Tuhan Ingin Semua Sejahtera dan Cerdas

Almanak Jumat 2 Mei 2014:

Yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran. (1 Timotius 2:4)

Hari ini 2 Mei adalah Hari Pendidikan Nasional. Bagaimana kita seyogianya merayakannya? Pertama-tama tentu mensyukuri pendidikan yang kita dan anak-anak kita terima, baik secara formal maupun informal. Kita percaya melalui proses pendidikan itulah kita dan anak-anak kita dicerahkan dan dicerdaskan serta dibebaskan dari kebodohan. Sebab itu kita mau berterimakasih  kepada para guru dan pendidik kita, serta berdoa untuk kebahagiaan mereka.

Selanjutnya pada Hari Pendidikan Nasional ini kita diajak membaharui komitmen kita untuk mendukung pendidikan di negeri kita. Pendidikan adalah urusan yang sangat besar dan mulia, sebab itu tidak bisa diserahkan hanya kepada pemerintah atau segelintir orang saja. Pendidikan adalah tanggungjawab kita semua. Sebagai orang-orang dewasa kita juga didorong terus mendidik diri kita sendiri dan bertanggungjawab atas pendidikan orang-orang yang dipercayakan Tuhan kepada kita.

Pada Hari Pendidikan Nasional ini juga kita diingatkan lagi akan betapa banyaknya masalah yang masih dihadapi dunia pendidikan di negeri kita. Padahal pendidikan itulah yang dapat membebaskan dan mengangkat kehidupan bangsa kita. Kasus-kasus kekerasan seksual dan penganiayaan yang terjadi dalam lingkup sekolah atau lembaga pendidikan menyentakkan kita bahwa tempat yang kita harap dan percaya membentuk anak-anak kita malah bisa berubah menjadi tempat yang menghancurkan tubuh dan jiwanya. Guru yang kita harap mencerdaskan anak-anak kita, malah bisa saja diam-diam menjadi predator atau pemangsa anak didiknya. Anak-anak yang kita harapkan cerdas dan intelek, malah menjadi bodoh, putus asa dan bringas. Pemerintah yang seyogianya menjadi regulator dan pelindung, malah membiarkan saja. Semua ini menuntut kita semua lebih serius lagi memperhatikan dan melibatkan diri kita dalam pendidikan di negeri ini. Tak boleh lagi hanya percaya dan menyerahkan saja pendidikan itu kepada pihak lain.

Pada hari Pendidikan Nasional ini kita disapa dengan firman Tuhan. Dia, Allah, menghendaki semua kita bersama anak-anak kita selamat dan beroleh pengetahuan kebenaran. Kata selamat disini jangan diartikan sempit, hanya selamat secara rohani dan di akhir jaman. Selamat artinya sejahtera lahir dan batin, sekarang dan nanti, di bumi dan di sorga. Selamat artinya hidup baru dalam kasih dan hikmat Allah. Pengetahuan akan kebenaran juga tidak boleh diartikan sekadar pengetahuan agama, melainkan seluruh hikmat dan kecerdasan yang berasal dari Allah dan kita terima dalam Kristus, yang kita perlukan untuk hidup di dunia ini kini dan disini, serta disana dan kelak. Sebab itu firman Allah hari ini sungguh relevan dan menyentuh kita di Hari Pendidikan Nasional ini. Allah menginginkan semua kita bersama anak-anak kita hidup selamat dan sejahtera, cerdas dan berhikmat. Sebab itu marilah kita mendidik anak-anak kita untuk mengenal dan hidup dalam kasih dan kebenaran Allah itu, percaya dan meneladani Kristus, serta memiliki hikmatNya.

Doa:

Ya Allah, kami bersyukur untuk semua dididkan dan ajaran Tuhan yang kami terima yang menuntun kami ke dalam hidup kekal. Ikutkanlah kami dalam keselamatan dan kebahagiaanMu dan karuniakanlah kami hikmatMu. Jadikanlah kami cerdas dan berhikmat. Buatlah hidup kami selamat dan sejahtera di dunia kini dan disini sama seperti di sorga kelak. Berkatilah guru-guru yang telah berjerih-payah mengajar dan mendidik kami hidup sebagai anak-anakMu dan warga negara yang baik. Mulialah nama Kristus melalui seluruh hidup kami. AMIN.

Pdt Daniel TA Harahap

Share on Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *