<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Jangan Sembah Yang Lain</title>
	<atom:link href="http://rumametmet.com/2009/11/06/jangan-sembah-yang-lain/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rumametmet.com/2009/11/06/jangan-sembah-yang-lain/</link>
	<description>Pdt Daniel Taruli Asi Harahap</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 May 2012 09:27:24 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.4</generator>
	<item>
		<title>By: Friska pardede</title>
		<link>http://rumametmet.com/2009/11/06/jangan-sembah-yang-lain/comment-page-1/#comment-15660</link>
		<dc:creator>Friska pardede</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 13:18:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rumametmet.com/?p=2427#comment-15660</guid>
		<description>Apalagi menyembah uang, jangan pernah kita lakukan mardebatahon hepeng.....ujung2nya akan berkhir tragis seperti yg ditayangkan TV  beberapa hari ini</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Apalagi menyembah uang, jangan pernah kita lakukan mardebatahon hepeng&#8230;..ujung2nya akan berkhir tragis seperti yg ditayangkan TV  beberapa hari ini</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Singhan Pardede, Pdt</title>
		<link>http://rumametmet.com/2009/11/06/jangan-sembah-yang-lain/comment-page-1/#comment-15656</link>
		<dc:creator>Singhan Pardede, Pdt</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 04:16:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rumametmet.com/?p=2427#comment-15656</guid>
		<description>Percakapan singkat:
Yesus  : Hai umat manusia, engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!” (Lukas 4:8b).

Yosua  : Pasti Tuhan, aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!&quot; (Yos. 24:15)

?????   : Pilih Tuhan....???? atau pilih yg lain ya...????

Beliver : Aku ikut sikap Yosua aja deh...Aku dan keluargaku, kami akan menyembah kpd Tuhan.

?????   : Lho...ndak boleh ikut-ikutan bro..Harus kesadaran dan sikap iman yg sungguh2!

beliver : Baiklah, dgn segala kesadaran, iman dan pengenalanku pd Tuhan dan karyanNya serta anugerahNya, aku dan keluargaku, hy kpd Tuhan saja kami menyembah dan berbakti padaNya. Ini bukan tekanan dari luar diri dan bukan &#039;utang na so tarjua&#039;.

Malaikat  : &quot;Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya.&quot; (Luk. 2:14)

Sekedar deskripsi utk mengambil keputusan ikut Tuhan!

Horas..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Percakapan singkat:<br />
Yesus  : Hai umat manusia, engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!” (Lukas 4:8b).</p>
<p>Yosua  : Pasti Tuhan, aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!&#8221; (Yos. 24:15)</p>
<p>?????   : Pilih Tuhan&#8230;.???? atau pilih yg lain ya&#8230;????</p>
<p>Beliver : Aku ikut sikap Yosua aja deh&#8230;Aku dan keluargaku, kami akan menyembah kpd Tuhan.</p>
<p>?????   : Lho&#8230;ndak boleh ikut-ikutan bro..Harus kesadaran dan sikap iman yg sungguh2!</p>
<p>beliver : Baiklah, dgn segala kesadaran, iman dan pengenalanku pd Tuhan dan karyanNya serta anugerahNya, aku dan keluargaku, hy kpd Tuhan saja kami menyembah dan berbakti padaNya. Ini bukan tekanan dari luar diri dan bukan &#8216;utang na so tarjua&#8217;.</p>
<p>Malaikat  : &#8220;Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya.&#8221; (Luk. 2:14)</p>
<p>Sekedar deskripsi utk mengambil keputusan ikut Tuhan!</p>
<p>Horas..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Erpesim</title>
		<link>http://rumametmet.com/2009/11/06/jangan-sembah-yang-lain/comment-page-1/#comment-15653</link>
		<dc:creator>Erpesim</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 01:50:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rumametmet.com/?p=2427#comment-15653</guid>
		<description>Ibadah sbg wujud nyata Kasih dan Syukur kita pada Tuhan.
Ibadah juga sebagai pernyataan Ketaatan kita pada Tuntunan dan pemeliharaan Tuhan.
Dengan kita bisa berIbadah juga menyadarkan umat manusia bahwa Tuhan menolong dan hadir dalam hidup umatNya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ibadah sbg wujud nyata Kasih dan Syukur kita pada Tuhan.<br />
Ibadah juga sebagai pernyataan Ketaatan kita pada Tuntunan dan pemeliharaan Tuhan.<br />
Dengan kita bisa berIbadah juga menyadarkan umat manusia bahwa Tuhan menolong dan hadir dalam hidup umatNya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Jansen Sinamo</title>
		<link>http://rumametmet.com/2009/11/06/jangan-sembah-yang-lain/comment-page-1/#comment-15651</link>
		<dc:creator>Jansen Sinamo</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 01:33:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rumametmet.com/?p=2427#comment-15651</guid>
		<description>Apa pun yang terpenting dalam kesadaran kita menjadi pusat perhatian kita dan menjadi poros kehidupan kita.

Pada Paulus -- dari surat-suratnya -- nyata sekali Kristuslah poros itu, Yesuslah pusat itu, Allahlah entitas yang terpenting itu.

Maka menyembah Allah buat Paulus menjadi sangat alami -- tak dibuat-buat, dipaksa-paksa, atau diupaya-upayakan.

Di fihak lain, bila kita saksikan reality show di TV seminggu terakhir ini kentara sekali para aktor itu tak satu pun penyembah Tuhan, melainkan penyembah harta, kekuasaan, diri sendiri, atau malah &#039;buaya&#039;.

Marilah kita pakai bahasa Daud: Ya Allah gunung batuku, tandak keselamatanku, kekuatanku, penghiburanku, dan kesembuhanku, selamatkanlah aku.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Apa pun yang terpenting dalam kesadaran kita menjadi pusat perhatian kita dan menjadi poros kehidupan kita.</p>
<p>Pada Paulus &#8212; dari surat-suratnya &#8212; nyata sekali Kristuslah poros itu, Yesuslah pusat itu, Allahlah entitas yang terpenting itu.</p>
<p>Maka menyembah Allah buat Paulus menjadi sangat alami &#8212; tak dibuat-buat, dipaksa-paksa, atau diupaya-upayakan.</p>
<p>Di fihak lain, bila kita saksikan reality show di TV seminggu terakhir ini kentara sekali para aktor itu tak satu pun penyembah Tuhan, melainkan penyembah harta, kekuasaan, diri sendiri, atau malah &#8216;buaya&#8217;.</p>
<p>Marilah kita pakai bahasa Daud: Ya Allah gunung batuku, tandak keselamatanku, kekuatanku, penghiburanku, dan kesembuhanku, selamatkanlah aku.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

