Tanya: Biaya operasional diambil dari mana dananya? (Riris, milis HKBP) Jawab: Daniel Harahap: Pertanyaan bagus. Saya membayangkan tidak dari uang pangkal dan iuran (guguan) tetapi dari sumbangan lain. Uang pangkal dan iuran murni digunakan untuk menyumbang komputer ke Tanah Batak. Selain itu dengan bantuan kawan2 saya pikir bisa disusun suatu organisasi yang benar-benar ramping...
Read more »
Posted in Diskusi Injil dan Budaya, Kisah-kisah Orang Batak Kristen, Reformasi HKBP | 5 Comments »
PERTANYAAN (1) Terus terang Pak Pendeta, saya senang dengan rencana pembentukan serikat ini. Tapi untuk menunjukkan keseriusan kita perlu juga dicari nama serikat yang lebih serius, yang sama dengan historical gadong insir. Yang nanti menjadi terjemahan visi dan misi. Apalagi mau menjangkau Indonesia (Konteks kontribusi). Saya khawatir focus orang hanya tersita untuk meminta penjelasan...
Read more »
Posted in Diskusi Injil dan Budaya, Kisah-kisah Orang Batak Kristen, Reformasi HKBP | 2 Comments »
Oleh: Pdt Daniel T.A. Harahap Selain gereja-gereja HKBP di seantero nusantara, entah kenapa saya juga terobsesi mengabadikan kampung-kampung dan rumah tradisional Batak, khususnya yang belum dijadikan objek wisata dan karena itu tampil adanya. Kemarin saat ke Samosir saya berkesempatan memotret kampung-kampung dan rumah-rumah Batak itu. Kejujuran adalah keindahan, kata teman saya arsitek Erwinthon Napitupulu....
Read more »
Tags: arsitektur batak, huta samosir, ruma batak, rumah tradisional batak
Posted in -GALERI FOTO-, Kisah-kisah Orang Batak Kristen | 18 Comments »
ALBUM FOTO: Sudah lama sekali saya bermimpi mendapat kesempatan mengelilingi pulau Samosir sambil menelusuri kampung-kampung yang ada di sepanjang tepian pantai dan dibalik bukit-bukit yang tampak dari danau Toba itu, untuk merasakan denyut nadi sesungguhnya kehidupan masyarakat Batak yang masih setia tinggal di sana. Kemarin mimpi itu terwujud, walau baru setengah atau bahkan sepersepuluhnya....
Read more »
Posted in -GALERI FOTO-, Kisah-kisah Orang Batak Kristen | 11 Comments »
Oleh: Pdt Daniel T.A. Harahap Pukul 15.20. Minggu 29 Juni 2008. Hati saya sangat besar dan bangga. Gedung Sekolah Minggu HKBP Serpong menjadi saksi ibadah dan pertemuan para pengusaha (kecil dan besar) penambal ban anggota HKBP se Resort Serpong. Menurut data yang dikumpulkan oleh kolega saya Pdt Benget Simamora, ada 67 keluarga anggota HKBP...
Read more »
Posted in Kisah-kisah Orang Batak Kristen | 21 Comments »
Membanggakan diri sendiri atau istri sendiri di depan orang banyak tentulah bukan adat yang terlalu baik. Ingat pepatah batak: puji diri hamamago (= memuji diri adalah kehancuran). Tetapi ijinlah kali ini saya membanggakan istri saya. Begini ceritanya: Tadi sore dalam perjalanan menuju gereja HKBP Jalan Jambu untuk memimpin kebaktian pemuda saya menerima telepon Martha...
Read more »
Tags: boru batak, gender, keadilan, kemitraan laki-laki dan perempuan kristen, kesetaraan gender
Posted in Kisah-kisah Orang Batak Kristen | 26 Comments »
Lagu asal Simalungun berirama mendayu itu begitu populer di pesta-pesta pernikahan adat Batak. Popularitasnya mungkin hanya bisa dikalahkan oleh Poco-poco yang berasal dari Minahasa atau Menado. Judulnya: Pos ni uhur. Namun saya berani bertaruh sebagian besar orang Batak, kecuali yang berasal dari Tanah Simalungun, tidak tahu apa arti judul apalagi syair lagu Pos ni...
Read more »
Posted in Kisah-kisah Orang Batak Kristen | 25 Comments »
Lagu Minahasa menggemaskan karya Arie Sapulette dan dipopulerkan Yopie Latul ini boleh-boleh saja surut dari berbagai panggung seantero tanah air setelah meraja beberapa tahun di awal 2000-an, tak lagi membuat negeri ini bergoyang berirama genit tapi santun. Namun di pesta-pesta adat Batak Poco-poco tetap berjaya (bersanding dengan lagu rakyat simelungun, Pos ni uhur, yang...
Read more »
Posted in Kisah-kisah Orang Batak Kristen | 11 Comments »
Ini bukan kisah batak bermazmur, yaitu persekutuan batak kristen gedongan di ibukota yang ingin menghibur jiwanya dengan madah pujian dan mazmur di gedung tinggi sejuk nan indah, tetapi ini cuma sebuah kisah sehari-hari batak gelondongan yang kayaknya tidak bisa lepas dari permainan catur di tengah kesusahan hidupnya. Sebagai pendeta, walaupun jelas-jelas bukan tugas saya,...
Read more »
Tags: adat batak, catur, hkbp, kristen batak, kultur batak, laki-laki batak, masyarakat batak
Posted in Kisah-kisah Orang Batak Kristen | 11 Comments »
Dari seorang pendeta batak. Untuk seorang ayah dan ibu batak dengan dua anak perempuan: Lae dan Ito yang bahagia, Terus terang, menurut adat batak kuna (yang celakanya sampai hari gini masih dianut sebagian orang), kalian dianggap belum sepenuhnya gabe (subur) apalagi singkop (komplit, lengkap) karena lae/ito hanya memiliki anak hanya berjenis kelamin perempuan. Bagaimana...
Read more »
Tags: adat batak, anak perempuan batak, habatahon, hkbp, kesetaraan gender, kristen batak, perempuan batak, reformasi budaya
Posted in Kisah-kisah Orang Batak Kristen | 15 Comments »
Baiklah kaum batak sekolahan mau siuman dan ikhlas bahwa ritus-ritus domestik adat batak yang masih dijalaninya sampai sekarang di sekitar peristiwa kelahiran, pernikahan dan kematian sebenar-benarnya adalah hasil karya ompung moyangnya yang masih hidup di jaman agraris, yang belum punya penanggalan “tahun” , tetapi sudah memiliki “bulan” dan “hari”. Dengan perkataan lain: adat itu...
Read more »
Tags: adat batak, habatahon, hamajuon batak, hkbp, kristen batak, perubahan adat batak
Posted in Kisah-kisah Orang Batak Kristen | 8 Comments »
Berani “potong kuping kalau bohong” (istilah kami sewaktu kanak-kanak di Medan) saya bukanlah pendeta yang suka menyinggung perasaan ibu-ibu batak dari mimbar. Satu kali pun saya tidak pernah menjadikan “sanggul sasak” kesayangan ina-ina batak” sebagai ilustrasi kotbah. Bahkan bila melayani pemberkatan nikah ketika menumpangkan tangan (mamasu-masu) saya begitu hati-hati dan penuh perhitungan meletakkan tangan...
Read more »
Tags: emansipasi, hkbp, ina batak, kesetaraan, kristen batak, mode, perempuan batak
Posted in Kisah-kisah Orang Batak Kristen | 38 Comments »