Turut berduka cita atas meninggalnya Gus Dur. Mudah-mudahan kita bisa belajar tentang banyak hal dari dia terutama mengenai kesederhanaan, kebebasan dan perlidungan terhadap kelompok minoritas.
JP Manalu on December 31, 2009 at 8:42 am
Selamat jalan guru bangsa,
Sebagai bentuk kekaguman dan penghormatan saya kepada almarhum, mulai besok saya akan memasang bendera setengah tiang di depan rumah kami.
Saya berdoa, semoga muncul figur-figur pemimpin bangsa yang baru yang memberikan tempat yang sangat baik untuk hidup dalam keberbagaian dalam suasana yang saling menghargai.
Gus
— RIP Abdurrahman Wahid
30 Desember 2009 18:45, Jakarta
Ya, Tuhan,
terimalah kepulangan salah seorang umat terbaik-Mu ke haribaan-Mu.
Aku bersaksi demi pengetahuan yang kumiliki, ya Allah,
bahwa beliau adalah seorang sesama kami,
yang seiman meski berbeda agama,
yang berani berseberangan dengan mereka yang tidak mengindahkan pihak lain selaku bagian sah kepelbagaian,
yang telah menyaksikan wajah-Mu pada diri kaum marjinal yang dia kasihi.
Amin.
— PinAng, 30 Desember 2009 20:06
rumanap on December 31, 2009 at 6:15 pm
Saya juga sangat bersedih dengan kepergian Gus Dur. Dan untuk menghormatinya saya juga menaikkan bendera setengah tiang. sebenarnya kenangan tentang dia mengatakan ” orang pergi ke sorga aja – kok kamu repot”. ah saya tak merasa repot mengenang kepahlawananmu, bahkan malam ini saya akan kegereja mengikuti kebaktian ahir tahun dengan mengenakan baju berwarna hitam… tanda berduka.
Friska pardede on December 31, 2009 at 11:05 pm
Selamat jalan bapak bangsa! Semoga Indonesia memiliki lagi orang sepertimu .
Dalam doa penutup kotbah pendeta kami tadi khusus mendoakan keluarga yg ditinggalkan .
Sejak tadi malam kami juga memasang bendera setengah tiang krn belau adalah tokoh terfavorit dirumah kami
renalmon hutahaean on January 2, 2010 at 8:48 pm
Selamat jalan Gus,aku sedih dan menangis dengan kepergianmu.sungguh aku sangat mengagumimu dan mencintaimu Bapak Bangsaku.Beristirahatlah dengan Damai dan tenang Gus.Aku berdoa akan lahir dan hadir gus dur gus dur yang baru.
Mangara Pakpahan on January 5, 2010 at 4:06 pm
Aku juga sedih mendengar berita kepergian Pak Gusdur. Beliau merupakan tokoh pembela golongan minoritas dan sangat menghargai kepelbagaian.
Semoga masih muncul tokoh gusdur yang berikutnya di negara ini.
Selamat jalan Presiden RI ke 4, tokoh yang sangat mengahargai kemajemukan, dan mengayomi pihak minoritas
Turut berduka cita atas meninggalnya Gus Dur. Mudah-mudahan kita bisa belajar tentang banyak hal dari dia terutama mengenai kesederhanaan, kebebasan dan perlidungan terhadap kelompok minoritas.
Selamat jalan guru bangsa,
Sebagai bentuk kekaguman dan penghormatan saya kepada almarhum, mulai besok saya akan memasang bendera setengah tiang di depan rumah kami.
Saya berdoa, semoga muncul figur-figur pemimpin bangsa yang baru yang memberikan tempat yang sangat baik untuk hidup dalam keberbagaian dalam suasana yang saling menghargai.
Gus
— RIP Abdurrahman Wahid
30 Desember 2009 18:45, Jakarta
Ya, Tuhan,
terimalah kepulangan salah seorang umat terbaik-Mu ke haribaan-Mu.
Aku bersaksi demi pengetahuan yang kumiliki, ya Allah,
bahwa beliau adalah seorang sesama kami,
yang seiman meski berbeda agama,
yang berani berseberangan dengan mereka yang tidak mengindahkan pihak lain selaku bagian sah kepelbagaian,
yang telah menyaksikan wajah-Mu pada diri kaum marjinal yang dia kasihi.
Amin.
— PinAng, 30 Desember 2009 20:06
Saya juga sangat bersedih dengan kepergian Gus Dur. Dan untuk menghormatinya saya juga menaikkan bendera setengah tiang. sebenarnya kenangan tentang dia mengatakan ” orang pergi ke sorga aja – kok kamu repot”. ah saya tak merasa repot mengenang kepahlawananmu, bahkan malam ini saya akan kegereja mengikuti kebaktian ahir tahun dengan mengenakan baju berwarna hitam… tanda berduka.
Selamat jalan bapak bangsa! Semoga Indonesia memiliki lagi orang sepertimu .
Dalam doa penutup kotbah pendeta kami tadi khusus mendoakan keluarga yg ditinggalkan .
Sejak tadi malam kami juga memasang bendera setengah tiang krn belau adalah tokoh terfavorit dirumah kami
Selamat jalan Gus,aku sedih dan menangis dengan kepergianmu.sungguh aku sangat mengagumimu dan mencintaimu Bapak Bangsaku.Beristirahatlah dengan Damai dan tenang Gus.Aku berdoa akan lahir dan hadir gus dur gus dur yang baru.
Aku juga sedih mendengar berita kepergian Pak Gusdur. Beliau merupakan tokoh pembela golongan minoritas dan sangat menghargai kepelbagaian.
Semoga masih muncul tokoh gusdur yang berikutnya di negara ini.