Kotbah Minggu Adven Kedua di HKBP Serpong

December 12, 2009
By Daniel T.A. Harahap

adven-kedua-tahun2009-dihkbpserpong-21.JPG

Silakan diklik:

KOTBAH MINGGU ADVEN KEDUA DI HKBP SERPONG 6 DESEMBER 2009 (DISAMPAIKAN OLEH PDT DANIEL T.A. HARAHAP)

Share on Facebook

7 Responses to Kotbah Minggu Adven Kedua di HKBP Serpong

  1. Nainggolan Prabu on December 12, 2009 at 4:22 pm

    Serasa ikut beribadah di HKBP Serpong, ikut mendengar Khotbah minggu Adven. Dengar suara Pendeta, dan baru kali ini dengar suara Pendeta DTA. Sayang idak terdengar ucapan berkat seperti biasanya di penghujung ibadah.

    Mudah2an hari berikutnya ada khobah yg dapat diperdengarkan di Ruma Metmet. Terimakasih.

  2. Friska pardede on December 12, 2009 at 10:16 pm

    Sudah satu jam saya didepan komputer tapi tidak bisa mengklik kotbahnya amang ini ada apa sih?

    Daniel Harahap:
    Maklumlah sedang uji coba bikin kotbah audiovisual. Masih gagap. :-) Uji hamu ma saonari.

  3. Friska pardede on December 12, 2009 at 11:04 pm

    Oala amang sekali lagi maaf rupanya saya yg sangat gaptek , barusan saya sudah selesai mendengar kotbah amang krn boruku yg baru pulang menolongku utk membukanya.

  4. H. Sinaga on December 12, 2009 at 11:55 pm

    Saya masih ingat warna suara amang, tidak berubah dari 17 tahun yang lalu terakhir saya dengar kotbah amang. Hurippu do molo lam matua jolma i, lam ‘bongor’ soarana, sewaktu mendengar kotbah ini, saya merasa seperti lagi kebaktian sore (kebaktian bahasa indonesia / naposo) di hkbp palembang 17 tahun yang lalu, dan bayangan saya masih lengkap, dari suara, jenggot (masih hitam), rambut (hitam juga) dan yang paling berkesan “hera Tuhan Jesus” di langgatan i (alai ilustrasi secara fisik do da!).
    Terimakasih atas kotbah yang sangat bernas dan sitematis tersebut.

    Catatan : di monitor saya hanya ada audio-nya tanpa visual-nya. ???

  5. Jansen Sinamo on December 13, 2009 at 7:11 am

    Hehehe, baru bisa terdengar sesudah usaha ke-5. Coccok ma attong tu lapatan ni advent i: ikkon benget do hita paimahon dohot marusaha, baru pe asa tombus.

    Kotbah ini adalah jawaban paripurna atas diskusi panjang minggu sebelumnya: shall we celebrate Christmass before Dec 25? Nunga torang be sude.

    Buat saya, ini adalah kotbah advent terbaik yang pernah saya dengar. Puji Tuhan jala mauliate ma di panditanta.

    Sebagai gereja reformasi memang kita harus terus menerus mereformasi diri hingga kita semua mencapai kondisi prima, optima, dan ultima di hadapan Tuhan sang parasi roha bolon.

  6. Friska pardede on December 13, 2009 at 8:41 am

    Selamat hari Minggu dan Adven ke tiga ma dihita saluhutna.
    Setelah mendengar kotbah amang yg audionya , saya sangat mendaoatkan arti yg sesungguhnya dari Adven dan semakin menyadari kesalahan2 yg selama ini sudah sangat terbiasa kita lakukan sehingga tidak menyadari lagi bw hal tsb salah, dan ketika acara natal yg terpaksa saya hadiri sebelum 24 desember hati ini dikitik2 ingat pengetahuan yg sdh sy dapatkan sejak thn lalu diruma ini dan jika sesama jemaat menyalam sy pada saat acara perayaan ini berakhir dgn mengatakan selamat natal kepada saya saya jawab selamat Adven blm natal, dan rata2 memandang sy dgn aneh.

    Semua topik di ruma ini kan saya copy utk sy bagikan di lingkunganku (greja dan punguan2) boeh kan amang?, dan perlukah saya lampirkan juga komment2 dari kawan2 amang?.

    Amang yang baik :) ada perm,intaanku yg sangat mengharap agar amang mengyakannya, tolonglah amang pada natal nanti tgl 24 atau 25 Desember berkotbah yg berbahasa Indonesia di ruma tersayang ini dgn audio visualnya, disamping dengar suara sepertinya lebig greget kalau wajah dan mimik amang kelihata :) ( sedikit maksa nih amang), untuk anak2ku krn selama ini digreja tersayang kami anakku bertiga ini blm pernah mendapatkan arti yg sesungguhnya dari natal tsb secara mendalam9 terutama krn tugas mereka sebagai organis kadang2 di pagi dan siang hari( bhs Batak dan biasanya pendeta yg melayani ya…begitulah).

    Karena mereka bertiga tidak ada tugas pd tagl 30 Desember sy sdh sempat berpikiran mau beribadah di tempat lain, tetapi kalau amang mengyiakan permintaan ini pastilah kami dan sy yakin para pengunjung ruma ini terutama kaum mudanya akan mendapatkan makna yg sesungguhnya daripada natal tsb dan akan membekas sampai tgl 31 desember dan seterusnya.

    Mohon maaf amang apabila permintaan yang kurang sopan dan tak tau diri ini, besar harapanku amang menyetujuinya, mauliate godang ma di amang.

  7. Evi Nansi Siagian on December 14, 2009 at 8:52 am

    Amang, terimakasih telah menyajikan khotbah audiovisual di Ruma Metmet ini sehingga membantu saya untuk semakin memahami akan arti Minggu Adven itu sendiri.

    Selamat menjalani Minggu Adven bagi kita semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*