Almanak Sabtu 28 November 2009:
Sesudah itu orang Israel akan berbalik dan akan mencari TUHAN, Allah mereka, dan Daud, raja mereka. Mereka akan datang dengan gementar kepada TUHAN dan kepada kebaikan-Nya pada hari-hari yang terakhir. (Hosea 3:5)
Dalam kitab Hosea (dan beberapa kitab lain termasuk Wahyu) hubungan Tuhan Allah dan umatNya dilukiskan bagaikan hubungan pernikahan. Kita tahu kata kunci hubungan suami-istri itu adalah kesetiaan. Suami setia kepada istrinya demikian pula istri kepada suaminya. Tuhan Allah setia kepada umatNya sebaliknya umat juga diminta untuk setia kepada Tuhannya.
Tuhan Allah setia. Masalahnya umat Israel tidak setia. Mereka berkali-kali berzinah atau berselingkuh. Nabi Hosea menyebutkan pelanggaran dan penyimpangan hukum Tuhan juga kemurtadan sebagai perzinahan atau perselingkuhan. Dan Tuhan meminta nabi Hosea itu melakukan tindakan profetik mengawini seorang pelacur untuk melambangkan kesetiaan Allah kepada Israel yang suka berzinah atau tidak setia itu.
Dalam ayat di atas kita membaca Hosea menubuatkan bahwa Israel bangsa yang berzinah itu akan kembali mencari Allah dan kebaikanNya pada hari-hari terakhir. Mereka akan pulang dan Allah akan menyambutnya. Bagaimana dengan kita? Apakah kita setia atau sebaliknya suka selingkuh atau berzinah, secara diam-diam atau terang-terangan? Jika jawab yang terakhir adalah ya, maka hanya ada satu pesan: Pulanglah segera kepada Tuhan sebelum terlambat. Kuatkan hati untuk berubah dan jangan menunda waktu kembali setia kepada Allah.
Doa:
Ya Allah, Engkau setia. Jadikanlah kami juga setia. Mampukanlah kami menjaga kepercayaan yang Kauberi. Kuatkan hati kami hidup adil, benar dan kudus selamanya. Bila kami telah menyimpang dari jalan Tuhan dan sempat menduakanMu, ampunilah kami, dan ijinkanlah kami kembali ke hadapanMu serta hidup dalam pengampunanMu. Kami ingin hidup bahagia bersamaMu. Demi Kristus. AMIN.
Pdt Daniel T.A. Harahap
Kembali ke halaman depan:
Amin
Rap mangendehon ma hita: Sai mulak, sai mulak, ho na lao jalang i…
Syalom pak Pendeta, ternyata perselingkuhan itu bukan hanya sex belaka, namun ada yang sagat penting sekali di kaji”Perselingkuhan Iman” dalam arti Keimannannya Kristen, tap saat dia Menikah dgn istrinya dia melakukan perselingkuhan iman. adakah ini di benarkan` GBU
Saya kutip alinea terahir :
“Pulanglah segera kepada Tuhan sebelum terlambat. Kuatkan hati untuk berubah dan jangan menunda waktu kembali setia kepada Allah.”
Nikku :
Dan sekali kau pulang bah unang dai-dai (jangan balik lagi).
Ai boha do tahe amang cerita ni Si Gomer (istri Hosea), setia do Ibana ?. Ai sian pengamatanhu mansai maol do mulak angka na songon on.
Boasa pola husunghun i Amang, ala adong do dongan mamakke cerita ni si Hosea on gabe alasan mangalap boru ni raja na mantan wts..perbuatan mulia do ninna i. Boha do i Amang sude jolma do mampu bertidak profetic ?
Sebagai ruas HKBP saya pribadi semakin gemetar menyambut kedatangan Tuhan Jesus yang kedua kali dan Dia adalah Imanuel, kenapa; karena dengan setianya para Pendeta saya di Huria HKBP menyampaiakan Firman Tuhan serta menjelaskannya secara lugas dan lembut karena melihat firman Tuhan dalam Hosea 3:4 itu, eh….. hanya karena perlunya kebutuhan hidup materi dan moril akhirnya saya kembali melakukan yang bertentangan dengan iman/agama juga terhadap ketetapan negara. (Hosea 7:3-16). Tolonglah amang Pendeta, amang Pendetalah yang menjadi Raja sekaligus Imam Kepala bagi saya di huria HKBP (Hosea 3:5), berdoalah untuk saya supaya saya tegar dan kuat didalam terang firman Tuhan.
amin. hendaklah yang merasa setia menjadi berkat untuk disekitarnya.
Wah,…….saya baru tau amang ternyata selingkuh itu bukan hanya dalam pernikahan aja, selingkuh iman juga ada, btw berat mana amang hukumnya selingkuh iman atau selingkuh dalam pernikahan ???