Berdoalah Juga Sebelum Sakit

August 10, 2010
By Daniel T.A. Harahap

Almanak Selasa 10 Agustus 2010:

Kalau ada seorang di antara kamu yang sakit, baiklah ia memanggil para penatua jemaat, supaya mereka mendoakan dia serta mengolesnya dengan minyak dalam nama Tuhan. Dan doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan orang sakit itu. (Yakobus 5:14-15a)

Tidak seorang pun ingin jatuh sakit apalagi harus diopname dan dioperasi. Semua orang di dasar hatinya ingin sehat wal afiat. Namun  kita akui banyak orang tidak konsisten dengan keinginannya untuk sehat itu dengan cara hidup semberono, jauh dari kedisiplinan dan keteraturan. Dengan kata lain kita akui memang ada penyakit yang dicari dan dibikin sendiri secara sadar atau setengah sadar.

Tuhan memberkati kerinduan kita untuk sembuh dari sakit itu dengan menganugerahi kita pengetahuan medis, kedokteran dan farmasi. Dia memanggil sebagian dari kita menjadi dokter dan perawat serta farmakolog untuk membantu kita sembuh dari sakit. Lebih dari itu Dia juga memberi kita akal budi untuk menjaga kesehatan jiwa dan kebugaran tubuh antara lain dengan makan sehat, istirahat cukup, olahraga, menjauhi stress dan stop merokok.

Dalam kerangka pemahaman di ataslah kita hendak memahami ayat hari ini. Pertama-tama: Tuhan memanggil kita agar tetap sehat, raga dan jiwa. Pakailah akal budi, hiduplah dengan disiplin dan bergembiralah. Jangan bikin penyakit sendiri. Jangan buat tubuh dan jiwa kita tambah sakit. Kuatkanlah hati dan tubuh dengan iman dan kasih.

Kedua: jika sakit, pergilah kepada ahlinya atau yang berkompeten. Jangan meracik obat sendiri. Jangan mengangkat diri sendiri menjadi dokter. Jangan juga pergi ke dukun atau orang yang mengaku pintar mengobati namun tidak teruji secara ilmiah sebab itu tidak kompeten. Namun jangan juga naif.  Cari juga informasi mengenai penyakit dan penangannya dan tidak hanya percaya buta kepada apa yang dikatakan rumah sakit. Silakan minta pendapat dari ahli lain dengan santun dan hormat.

Ketiga: berdoalah sendiri  dan bersama penatua/ pendeta. Tidak perlu berharap mujizat terjadi bagaikan sulap.  Iman Kristiani tentang kesembuhan tidak harus dibayangkan sebagai sesuatu yang  selalu aneh, misterius atau rahasia. Jalani semua proses yang diperlukan untuk penyembuhan dan percayalah kepada kasih dan kuasa Tuhan yang melampaui apa yang bisa dilakukan dokter dan rumah sakit. Doa yang lahir dari hati beriman sungguh besar kuasanya.

Doa:

Ya Tuhan, ajarlah kami menjaga kesehatan tubuh dan jiwa kami. Saat kami sakit, berrkatilah tindakan dan pengobatan yang  kami jalani. Bekerjalah Tuhan dengan caraMu sendiri menunjukkan kasihMu kepada kami. Berilah kami hati yang gembira dan ikhlas serta tidak pernah putus asa. Dalam  nama Yesus kami akan sembuh dan sehat selalu. AMIN.

Pdt Daniel T.A. Harahap

Kembali ke halaman depan:

Share on Facebook

11 Responses to Berdoalah Juga Sebelum Sakit

  1. Friska pardede on August 10, 2010 at 8:53 am

    Agak susah emang amang menghindari pola makan dan gaya hidup yg tidak sehat ini, kalau ditempat pesta dan arisan sungguh ga tahan utk menikmati makanan yg enak2 itu dgn janji dlm hati ah…sesekali kok kenyataannya arisan tiap minggu blm lagi kondangan, pada hal sejak muda harusnya gaya hidup dan pola makan ini hrs kita perhatikan.

    Lalu setelah sakit sering sekali memang kita lakukan menjadi dokter utk diri sendiri atau pergi berobat ke alternatif pd hal namanya juga alternatif ya sembuhnya juga ga pasti, gimana mau sembuh yg mengobati hanya lulusan SMA bahkan SMP kok bisa mengobati semua penyakit, sedangkan seorang dokter spesialis tht dan mendalami hanya tumor hidung misalnya butuh waktu sangat lama dan biaya yg sangat banyak dia hanya bisa menangani ya…tumor hidung doang., jadi mari kawan semua….kita percaya dokter saja dan sesuai nats hari ini berdoa, kalau mau operasi sebaiknya kita datang ke pendeta mohon didoakan lalu….pasrah krn kita sdh berada ditangan yg tepat, apalagi yg kita takutkan!!

  2. Rico on August 10, 2010 at 10:19 am

    Amang Pandita nami….Bagaimana pula dengan “minyak urapan” ala Jesaya Pariadji yang diklaim dapat menyembuhkan beragam penyakit? Apakah masuk dalam kategori “baiklah ia memanggil para penatua jemaat, supaya mereka mendoakan dia serta mengolesnya dengan minyak dalam nama Tuhan” ?

    Daniel Harahap:
    Saya tidak mau menghakimi. Yang jelas saya tidak tahu itu minyak apa. :-)

  3. suprama on August 10, 2010 at 1:03 pm

    Terimakasih ,memang kita harus terapkan pola teratur hidup,teratur makan,teratur dalam segala hal itu semua yang harus kita lakukan sesuai dengan Friman Tuhan.akan tetapi Mujizat itu tetap ada dan datang dari Tuhan Allah kita yaitu melalui Roh Kudus.dan mujizat itu bukan sulap tapi nyata namun tidak kelihatan hanya bisa kita rasakan dalam hidup kita khususnya yang mengalami kesembuhan dari Allah itu sendiri melaui Iman kita pada Kristus Yesus.

  4. jondi hutabarat on August 10, 2010 at 4:19 pm

    1. Terima kasih amang pendeta siraman rohaninya.
    2. Sulit memang untuk diterima bila saat sakitpun kita harus mengucap
    sukur pada Tuhan, tapi itulah iman kristen, mengucap sukur dalam segala
    hal.
    3. Buat saudaraku seiman, mari kita menghargai saudara kita yang
    menjalankan puasa.

  5. hotman Sinaga on August 10, 2010 at 4:35 pm

    Mencegah lebih baik daripada mengobati itu ungkapan yang sering kita dengar,namun mengucapkan lebih mudah dari pada melaksanakan oleh karena itu mari kita menyerahkan hati dan pikiraan kepada Tuhan karena Tuhanlah yang mengatur hidup kita.

  6. Nainggolan Prabu on August 10, 2010 at 5:45 pm

    Mensano In Corporesano, semenjak duduk di bangku esempe ungkapan itu diperkenalkan oleh guru menggambar. Tulisan itu menjadi semacam Prakarya sebab harus diukir dalam sebilah kayu ataupun papan, dan setelah dinilai guru hrs digantung diatas meja belajar di rumah. artinya “Didalam Tubuh yang Sehat, terdapat jiwa yang sehat “. Nasehat lain yg sudah mendarahdaging adalah 4 Sehat 5 Sempurna. Belakangan oleh orang iseng sering di robah menjadi 4 sehat 5 Sempurna + sebatang rokok. Dan dikampungku 4 Sehat itu adalah Nasi, Ubi. Ikan Mujair dan sayur Hatumbor yg mirip bayam itu, sedang 5 Sempurna hampir tidak ada.

    Setiap pagi sekitar pukul 6.30 sy sudah harus berangkat ke sekolah dan jarak dari rumahku ke sekolah sekitar 20 Km dan itu sy tempuh dengan sepeda mirip Sepeda Tukang buah di Pasar Kebayoran lebih besar dari sepeda ontel. Senin s/d Sabtu setiap hari genjot Sepeda 40 Km pp hanya untuk sebuah cita-cita. Dan pada masa itu andalan kami murid smp hanya sepeda. Tak ada kereta (motor), guru kamipun naik sepeda.

    Ternyata secara tidak saya sadari saya telah berolah raga sepeda setiap hari pada masa pertumbuhan selama 3 Tahun smp dan semua itu sangat menyehatkan. Sampai detik inipun saya belum pernah di jeksi ( suntik) karena belum pernah sakit secara fisik. Terima kasih Tuhan atas perjuangan yg maha berat yg Tuhan berikan itu, atas kasihMu saya telah mengalahkan medan itu. Amen

  7. Ninggor Pardede on August 10, 2010 at 9:24 pm

    Amin.
    Berobatlah ke dokter. Sebelum dan sesudahnya berdoa. Selanjutnya biarkan Tuhan yang bekerja

  8. renalmon hutahaean on August 10, 2010 at 10:56 pm

    Sulit sekali memang kita memelihara tubuh kita ini agar tetap sehat,apalagi kita orang batak ini.Terlalu banyak perilaku tidak menghormati orang lain diperagakan.Lihatlah kebiasaan merokok di hampir semua situasi,kesannya memang banyak kari dari kita2 ini yang berperilaku sukak2nya sendiri.Gimana ya amang pendeta menhilangkan kebiasaan merokok yang tidak pada tempatnya ini ya?mauliate amang!

  9. Romeo Panggabean on August 11, 2010 at 7:56 am

    Terima kasih amang atas renungan hari ini. Sungguh sangat menguatkan hati saya yang sekarang sedang kurang sehat ini. Doakan saya amang supaya cepat sehat. Amin.

  10. a.pasaribu on August 12, 2010 at 1:35 pm

    kita percaya bahwa kuasa Yesus tidak pernah berubah dari dulu hingga sekarang ! kenapa kita hkbp, khatolik dan gereja2 lain diluar kharsimatik tidak melakukan penyembuhan mujizat bagi yang sakit? apakah kita hanya berpendapat bahwa karunia penyembuhan mujizat itu hanya ada pada Yesus dan para rasulnya pada jaman Yesus?? Apakah sebegitu banyaknya penyembuhan secara mujizat yg dilakukan gereja lain tidak benar terjadi atau hanya rekayasa?? sebab sangat banyak kesaksian yg kita dengar dari orang2 atau dari media khususnya media kristen. jemaat hkbp pasti sangat banyak yg sakit tetapi tidak banyak yg meminta didoakan oleh pendetanya, ya mungkin karena di hkbp tidak adanya pelayanan penyembuhan Illahi ( mujizat ) itu sehingga tdk sedikit yg pergi ke gereja lain untuk di doakan. apa saran amang tentang penyembuhan mujizat itu ? terima kasih Tuhan memberkati pelayanan amang !!

  11. alex pandiangan on October 2, 2010 at 9:09 am

    Syalom smua…
    saya monta doa’a y buat paman saya yg sedang berada d rumah sakit..
    semoga paman saya lekas sembuh..
    amin..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*