Aku Mendengar Jeritan UmatKu

Almanak Selasa 26 Mei 2009:

Dan TUHAN berfirman: “Aku telah memperhatikan dengan sungguh kesengsaraan umat-Ku di tanah Mesir, dan Aku telah mendengar seruan mereka yang disebabkan oleh pengerah-pengerah mereka, ya, Aku mengetahui penderitaan mereka. (Keluaran 3:7)

Umat Tuhan diperhamba dan disuruh kerja paksa di Mesir. Mereka sama sekali tidak berdaya untuk melawan kekuasaan Mesir dan hanya dapat menjerit kepada Tuhan Allah.  Dan jeritan umat Israel  itu sampai kepada Tuhan Allah. Dia mendengar seruan umatNya, memperhatikan seksama kesengsaraan umatNya, dan tahu betul penderitaan mereka. Dan Dia berjanji akan bertindak.

Di sini kita menemukan kesaksian Alkitab yang sangat menghibur  orang-orang tertindas sepanjang jaman: Allah perduli kepada kita. Dia juga mendengar jeritan kita dan mau bertindak menolong kita dalam kesusahan dan kesengsaraan kita. Ketika diri kita merasa sangat kecil dan tak berdaya menghadapi ancaman, tekanan atau masalah, firman Tuhan hari ini sangat menguatkan hati. Mata dan telinga Tuhan selalu tertuju kepada orang-orang menderita, terjepit atau tertindas di dunia. Hati Tuhan secara khusus diarahkanNya kepada mereka yang kecil dan lemah serta selalu menjadi korban. Tangan Tuhan selalu siap membela mereka yang membutuhkanNya. Sebab itu kuatkanlah hati dan tenanglah.

Doa:

Ya Tuhan Allah, puji dan terima kasih sebab Engkau mendengar jeritan umatMu. Engkau sungguh memperhatikan penderitaan, kesusahan, dan kebutuhan kami. BagiMulah hormat, pujian dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Ya Tuhan, teguhkanlah iman kami. Di saat-saat kami merasa sangat tertekan, tertindas dan teraniaya yakinkanlah kami Engkaulah Allah Penolong kami. Engkau tidak akan membiarkan kami. Dalam Yesus kami percaya. AMIN.

Pdt Daniel T.A. Harahap

10 Responses to “Aku Mendengar Jeritan UmatKu”

  1. Beben Sihombing (YBSS) Says:

    selamat pagi amang DTA, apa kabar? sudah lama saya tidak singgah di ruma metmet ini, mauliate godang atas firmanNYA hari ini, memang Allah kita adalah Allah yang hidup dan selalu memperhatikan umatNYA, tanganNYA selalu memegang tangan saya kemanapun saya melangkah, dan DIA tidak pernah membiarkan saya jatuh sampai terlentang, terpujilah Allah sampai selama-lamanya, dalam Kristus Yesus, amin. may God always bless Indonesia.

  2. Boydo Says:

    Horas amang..pie kabare??

    Amang kalau mata TUhan tertuju sama orang2 tertindas, kenapa ngga dibereskan TUhan saja umatNya yang terindas ini amang??
    Apa maksud TUhan membiarkan orang2 tertindas dan lemah tetap ada?

    Mauliate amang…
    Boydo Panjaitan-

  3. Meb Says:

    Pagi ….
    kebaikan dan keburukan emang harus ada dan hidup di dunia ini, tinggal siapa yang akan menjalaninya, kembali kepada pilihan individu masing2. setiap orang pada dasarnya memiliki pilihan untuk ditindas, menindas, mengasihi, memaafkan, lemah lembut, kuat/tegar dan lain sebagainya atas suatu kondisi atau situasi. Salah satu hal yang menenangkan sebagai warga Kristiani adalah kita selalu diingatkan bahwa pada saat kita dalam posisi yang tidak dapat memilih (hal yang diluar kuasa kita manusia yang fana ini) dan menjadi korban, kita diperhatikan lebih dari yang lain, dan itu membuat kita menjadi lebih cepat bangkit untuk kembali ke kehidupan yang nyata.
    Horas 7x! :)

  4. abrianto nababan Says:

    Tenanglah kini hatiku, Tuhan membimbing jalanku, hatiku berserah penuh tanganNya kupegang teguh,

    Sekuat apapun tekanan yang menimpa kita, sedahsyat apapun masalah yang menghantam kita..Tenanglah, Tuhan kita Yesus Kristus tidak akan pernah membiarkan kita sendiri, Dia senantiasa bersama dengan kita dan pasti menolong kita terlepas dari belenggu permasalahan yang kita hadapi…amin

  5. Lala Says:

    Tuhanlah Satu-Satunya Penolong dalam hidupku..KasihNya selalu menguatkanku..Biarlah aku senantiasa mengandalkan Engkau Tuhan..Terpujilah Engkau Allah!

  6. Waspada Marbun Says:

    Jika kita berbicara penindasan terhadap Orang Israel di Mesir, kadang2 timbul pertanyaan apakah penindasan ini karena dosa orang2 Israel, atau karena hal lain?. Jika kita lihat jaman sekarang dan jika ada yang tertindas karena kelakuannya sendiri, apakah cukup meminta belas kasihan dari Allah? atau manusia itu sendiri harus memperbaiki sikapnya?. Pertanyaan berikutnya kenapa Tuhan membiarkan manusia tertindas?.

  7. Friska pardede Says:

    Tertindas? hmmm…kadang kita yang mengundangnya, sudah tau minoritas/kecil ngeyel pulak lagi, buat ibadah teriak2 di rumah(seperti tetangga saya) sudah gitu pelihara anjing pulak pada hal jarak antara rumah yg satu dgn lainnya rapat sehingga org yg harusnya lewat depan rumahnya jadi mutar gara2 gonggongan si anjing, tetapi mereka ini selalu mengeluh org yg ditindas krn agamanya

  8. Rico Says:

    Semoga Tuhan juga mendengarkan jeritan dan menolong perjuangan jemaat HKBP Pangkalan Jati - Gandul di PTUN Bandung.

  9. Jansen H. Sinamo Says:

    Tuhan sahabat orang kecil, Tuhan advokat orang tertindas, Tuhan kekasih insan si metmet.

    Berilah kepada kami hati-Mu ya Tuhan: hati tidak mengecilkan sesama tapi membesarkan, tindakan yang tidak menindas sesama tapi aksi yang berbela rasa dengan mereka, bahasa yang tidak mengerdilkan semangat sesama tapi memercikkan api inspirasi dan motivasi.

    Kami sendiri biarlah senantiasa boleh menimba antusiasme dari kasih sayang-Mu, memetik sukacita dari perbuatan tangan-Mu, dan beroleh damai seahtera dari immanuel-MU.

    Dalam nama Kristus. Amin.

  10. pdt. Donald F. waworuntu Says:

    ketika anda berada dalam tekanan, anda diperhadapkan dgn pilihan, apakah anda mau bergantung pada tuhan atau kepada diri sendiri.

    pdt. Donald F. Waworuntu (Donggala)

Leave a Reply