This entry was posted
on Friday, November 6th, 2009 at 12:10 pm and is filed under MASYARAKAT & NEGARA.
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.
Lebih berguna cicak dari pada buaya dalam kehidupan manusia seperti lagu anak2 yg sangat terkenal sejak dulu:
Cicak2 di dinding , diam2 merayap, datang seekor nyamuk hap….lalu ditangkap, maka itulah lagu yg sering menina bobokan bayi2nya org Indonesia, lha kalau buaya…….ga ada lagunya tuh……paling2 ada istilah buaya darat, he he he
Ketika satu keluarga mulai menghuni kediaman baru, salah satu hal yang umumnya diinginkan ialah ada cicak di rumah terebut. Dan rasanya, belum pernah ada setahu saya keluarga yang menginginkan ada buaya yang seterusnya hidup bersamanya. Memang, keduanya adalah golongan reptil yang mempunyai manfaat dan mudarat sendiri bagi kehidupan manusia. Saya menganjurkan ke pada setiap pengguna istilah agar sedikit lebih banyak membaca. Karena apa? Bila dibaca baik pada tulisan populer maupun dagelan, penggunaan frasa buaya lebih sering ditemukn. Mau contoh? Buaya daratlah, buaya kampungan dlsb. Hidup CICAK setidaknya dirumahku. Tapi BUAYA tak usah mati, karena setidaknya kulitya masih kusukai untuk menjadi tas tanganku yang pasti mahal. Tapi ingat, kulit itu baru didapat setelah buayanya mati. HAHAHA
Sebagai seorang pendeta amang DTA ini amat peduli dengan isu-isu yang berhubungan dengan rasa keadilan. Saat kasus Prita bergulir amang DTA sangat mendukung pembebasannya, sekarang juga sangat mendukung reformasi hukum.
LAWAN KORUPSI, LAWAN KESEWENANG-WENANGAN, LAWAN KETIDAKADILAN, cicak pasti menang
Cicak dlm budaya Pakpak kuno adalah totem, lambang beraspati, dewa penjaga rumah dan tanah ladang.
Ia selalu muncul dalam ornamen rumah dan busana adat Pakpak; juga dalam ungkapan doa dan mantra.
Mungkin, karena para nenek moyang leluhur melihat daya hidup dan regenerasi (ekor) cecak yangwonderful, lalu memilih cacak jadi simbol kuasa gaib yang diperlukan manusia.
Jadi, semoga spirit dan lembaga antikorupsi di negeri ini, meskipun diamputasi, segera pulih kembali seperti ekor cecak.
Hidup antikorupsi - Hidup cecak - Matilah korupsi….
Cicak adalah binatang yang dikasihi oleh manusia sebab jika tidak ada cicak maka nyamuk pasti banyak khususnya di rumah kita ,cicak tidak dipelihara tapi sangat di butuhkan, jika manusia ketemu cicak belum pernah orang membunuhnya
Buaya pemangsa yang sangat sadis tak pandang bulu dan jika dia kelaparan maka Tuannya pun akan dimakan sebab buaya pemakan segala jenis mahluk hidup maupun bangkai.
Daniel Harahap:
Namun yang pasti baik cicak maupun buaya yang sesungguhnya hanya memangsa untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya dan tidak pernah bisa korupsi.
Buaya : aku lapar
Tuan : tuggu saja disitu biar aku cari umpan
Buaya : tapi jangan ketahuan orang nanti aku di buru
Tuan : disana ada umpan lezat tanpa Tulang2
Buaya : baiklah kalau boleh yang lemah dan mirip seperti saya
Tuan : oiya ada cicak 5 ekor dan dia sudah muali membahayakan
Buaya : ohh itu lebih baik biar kusingkirkan mereka
Tuan : tapi jangan kamu makan mereka sebab mereka sejenismu
Buaya : okey akan kulaksanakan dengan rapi
Cicak : Tolonggggggg
November 6th, 2009 at 4:54 pm
Meskipun musuhnya buaya, cicak tetap menang. Karena buaya tidak bisa memanjat dinding.
November 6th, 2009 at 8:24 pm
Lebih berguna cicak dari pada buaya dalam kehidupan manusia seperti lagu anak2 yg sangat terkenal sejak dulu:
Cicak2 di dinding , diam2 merayap, datang seekor nyamuk hap….lalu ditangkap, maka itulah lagu yg sering menina bobokan bayi2nya org Indonesia, lha kalau buaya…….ga ada lagunya tuh……paling2 ada istilah buaya darat, he he he
November 7th, 2009 at 9:02 am
Ketika satu keluarga mulai menghuni kediaman baru, salah satu hal yang umumnya diinginkan ialah ada cicak di rumah terebut. Dan rasanya, belum pernah ada setahu saya keluarga yang menginginkan ada buaya yang seterusnya hidup bersamanya. Memang, keduanya adalah golongan reptil yang mempunyai manfaat dan mudarat sendiri bagi kehidupan manusia. Saya menganjurkan ke pada setiap pengguna istilah agar sedikit lebih banyak membaca. Karena apa? Bila dibaca baik pada tulisan populer maupun dagelan, penggunaan frasa buaya lebih sering ditemukn. Mau contoh? Buaya daratlah, buaya kampungan dlsb. Hidup CICAK setidaknya dirumahku. Tapi BUAYA tak usah mati, karena setidaknya kulitya masih kusukai untuk menjadi tas tanganku yang pasti mahal. Tapi ingat, kulit itu baru didapat setelah buayanya mati. HAHAHA
November 7th, 2009 at 1:03 pm
Sebagai seorang pendeta amang DTA ini amat peduli dengan isu-isu yang berhubungan dengan rasa keadilan. Saat kasus Prita bergulir amang DTA sangat mendukung pembebasannya, sekarang juga sangat mendukung reformasi hukum.
LAWAN KORUPSI, LAWAN KESEWENANG-WENANGAN, LAWAN KETIDAKADILAN, cicak pasti menang
November 8th, 2009 at 10:04 am
Cicak dlm budaya Pakpak kuno adalah totem, lambang beraspati, dewa penjaga rumah dan tanah ladang.
Ia selalu muncul dalam ornamen rumah dan busana adat Pakpak; juga dalam ungkapan doa dan mantra.
Mungkin, karena para nenek moyang leluhur melihat daya hidup dan regenerasi (ekor) cecak yangwonderful, lalu memilih cacak jadi simbol kuasa gaib yang diperlukan manusia.
Jadi, semoga spirit dan lembaga antikorupsi di negeri ini, meskipun diamputasi, segera pulih kembali seperti ekor cecak.
Hidup antikorupsi - Hidup cecak - Matilah korupsi….
November 13th, 2009 at 8:46 am
Cicak adalah binatang yang dikasihi oleh manusia sebab jika tidak ada cicak maka nyamuk pasti banyak khususnya di rumah kita ,cicak tidak dipelihara tapi sangat di butuhkan, jika manusia ketemu cicak belum pernah orang membunuhnya
Buaya pemangsa yang sangat sadis tak pandang bulu dan jika dia kelaparan maka Tuannya pun akan dimakan sebab buaya pemakan segala jenis mahluk hidup maupun bangkai.
Daniel Harahap:
Namun yang pasti baik cicak maupun buaya yang sesungguhnya hanya memangsa untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya dan tidak pernah bisa korupsi.
November 13th, 2009 at 9:14 am
Buaya : aku lapar
Tuan : tuggu saja disitu biar aku cari umpan
Buaya : tapi jangan ketahuan orang nanti aku di buru
Tuan : disana ada umpan lezat tanpa Tulang2
Buaya : baiklah kalau boleh yang lemah dan mirip seperti saya
Tuan : oiya ada cicak 5 ekor dan dia sudah muali membahayakan
Buaya : ohh itu lebih baik biar kusingkirkan mereka
Tuan : tapi jangan kamu makan mereka sebab mereka sejenismu
Buaya : okey akan kulaksanakan dengan rapi
Cicak : Tolonggggggg