Libur Sudah Usai. Mari Kembali Bertempur!

January 6, 2011
By

Almanak Kamis 06 Januari 2010:

Tetapi Engkau, TUHAN, adalah perisai yang melindungi aku, Engkaulah kemuliaanku dan yang mengangkat kepalaku. (Mazmur 3:4)

Libur Natal dan Tahun Baru bagi sebagian besar orang telah usai. Hampir semua kita telah kembali kepada kesibukan kehidupan dan pekerjaan sehari-hari yang menguras tenaga dan pikiran. Dan biasanya banyak orang – baik anak-anak maupun kita orang dewasa – akan merasa sangat berat dan enggan mengakhiri masa libur Natal yang menyenangkan ini, untuk kembali kepada rutinitas pekerjaan yang bisa menjemukan. Masalah dan tantangan di tempat pekerjaan, sekolah, dan rumah tangga kembali menghadang.

Ibarat seorang prajurit yang sedang berperang kita juga membutuhkan perisai atau pelindung dalam hidup ini. Mungkin bukan untuk melawan manusia, melainkan melawan masalah. Daud sang prajurit tempur itu mengatakan TUHAN adalah perisai hidupnya. TUHAN menjaga Daud dari serangan musuhnya yang banyak dan bertubi-tubi, dan kadang bisa mendadak atau tersembunyi. Walaupun  hidup di negeri aman dan damai, ada tetap banyak masalah dan tantangan yang harus kita hadapi, juga ancaman, baik dari luar apalagi dari dalam. Itu bisa berupa beban pekerjaan, persoalan rumah tangga, penyakit atau kesukaran keuangan. Kita  memerlukan TUHAN sebagai perisai agar hidup dan kerja kita tetap aman dan terlindung, fisik maupun  jiwa.

Namun TUHAN bukan hanya mau menjadi perisai pelindung melainkan juga menjadi kemuliaan kita. Dialah yang mengangkat dan meninggikan kita, membuat kita tetap sebagai pribadi yang kuat dan terhormat, di tengah masalah dan beban kehidupan berat sekali pun.

Doa:

Ya Allah, Engkaulah perisai dan kemuliaan kami. Lindungilah kami dalam seluruh ruang hidup dan gerak kami. Jaga kami Tuhan bagaikan Engkau menjaga biji mataMu sendiri. Kami adalah anak-anakMu dan umatMu. Kami memerlukan Engkau selalu. Mulialah namaMu abadi. Dan Engkaulah kemuliaan kami yang menjadikan kami pribadi-pribadi terhormat dan penuh integritas di dunia ini. AMIN.

Pdt Daniel T.A. Harahap

Share on Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*