Permintaan Tuhan

Almanak Sabtu 07 November 2009:

Maka sekarang, hai orang Israel, apakah yang dimintakan dari padamu oleh TUHAN, Allahmu, selain dari takut akan TUHAN, Allahmu, hidup menurut segala jalan yang ditunjukkan-Nya, mengasihi Dia, beribadah kepada TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu? (Ulangan 10:12)

Seandainya kita renung-renungkan, mungkin banyak sekali permintaan kita kepada Tuhan. Saban hari atau malah setiap saat kita meminta dari Tuhan dan Dia mengabulkanNya. Tuhan tidak bosan-bosan menjawab doa-doa kita. Dia sendiri berjanji akan memberikan segala yang minta kita kepadaNya. Bahkan Rasul Paulus mengatakan Dia memberikan lebih dari apa yang kita minta atau doakan.

Namun hari ini kita membaca bahwa Tuhan yang baik dan setia itu juga mempunyai permintaan kepada kita. Dia tidak meminta kurban persembahan yang banyak. Dia tidak meminta balas atas kasihNya. Terutama Dia tidak pernah meminta tumbal sebagai ganti pemberianNya. Lantas apa yang diminta Tuhan yang baik itu dari kita? Takutilah Dia, hidup menurut jalan yang ditunjukkanNya, mengasihi Dia dan beribadah kepadaNya dengan segenap hati.

Permintaan Tuhan itu tidak mengurangi sedikit pun kekayaan dan kebahagiaan kita dan sama sekali tidak merugikan atau mencelakakan kita. Justru membuat kita dan segenap hidup kita lebih baik, benar, aman dan damai sejahtera. Lantas apa yang membuat manusia sulit memenuhi permintaan Tuhan itu?

Doa:

Ya Allah, Engkau telah memberikan segalanya kepada kami. Engkau menyerahkan AnakMu yang tunggal untuk menderita dan mati demi keselamatan kami. Engkau memberikan RohMu yang kudus tinggal dalam hati kami. Engkau melimpahi kami dengan berkat dan tak pernah jemu mengabulkan doa permintaan kami. Apakah yang dapat kami berikan kepadaMu? Engkau tidak menuntut korban melainkan ketaatan. Engkau tidak menuntut persembahan yang banyak melainkan ketaatan. Ya Allah yang baik, mampukanlah kami menjawab permintaanMu itu.  Demi Kristus. AMIN.

Pdt Daniel T.A. Harahap

Kembali ke halaman depan:

3 Responses to “Permintaan Tuhan”

  1. Singhan Pardede, Pdt Says:

    Melihat keadaan manusia secara umum di zaman sekarang ini, telah banyak yg menyimpang dari jalan yang sebenarnya. Tidak lagi hidup dgn cara yg Tuhan mintakan. Seolah2 umat manusia di zaman ini, mengulangi kembali kesalahan bangsa Israel, yg tidak taat pada Tuhan, tidak takut akan Tuhan, tdk menurut jalan yg ditunjukkan Tuhan, tdk mengasihi Tuhan, tdk beribadah sungguh2 kpd Tuhan dgn segenap hati dan jiwa.

    Maka hari ini Tuhan juga kembali mengingatkan umat manusia khususnya yg telah mengenal Dia, yg sudah banyak menikmati karya dan kasihNya, tetapi yg tetap menunjukkan cara hidup yg tidak diinginkan Tuhan. Namun, Tuhan berkata: Sekarang Aku minta kepadaMu mulai saat ini, mulai detik ini, berubalah cara hidupmu menjadi seturut dgn cara hidup yg AKU mintakan.

    Bila permohonan kita telah Tuhan kabulkan selama ini, maka saat ini marilah kita mengabulkan permintaan Tuhan ini.

    Horas…

  2. Kimseng Manurung Says:

    Ingatkan saya Tuhan agar selalu mengingat begitu besarnya KasihMu padaku, sehingga saya agar selalu Takut padaMu dan dapat hidup menurut jalanMu,beribadah degan segenap hati dan jiwaku, biarlah RohMu menuntun aku untuk melakukan sesuai dengan kehendakMu dalam hidup ini. amin.

  3. Jansen Sinamo Says:

    Dibahasakan lain, Tuhan kira-kira berkata begini: Aku telah begitu baik kepadamu wahai manusia.

    Dan itu kulakukan karena kodrat-Ku memang mahabaik dan semua itu kulakukan demi kebaikanmu pula.

    Dan supaya kompatibel atau setangkup maka hendaklah engkau menjadi orang baik juga: takut akan TUHAN, hidup menurut segala jalan yang ditunjukkan-Nya, mengasihi Dia, beribadah kepada TUHAN dengan segenap hatimu da jiwamu?

Leave a Reply