Duka Berganti Suka

Empatpuluh Hari Ziarah Menuju Paska: Hari Keempatpuluh Sabtu 19 April 2014:

Demikian juga kamu sekarang diliputi dukacita, tetapi Aku akan melihat kamu lagi dan hatimu akan bergembira dan tidak ada seorang pun yang dapat merampas kegembiraanmu itu dari padamu. (Yohanes 16:22)

Hari ini sering disebut Sabtu sunyi atau Sabtu termulia. Yaitu Sabtu antara Jumat Penyaliban dan Minggu Kebangkitan. Hari saat Yesus terbaring dalam kuburan.

Murid-murid Yesus sungguh berduka setelah Jumat penyaliban. Hati mereka hancur. Guru yang mereka andalkan dan junjung ternyata berhasil dikalahkan oleh pemimpin-pemimpin agama Yahudi. Yesus yang mereka percaya dan ikuti selama beberapa tahun, dan untukNya mereka meninggalkan segala sesuatu, ternyata dihukum mati secara sangat mengerikan. Iman dan harapan mereka kepada Yesus hancur remuk. Riwayat Yesus dan juga riwayat mereka telah berakhir.

Namun ternyata keadaan tidak seperti yang mereka bayangkan. Hidup mereka belum berakhir. Yesus hanya terbaring dua hari di dalam kuburNya. Di hari ketiga Dia ternyata bangkit dan kembali menjumpai murid-muridNya. Dan itu rupanya sudah dinubuatkanNya kepada murid-muridNya sebelum kematianNya. Namun tentu saja para murid tidak paham apa yang dimaksud Sang Guru. Nanti sesudah Yesus bangkit, barulah mereka mengingat kembali perkataan Yesus dan memahaminya. Duka akan berganti suka. Gelap akan berganti terang.

Pesan itu jugalah yang sekarang disampaikan kepada kita di hari keempat puluh atau hari terakhir masa puasa menjelang Paska ini. Iman dan hidup kita bersama Yesus tidak akan berakhir pada kegelapan, kematian dan kekalahan, melainkan kepada terang, kehidupan dan kemenangan. Tuhan bangkit di hari ketiga. Dia juga akan membangkitkan kita yang menyatukan diri kepadaNya.

Doa:

Ya Kristus, hari ini kami mengheningkan hati kami mengenangkan Engkau yang terbaring dalam kubur. Kesaksian Injil menyatakan  bahwa hidupMu tidak berakhir di kubur yang gelap. Engkau bangkit dan mendapatkan kemenanganMu atas maut. Yakinkanlah kami dengan RohMu bahwa hidup kami pun tidak berujung di kubur yang gelap. Engkau juga akan membangkitkan dan memenangkan kami melawan maut. Demi kemuliaan Kristus yang bangkit. AMIN.

Pdt Daniel TA Harahap

 

Share on Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *