Yang Direndahkan Manusia Namun Diangkat Allah

January 9, 2010
By

Almanak Sabtu 09 Januari 2010:

Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus. (Kisah 2:36)

Ayat di atas adalah petikan kotbah Rasul Petrus pada hari turunnya Roh Kudus atau Pentakosta.  Petrus mengatakan kepada orang-orang Yahudi bahwa Yesus yang mereka tolak telah diterima Allah, Dia yang mereka rendahkan telah ditinggikan Allah, Dia yang mereka bunuh telah dibangkitkan dan dimuliakan Allah. Ya, Allah telah membuat Yesus menjadi Tuhan dan Kristus atau Raja. Apa artinya itu?

Pertama: bertobatlah dan percayalah kepada Kristus. Dia adalah Tuhan dan Raja kita. Dalam dan melalui Dialah kita menerima kehidupan kekal bersama Allah. Dalam dan melalui Dia kita menerima segala berkat yang dijanjikan Allah. Dalam dan bersama Dia kita hidup sukacita dan penuh.

Kedua: bangkitlah dan berharaplah. Jika Allah telah meninggikan dan membangkitkan  Kristus maka Dia juga akan meninggikan dan membangkitkan kita orang-orang yang ada dalam Kristus. Seandainya pun banyak orang merendahkan saudara, Allah mau dan mampu meninggikan Saudara. Seandainya pun banyak orang menolak kita, Allah berkenan menerima kita. Dia dapat mengembalikan yang dibuang, meninggikan yang dihina dan bahkan membangkitkan yang dikubur dan dipendam. Sebab itu tetaplah dalam dan bersama Kristus, Putra Allah.

Doa:

Ya Kristus, Engkau adalah Putra Allah, Tuhan dan Raja, Juruselamat kami. Engkaulah yang kami sembah dan muliakan. Kami mau taat kepadaMu dan mengikut Tuhan. Bangkitkanlah juga kami. Dalam Engkau kami menerima penebusan, pengampunan, keselamatan dan kehidupan kekal. Terpujilah namaMu selama-lamanya. AMIN.

Pdt Daniel T.A. Harahap

Kembali ke halaman depan:

Share on Facebook

7 Responses to Yang Direndahkan Manusia Namun Diangkat Allah

  1. hutapea on January 9, 2010 at 9:05 am

    Syalom, Ya amang Dalam Kristus ada kebahagiaan bagi kita yang percaya PadaNya. Sbab tidak ada yang sampai………………….. kalau tidak melalui DIA. Brarti hanya melalui Yesus

  2. fe on January 9, 2010 at 10:19 am

    syalom amang, pas sekali nast nya : yang direndahkan manusia namun diangkat Allah.
    Pertobatan akan membawa seseorang itu kepada pembenahan diri yang diatur oleh Allah, dan pengaturan Allah itu selalu diluar akal pemikiran kita, apakah itu hanya Dia yanng tahu. So gak rugi kalao kita mau dan bersedia untuk dibenahi Allah.

  3. renalmon hutahaean on January 9, 2010 at 10:30 am

    Mauliate amang,memang hidup kristiani adalah senantiasa merendahkan hati di hadapan manusia agar kita ditinggikan.khotbah hari ini kiranya semakin n
    Meneguhkan iman kepercayaan kita di tengah kehidupan yang sering memperlihatkan ketidakpastian.Amen

  4. singal sihombing on January 9, 2010 at 10:58 am

    Horas Amang, ima tutu sai anggiat hita dipargogoi (jala olo hita dipargogoi) asa boi hita mangalo hahisapon ni daging, hahisapon roha portibi dohot hahisapon ni ate-ate, dungi mian hita dibagasan Ibana.
    Ai mansai maol do amang mangalo hahisapon ni ngoluon, alai tamba sumangot manjaha jamita on.
    Nangpe songon na tarlambat, “Selamat ari pesta Natal dohot Taon Baru, Amang” sai anggiat ma Amang dohot sude keluarga diiring-iring Tuhanta pardenggan basa i manang tudia pe mangula dohot mangalangka. Amen.
    SiJapang-japang.

  5. Safer Samosir on January 9, 2010 at 7:02 pm

    Syalom Amang..
    Alkitab mengatakan:” Sekalipun ayahku dan Ibuku meninggalkan aku,namun Tuhan menyambut aku”.(Mazmur 27 :10 ).
    Jika orang lain menolak kita,ingatlah Tuhan berdiri didepan kita dengan lengan-lenganNya yang terbuka lebar.Ia selalu menerima kita.
    Kita adalah hartaNya yang sangat berharga.Tidak peduli apapun yang kita alami dalam kehidupan,tidak peduli betapapun besarnya kekecewaan yang kita derita, nilai kita di mata Tuhan tetap sama.
    “Selamat Tahun Baru 2010, semoga amang dan keluarga sehat selalu dan dalam lindunganNya..

  6. Jansen Sinamo on January 9, 2010 at 8:46 pm

    Aku mau di dalam Kristus saja

  7. Putra Sidikalang di Kandal on March 3, 2010 at 3:22 pm

    Syalom & Horas Amang.

    Memang ia bangat dalam Yesus kita pasti di tinggikan walaupun di mata manusia kita mat sangat di rendahkan,semoga kita semua makin sadar akan hal tersebut,mauliate.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*