Ubi Jalar. Lho?

Tenang dulu, mari saya jelaskan. (more…)

Share on Facebook

Sarikat Gadong Manginsir (Pertanyaan 2)

Thursday, October 23rd, 2008

ubi-jalar-2.jpg

Tanya:
Biaya operasional diambil dari mana dananya? (Riris, milis HKBP)

Jawab:

Daniel Harahap:
Pertanyaan bagus. :-) Saya membayangkan tidak dari uang pangkal dan iuran (guguan) tetapi dari sumbangan lain. Uang pangkal dan iuran murni digunakan untuk menyumbang komputer ke Tanah Batak. Selain itu dengan bantuan kawan2 saya pikir bisa disusun suatu organisasi yang benar-benar ramping dan hemat (termasuk klausul rapat pengambilan keputusan secara online) sehingga biaya operasional dapat ditekan. Terakhir: pengurus diatur tidak menerima gaji atau honor. Yang menerima gaji atau honor hanyalah pegawai.

Share on Facebook

Sarikat Gadong Manginsir (Pertanyaan 1)

Thursday, October 23rd, 2008

ubi-jalar-3.jpg

PERTANYAAN (1)

Terus terang Pak Pendeta, saya senang dengan rencana pembentukan serikat ini. Tapi untuk menunjukkan keseriusan kita perlu juga dicari nama serikat yang lebih serius, yang sama dengan historical gadong insir. Yang nanti menjadi terjemahan visi dan misi. Apalagi mau menjangkau Indonesia (Konteks kontribusi). Saya khawatir focus orang hanya tersita untuk meminta penjelasan arti Serikat Gadong Manginsir. Atau jangan2 kalau di dengar orang bonapasogit malah jadi bahan tertawaan. Kalau dibuat jadi lambang serikat ya its ok lah. Emang saya setuju 100% akan pengertian dan kondisi gadong insir ini.

Satu lagi Pak, menunjukkan keseriusan bukan berarti dengan uang pangkal yang besar dan iuran yang besar. (Coba bapak bayangkan : si A sangat serius mendukung, cuma uang pangkal plus iuran dalam sebulan itu sudah menyedot 60% dari Gaji bulanannya) gimana dong?
Apa nanti serikat ini pura2 merendah, pura2 bersih, tapi ternyata tujuannya untuk menjaring orang2 berkantong tebal yang menganggap uang 500rb itu tidak berpengaruh pada keuangannya? lantas si A yang pengen itu harus keringat dingin dulu mengumpulkan 600rb buat jadi anggota?

Jangan2 nanti setelah serikat ini berdiri akan mengadopsi sistem pengumpulan dana anggota dari beberapa gereja HKBP yang mengumpulkan dana di padang golf, atau membuat malam dana lewat pagelaran drama di gedung mewah dengan tiket masuk jutaan rupiah. Huh…. Jemaat produktip di jakarta mungkin tidak hanya seribu pak? jangan pesimis. Ratusan ribu mungkin ya. Inilah dulu masukan dari saya, semoga nanti pembentukan serikat ini tidak salah arah. (dari J - milis Batak Gaul ) (more…)

Share on Facebook