Almanak Jumat 21 Januari 2011:
Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. (Yohanes 1:9)
Rasul Yohanes mengajak kita mengaku dosa. Bagaimanapun baik dan hebat serta salehnya kita, tetap saja tidak sempurna. Kita pasti pernah melakukan kesalahan, sebagian disengaja sebagian tidak. Kita pasti pernah melakukan kekeliruan dengan kata atau perbuatan. Kita pernah melakukan yang jahat sendiri atau bersama-sama, di tempat tersembunyi atau secara terang-terangan. Sebab itu daripada bersikeras membenarkan diri dan menganggap diri sempurna, baiklah kita rendah hati mengaku kesalahan itu dan berjanji akan lebih baik serta tidak mengulangnya.
Namun bukan hanya itu. Kita juga diajak mengaku bahwa kita pada hakikatnya memang orang berdosa. Maksudnya: agar kita mengaku dengan rendah hati bahwa kita, dari dalam diri kita sendiri, memang mempunyai bakat, kemampuan dan kecenderungan berbuat jahat. Tanpa diajari atau dipengaruhi orang lain pun kita mau dan mampu mencuri, berbohong, berzinah dan melakukan berbagai kejahatan lainnya. Dosa, dengan demikian, bukanlah sekadar pengaruh lingkungan atau hasil godaan dari luar, melainkan sesuatu yang memang muncul dari dalam diri kita. Dosa bukan hanya akibat, melainkan terutama penyebab atau faktor perbuatan jahat.
Allah itu baik dan setia. Dia tidak pendendam dan Dia tidak menghendaki kematian kita. Sebab itu Allah menjawab pengakuan kita dengan belas kasihan dan rahmatNya yang besar. Dia mau mengampuni dosa kita dan memulihkan kembali jiwa kita yang telah rusak oleh dosa, kejahatan dan kesalahan itu. Hal inilah yang sungguh membesarkan dan membahagiakan kita: Allah itu penuh rahmat. Dia mau membiarkan kita hidup dalam pengampunanNya. Sebab itu kita tidak perlu terus-menerus terpenjara atau tenggelam dalam dosa, kejahatan dan kesalahan yang kita lakukan. Kita bisa bebas dan bangkit kembali. Sebab itu akuilah dosamu dihadapanNya dengan sepenuh hati dan terimalah pengampunanNya: hidup baru.
Doa:
Ya Allah, kami mengaku orang berdosa sejak lahir. Dari dalamĀ diri kami sendiri kami punya potensi dan tendensi serta bakat berbuat jahat. Kami berdosa kepada Tuhan dan sesama. Kami melukai hati Tuhan dengan kata dan perbuatan serta sikap hidup kami yang tidak benar dan jauh dari kasih. Kasihanilah kami, ya Allah. Ampunilah kami. Demi namaMu dan demi belas kasihanMu semata, ijinkanlah kami hidup baru. AMIN.
Pdt Daniel T.A. Harahap
Share on Facebook
Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. (Yohanes 1:9) mudah ya menajdi manusia bisa tau kalu kita itu berdosa tanpa melakukan kejahatan pun kita dah berdosa,,,bagaiman mungkin kita tau kita berdosa sedangakn dosa itu yg tentukan tuhan yang esa,,,,dan dari lahir kita sudah berdosa jadi sulit dipercaya kalau orang yg mati waktu balita langsung menerima dosa dan kalu sudah berdosa kan harus masuk neraka jdi anak balita itu masuk neraka donk