Beriman Tak Sekadar Menjalankan Peraturan Agama

Almanak Rabu 23 April 2014:

Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu. (Ulangan 6:5)

Kita wajib menjalankan sepuluh hukum Tuhan yang diberikan sebagai tiang-tiang kehidupan manusia. Kita wajib beribadah, berpuasa, berpantang, berbagi dan berkurban.  Kita wajib berhenti di hari Minggu untuk memuliakan Tuhan, mengingat penciptaan langit dan bumi, serta mengenangkan kebangkitan Kristus. Kita wajib menyampaikan berbagai persembahan dan menolong sesama. Dan berbagai kewajiban lain yang ditetapkan bagi kita sebagai pengikut Kristus.

Namun hari ini kita diingatkan taat dan setia menjalankan segala kewajiban agama saja rupanya belum cukup. Ada satu hal yang diminta Tuhan dari kita, dan justru itulah yang dijadikanNya hukum pertama dan terutama, yaitu: agar kita mengasihi Tuhan Allah dengan segenap hati dan segenap jiwa dan segenap kekuatan kita.

Kata kuncinya adalah: mengasihi. Tuhan Allah sangat mengasihi kita. Dia rela menderita dan berkorban demi kita. Dia setia kepada perjanjian kasihNya. Tuhan Allah meminta kita agar juga mengasihiNya. Hubungan kasih, berdasarkan pengenalan pribadi yang mendalam dan kesetiaan itulah yang paling dipentingkan Tuhan. Dia tidak mau berdagang atau berpolitik dengan umatNya. Dia tidak main hitung-hitungan untung-rugi kepada kita. Dia ingin menjalin hubungan kasih dan setia. Maukah Saudara dan saya menyambut Dia? Atau Saudara dan saya tetap sekadar mau memanfaatkan hubungan dengan Tuhan tanpa perduli kepada hati dan perasaanNya?

Doa:

Ya Allah kami bersyukur dan bersujud menerima kasihMu yang agung dalam Kristus PutraMu. Kami juga ingin menanggapi kasihMu dalam ketulusan dan kesetiaan. Engkau setia. Jadikanlah juga kami setia. AMIN.

Pdt Daniel TA Harahap

Share on Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *