<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: HKBP Berbenah. Dukunglah.</title>
	<atom:link href="http://rumametmet.com/2009/11/12/hkbp-berbenah-dukunglah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rumametmet.com/2009/11/12/hkbp-berbenah-dukunglah/</link>
	<description>Pdt Daniel Taruli Asi Harahap</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 May 2012 09:27:24 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.4</generator>
	<item>
		<title>By: Lerman Ambarita</title>
		<link>http://rumametmet.com/2009/11/12/hkbp-berbenah-dukunglah/comment-page-1/#comment-15959</link>
		<dc:creator>Lerman Ambarita</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 09:33:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rumametmet.com/?p=2441#comment-15959</guid>
		<description>Untuk Pdt. S. Sirait, Sth..... Saya mengucapkan &quot; Selamat &quot; terpilih menjadi Pareses Samosir, dan kami doakan Sehat selalu bserta  keluarga, dan Distrik Samosir semakin maju dalam iman dan sukses untuk Pembangunan Kabupaten Samosir didukung dari doa doa ruas HKBP Distrik Samosir.

Horas.....horas....horas...Mauleate</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk Pdt. S. Sirait, Sth&#8230;.. Saya mengucapkan &#8221; Selamat &#8221; terpilih menjadi Pareses Samosir, dan kami doakan Sehat selalu bserta  keluarga, dan Distrik Samosir semakin maju dalam iman dan sukses untuk Pembangunan Kabupaten Samosir didukung dari doa doa ruas HKBP Distrik Samosir.</p>
<p>Horas&#8230;..horas&#8230;.horas&#8230;Mauleate</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: andar</title>
		<link>http://rumametmet.com/2009/11/12/hkbp-berbenah-dukunglah/comment-page-1/#comment-15876</link>
		<dc:creator>andar</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 12:36:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rumametmet.com/?p=2441#comment-15876</guid>
		<description>Bagaimana hasil seminarnya bang? Bagi-bagi ya hasil seminarnya, walaupun tidak bisa hadir.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bagaimana hasil seminarnya bang? Bagi-bagi ya hasil seminarnya, walaupun tidak bisa hadir.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: M. S. SIAHAAN</title>
		<link>http://rumametmet.com/2009/11/12/hkbp-berbenah-dukunglah/comment-page-1/#comment-15866</link>
		<dc:creator>M. S. SIAHAAN</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 05:43:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rumametmet.com/?p=2441#comment-15866</guid>
		<description>Dear Pdt. Harahap,
Selamat atas suksesnya rapat MPS. Sebagai mantan MPS, saya memberi advis, jangan keburu senang dulu agar jangan terlampau kecewa nantinya. MPS periode sebelumnya juga pada awalnya menghasilkan berbagai langkah-langkah kecil seperti pembenahan sistem penggajian (ini istilah saya, sebab HKBP menggunakan istilah &quot;parbalanjoon&quot;), program kerja mulai dari penetapan tahun 2006 sebagai tahun untuk membantu Dana Pensiun, tahun 2007 sebagai tahun Koinonia, 2008 sebagai tahun Marturia, 2009 sebagai tahun Diakonia dan 2010 sebagai persiapan panomunomuon tu Jubileum 150 tahun HKBP. Kita juga tetapkan target terukur dari setiap tahun tersebut lengkap dengan anggarannya. Dibantu oleh St. Ir. Napitupulu anggota MPS dari Pekanbaru, konsep anggaran dan mekanisme penyusunannya dijelaskan kepada staff HKBP Kantor Pusat. Sebenarnya sudah tertata dengan baik. Jadi saya agak kaget, kalau Pak Harahap menyebutkan bahwa Rapat MPS kemarin ini menghasilkan suatu langkah awal yang baik. Seharusnya kalau hasil kerja MPS sebelumnya ada yang memelihara, MPS periode sekarang ini tinggal mempertajam program untuk meningkatkan pelayanan disemua aras.
Maaf ini, kalau terlampau nyinyir. Sebab saya harus mengatakan &quot;magopo nai na huula hami na parjoloi&quot;. Kita selalu kembali ke awal dan sibuk membenahi infrastrukturnya saja.
Menurut saya yang pertama dan terutama harus dibenahi adalah pola pikir dan bertindak kita semua.
Horas</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Pdt. Harahap,<br />
Selamat atas suksesnya rapat MPS. Sebagai mantan MPS, saya memberi advis, jangan keburu senang dulu agar jangan terlampau kecewa nantinya. MPS periode sebelumnya juga pada awalnya menghasilkan berbagai langkah-langkah kecil seperti pembenahan sistem penggajian (ini istilah saya, sebab HKBP menggunakan istilah &#8220;parbalanjoon&#8221;), program kerja mulai dari penetapan tahun 2006 sebagai tahun untuk membantu Dana Pensiun, tahun 2007 sebagai tahun Koinonia, 2008 sebagai tahun Marturia, 2009 sebagai tahun Diakonia dan 2010 sebagai persiapan panomunomuon tu Jubileum 150 tahun HKBP. Kita juga tetapkan target terukur dari setiap tahun tersebut lengkap dengan anggarannya. Dibantu oleh St. Ir. Napitupulu anggota MPS dari Pekanbaru, konsep anggaran dan mekanisme penyusunannya dijelaskan kepada staff HKBP Kantor Pusat. Sebenarnya sudah tertata dengan baik. Jadi saya agak kaget, kalau Pak Harahap menyebutkan bahwa Rapat MPS kemarin ini menghasilkan suatu langkah awal yang baik. Seharusnya kalau hasil kerja MPS sebelumnya ada yang memelihara, MPS periode sekarang ini tinggal mempertajam program untuk meningkatkan pelayanan disemua aras.<br />
Maaf ini, kalau terlampau nyinyir. Sebab saya harus mengatakan &#8220;magopo nai na huula hami na parjoloi&#8221;. Kita selalu kembali ke awal dan sibuk membenahi infrastrukturnya saja.<br />
Menurut saya yang pertama dan terutama harus dibenahi adalah pola pikir dan bertindak kita semua.<br />
Horas</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: JP Manalu</title>
		<link>http://rumametmet.com/2009/11/12/hkbp-berbenah-dukunglah/comment-page-1/#comment-15859</link>
		<dc:creator>JP Manalu</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 00:48:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rumametmet.com/?p=2441#comment-15859</guid>
		<description>Hari Sabtu kemarin, kami dari Panitia Pesta Diakonia HKBP Solo melakukan kunjungan ke salah satu Panti Asuhan di kota Solo yang dikelola oleh salah seorang pendeta muda. Pendukung utama dari Panti Asuhan tersebut adalah salah satu gereja yang secara denominasi relatif kecil (jika dibandingkan dengan 1 resort sedang di Jakarta-pun, denominasi ini masih kalah). Jumlah anak penghuni PA tersebut 32 orang, dan semuanya bersekolah mulai dari SD sampai dengan Perguruan Tinggi (ada 3 orang yang sedang kuliah). Yang cukup &quot;menghenyakkan&quot; bagi saya adalah : &quot;ternyata&quot; dari 32 orang anak tersebut, 15 orang dari penghuni PA tersebut adalah orang Batak!. 
Saya tidak menggali lebih dalam latar belakang gereja mereka sebelumnya, apakah HKBP atau bukan, tetapi kemungkinan besar iya! Mengingat mereka sebagian besar datang dari beberapa daerah di seputaran Tapanuli dan Simalungun.
Dari kunjungan tersebut saya berpikir, HKBP sudah nyaris 150 tahun, jumlah jemaat jutaan jiwa, gedung-gedung gereja (sebagian) bernilai milyaran dan banyak data lain-lain yang menunjukkan &quot;habolonon&quot;. 
Yang menjadi pertanyaan saya adalah, mengapa ya gereja yang relatif masih &quot;kecil&quot; mau dan mampu mengelola panti asuhan, sementara HKBP yang &quot;bolon&quot; itu setahu saya baru punya 1 panti asuhan. 
Aha do naung hubahen?
Horas.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hari Sabtu kemarin, kami dari Panitia Pesta Diakonia HKBP Solo melakukan kunjungan ke salah satu Panti Asuhan di kota Solo yang dikelola oleh salah seorang pendeta muda. Pendukung utama dari Panti Asuhan tersebut adalah salah satu gereja yang secara denominasi relatif kecil (jika dibandingkan dengan 1 resort sedang di Jakarta-pun, denominasi ini masih kalah). Jumlah anak penghuni PA tersebut 32 orang, dan semuanya bersekolah mulai dari SD sampai dengan Perguruan Tinggi (ada 3 orang yang sedang kuliah). Yang cukup &#8220;menghenyakkan&#8221; bagi saya adalah : &#8220;ternyata&#8221; dari 32 orang anak tersebut, 15 orang dari penghuni PA tersebut adalah orang Batak!.<br />
Saya tidak menggali lebih dalam latar belakang gereja mereka sebelumnya, apakah HKBP atau bukan, tetapi kemungkinan besar iya! Mengingat mereka sebagian besar datang dari beberapa daerah di seputaran Tapanuli dan Simalungun.<br />
Dari kunjungan tersebut saya berpikir, HKBP sudah nyaris 150 tahun, jumlah jemaat jutaan jiwa, gedung-gedung gereja (sebagian) bernilai milyaran dan banyak data lain-lain yang menunjukkan &#8220;habolonon&#8221;.<br />
Yang menjadi pertanyaan saya adalah, mengapa ya gereja yang relatif masih &#8220;kecil&#8221; mau dan mampu mengelola panti asuhan, sementara HKBP yang &#8220;bolon&#8221; itu setahu saya baru punya 1 panti asuhan.<br />
Aha do naung hubahen?<br />
Horas.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Anson Djuntak</title>
		<link>http://rumametmet.com/2009/11/12/hkbp-berbenah-dukunglah/comment-page-1/#comment-15812</link>
		<dc:creator>Anson Djuntak</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Nov 2009 14:19:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rumametmet.com/?p=2441#comment-15812</guid>
		<description>Akhirnya ada hamba Tuhan yang membantu saya mengikuti seminar bolon ini. selamat dan marhata ma hita di Hotel Borobudur na uli i.

Horas
Anson Djuntak</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Akhirnya ada hamba Tuhan yang membantu saya mengikuti seminar bolon ini. selamat dan marhata ma hita di Hotel Borobudur na uli i.</p>
<p>Horas<br />
Anson Djuntak</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

