Damai Sejahtera Allah Bagimu

December 9, 2010
By

Almanak Kamis 09 Desember 2010:

Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahteraKu Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu” (Yohanes 14:27)

Semua kita merindukan hidup yang penuh damai dan sejahtera, secara lahir dan batin. Ya kita menginginkan hidup yang berkecukupan dan bahkan berkelimpahan kebahagiaan, hidup yang sungguh-sungguh bermakna, hidup sejati. Dan kita sama-sama tahu ada banyak orang yang tidak mendapatkan hidup semacam itu. Alih-alih hidup damai sejahtera, yang bersangkutan malah hidup sarat dengan kekecewaan,  hampa makna, atau  sia-sia.

Yesus, sebelum berpisah, menjanjikan kepada murid-muridNya  damai sejahtera milik Allah itu.  Itulah damai sejahtera yang paling berkualitas. Bukan hanya dari segi panjang durasinya, yaitu selama-lamanya, namun juga dari substansi atau isinya. Damai sejahtera pemberian Allah itu lebih kuat dari segalanya termasuk penderitaan dan pergumulan di dunia. Itulah sebabnya murid-murid dapat mengalami damai sejahtera sekalipun dalam kondisi paling sukar sekali pun. Sebab tak ada satupun kekuatan atau kondisi di dunia ini yang mampu merampas damai sejahtera itu dari orang-orang percaya. Memakai bahasa Paulus, damai sejahtera Allah itu melampaui segala akal dan pikiran, dan itulah yang diberikan kepada kita. (Filipi 4:6).

Dunia ini termasuk kekayaan, kekuasaan dan kesenangannya hanya sanggup menawarkan damai dan sejahtera yang sesaat, terbatas atau malah semu bagi kita. Sebab itulah banyak orang bisa tetap merasa gelisah dan gentar, serta tak pernah puas, sekalipun yang bersangkutan telah memiliki banyak harta, kuasa dan ketenaran. Damai dan sejahtera begitu mudah lenyap dari dalam dirinya.  Mengapa? Sebab damai sejahtera miliknya tidak berasal dari Allah alias palsu.

Doa:

Ya Allah, kami sungguh menantikan damai sejahteraMu. Karuniakanlah kami damai sejahtera milikMu. Kami ingin hidup kami penuh dan melimpah sukacita, bahagia dan makna seperti Tuhan sendiri. Masukkanlah kami ke dalam hidupMu yang sejati dan kekal itu, ya Allah bersama Kristus Tuhan kami. AMIN.

Pdt Daniel T.A. Harahap

Share on Facebook

2 Responses to Damai Sejahtera Allah Bagimu

  1. paraekhorsik on December 9, 2010 at 5:33 pm

    Sudah lama tidak buka rumametmet, mauliate amang DTA atas siraman rohaninya, SELAMAT NATAL

  2. Friska medy Pardede on December 9, 2010 at 7:02 pm

    Semoga damai sejahtera bisa dimiliki pengunjung ruma ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*