Sorga Mendekat
Almanak Rabu 18 November 2009:
Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat. (Markus 10:7)
Biasanya kita membayangkan sorga (juga Allah) nun jauh di sana, yang hanya dapat dicapai sesudah kita mati dan di masa depan yang tidak terperi. Sebab itu dalam hati banyak orang ada pendapat hanya melalui kematian sajalah kita dapat mencapai sorga tersebut.
Namun hari ini kita mendapat pemahaman sebaliknya. Yesus mengatakan Kerajaan Sorga atau Kerajaan Allah justru telah dan sedang mendatangi kita. Kita tidak perlu pergi jauh-jauh entah kemana untuk meraih sorga itu sebab sorga itu justru telah turun menghampiri kita. Kita tidak perlu mengembara dan bertapa mencari Allah sebab Dia sendiri yang datang menjumpai kita. Kerajaan sorga telah datang ke dunia. Allah Sang Raja telah masuk ke dalam kenyataan hidup kita.
Pertanyaan sekarang: apa dan bagaimana kita selayaknya menyambut kemuliaan sorga yang mendekat mendatangi hidup kita di dunia ini? Apakah jawaban kita terhadap Allah yang berkenan memasuki dan hadir dalam realitas hidup kita? Selanjutnya bagaimana kita ikut meneruskan berita ini supaya semakin banyak orang merasakan dan mengalami kedatangan sorga dan Allah dalam hidupnya juga?
Doa:
Ya Allah, jiwa kami bersyukur sebab Engkau telah datang dan hadir dalam hidup kami. Apa dan bagaimana sepantasnya kami menyambut kehadiranMu dalam realitas hidup kami? Ya Allah, mampukanlah kami mengubah dan membaharui hidup kami agar sesuai dengan kasih dan kemuliaanMu yang telah Kaunyatakan dalam hidup kami itu. Dan biarlah kami mewartakan kedatangan sorgaMu itu ke sekitar kami agar semakin banyak orang merasakan kasihMu dan memuliakan namaMu. AMIN.
Pdt Daniel T.A. Harahap
November 18th, 2009 at 8:35 am
Pamingkiron taringot tu harajaon ni Debata naung ro tu portibi on marhite pangalahonta na patupahon songon surgo di ngolunta nuaeng, ninna rohangku tung mansai porlu do nirata-ratahon muse. Tarlumobi ma di tingki on na laho manjangkon Adven dohot ujung taon parhuriaon.
Di sada tingki tarsonggot do ahu umbege hata ni sahalak pandita senior na mandongkon: “Ai di portibi on dope hita, amang. Di surgo ma annon hilalaanta harajaon ni Debata, ndang di son …”.
Horas jala gabe! Tapatupa ma na denggan asa sude hita rade.
November 18th, 2009 at 11:28 am
Kerajaan Sorga, menurut faham saya, adalah ruang-waktu dimana Allah hadir, kehendakNya berlaku, kedaulatanNya diakui.
Saat kita mengucapkan ‘Dikuduskanlah namaMu. Datanglah kerajaanMu. Jadilah kehendakMu.’ sesungguhnya saat itu dan di situ lah Kerajaan Sorga menjadi nyata dan efektif.
Kalau kita mengucapkannya secara personal maka tubuh-jiwa-roh kita menjadi Kerajaan Sorga. Kalau itu kita ucapkan secara komunal maka gereja kita menjadi Kerajaan Sorga. Pendeknya: pribadi, keluarga, jemaat, korporasi, dan bangso bisa menjadi Kerajaan Sorga.
Jadi, Kerajaan Sorga itu sudah di sini; kita tinggal menyadarinya, menerimanya, dan mewujudkannya bagi kita melalui pengakuan dan perbuatan.
Menarik bahwa Kerajaan Sorga itu tidak invasif, tidak memaksa, tidak menjajah. Yang seperti ini namanya Kerajaan Dunia.
November 18th, 2009 at 11:49 am
Kerajaan Sorga sudah dekat.
Aora dan hadirat pemilik sorga,yaitu Allah mendekat dan menghampiri umat manusia.
Allah itu Roh adanya dan Roh Kudus akan menolong kita untuk dapat merasakan/menerima hadiratNYa dan mewujudnyatakan kerinduan-kerinduanNYa secara spesifik dalam kehidupan kita yang berbeda-beda.Mari kita senantiasa memohon pimpinan rohNya shg kita mampu bekerja dan berkarya bagi kemulian Allah.
November 18th, 2009 at 2:40 pm
Kerajaan Allah = kebenaran. Seberapa mampu kita merasakan bahwa Tuhan “monang” dalam kehidupan kita, itulah kerajaan Allah. Ya sudah marilah kita bergegas memberitakan hal itu. Horas.
November 18th, 2009 at 5:04 pm
Menurut saya, Kerajaan Sorga (Sorga) itu adalah suatu tujuan beriman, yg para penghuninya nanti ditentukan oleh Yesu Kristus.
Jadi pemahaman bahwa Sorga ada dan bisa kita rasakan disaat kita masih hidup saya rasa kurang tepat. Tetapi kehadiran Allah di manapun dan kapanpun dapat kita rasakan saya setuju.
Mauliate.
November 18th, 2009 at 7:30 pm
Tukkang pilim memperkirakan sorga dan neraka akan terjadi taon 2012 , papistar2hon ate! gara2 itu hebohlah jagad raya Indonesia ada yg pro dan kontra.
Buatku penjelasan amang diatas masih agak2 kurang paham, selama ini pengertianku tentang sorga samalah dgn ito pardede diatas. Tetapi dgn penjelasan amang pendeta kita ini semoga semua pembacanya ruma ini dapat merasakan sorga itu sudah menjadi miliknya