Almanak Kamis 27 Januari 2011:
Tetapi yang benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal. (1 Korintus 15:20)
Tuhan Yesus memanggil Saudara dan saya mengikut Dia memikul salib. Maksudnya rela mengambil risiko dan kesukaran karena kebenaran dan kasih. Dia telah menderita dan bahkan mati di kayu salib demi keselamatan banyak orang. Kita juga ditantang berani menyangkal diri dan memikul salib kita masing-masing demi kehidupan dunia ini. Ya Kristus memanggil kita hidup memberi, berbagi dan berkorban sama seperti yang telah dilakukanNya.
Namun hari ini kita membaca Kristus tidak hanya memanggil kita agar ikut menderita atau memikul salib kasih dan kebenaran, melainkan juga memanggil kita agar ikut bangkit bersamaNya. Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati dan kita yang bersama-sama dengan Dia menderita juga akan dibangkitkan. Dialah yang sulung atau pertama dibangkitkan, selanjutnya kita.
Kebangkitan Kristus dan kebangkitan kita para pengikutNya itulah yang menjadi sumber kebahagiaan kita. Itulah yang mempengaruhi seluruh sikap dan tindakan kita hari ini. Itulah kekuatan moral dan seluruh hidup kita. Kristus telah mengalahkan kekuasaan yang terbesar yaitu dosa dan kematian. Dan dalam Dia kita juga akan mengalahkan dosa dan kematian itu. Kita akan bangkit juga bersama Kristus. Sebab itu bagi orang-orang beriman kematian tidak lagi sesuatu yang sangat menakutkan, apalagi sampai membuat kita menyembahnya atau berpaling dari Tuhan. Apapun kondisi hidup kita sekarang, kita tidak mau lagi diperintah oleh dosa untuk melakukan kejahatan. Kita hanya tunduk kepada perintah Sang Pemenang kehidupan, yaitu Kristus yang telah bangkit dari kematian.
Doa:
Ya Kristus, Engkau telah dibangkitkan Allah dari antara orang mati, dan naik ke sorga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang mahakuasa, memerintah langit dan bumi. KepadaMulah kami beriman dan menyerahkan perjalanan hidup kami. Persatukanlah kami dalam penderitaan dan kematianMu agar kami juga bersatu denganMu dalam kebangkitanMu. Kami hendak mengikut Engkau memikul salib kasih dan kebenaran, agar kami juga bangkit bersamaMu hari ini dan di akhir jaman. AMIN.
Pdt Daniel T.A. Harahap
Bpk Pendeta Harahap Yth, thanks buat Renungan harian Rumah Nametmet saya rutin membaca sbg santapan rohani, smg Tuhan Jesus mmberkati kt smua melalui FirmanNya amen.
Detik terakhir dalam hidupnya, seorang penyamun yg disalibkan bersama Yesus orang Nazaret itu ingin ikut bersama Yesus dan berkata ;” Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja. Kata Yesus kepadanya: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus” (Lukas 23: 42-43).
Saya orang berdosa namun (mungkin)tidak sejahat penyamun yg tersalib bersama Yesus, oleh karena itu saya pikir akan lebih mudah bagi saya menggapai Firdaus. Akan tetapi saya sadar jalan kesana sangat berat karena saya harus bisa seperti Simon orang dari Kirene itu, ikut memikul salib Yesus. ya berat bukan berarti tidak bisa.