<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Sembahlah Allah Dalam Roh dan Kebenaran</title>
	<atom:link href="http://rumametmet.com/2009/11/05/sembahlah-allah-dalam-roh-dan-kebenaran/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rumametmet.com/2009/11/05/sembahlah-allah-dalam-roh-dan-kebenaran/</link>
	<description>Pdt Daniel Taruli Asi Harahap</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Feb 2012 04:25:09 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.4</generator>
	<item>
		<title>By: Nainggolan Prabu</title>
		<link>http://rumametmet.com/2009/11/05/sembahlah-allah-dalam-roh-dan-kebenaran/comment-page-1/#comment-15636</link>
		<dc:creator>Nainggolan Prabu</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 04:27:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rumametmet.com/?p=2426#comment-15636</guid>
		<description>@ Ibadah bukan pengganti... Ibadah tidak bisa dianggap semacam suap atau sogokan untuk menutupi dosa. 
--------------------------------------
Renungan beberapa har ini  juga menjelaskan,  salah satu bentuk ibadah itu, menghadiri kebaktian di Gereja dan memberikan persembahan. Gereja adalah Rumah Tuhan, dan apabila kita  datang di Gereja dan beribadah itupun karena Tuhan yg mengundang kita.  Mengapa kita diundang? Karena Tuhan mengenal kita dan  Tuhan menyapa kita dalam kasih pada saat  menghadiri undanganNya. (mudah2an benar).  Sepulang menghadiri Undangan Tuhan, kita membawa  berkat sebagai bekal kita. Lega rasanya kalau kita mau merasakan  dan berterima kasih atas berkat itu. Tuhan tidak butuh suap/sogokan.

Dalam dunia yg makih tak bersahabat ini,  namun  masih banyak &quot;persahabatan&quot;, kita juga sering mendapat Undangan &quot;Pesta Manusia dg Manusia&quot;yg marragam bentuknya. Mengapa kita diundang?,  karena kita  juga dikenal oleh yg mengundang. Kita disambut dg senyum bahkan terkadang dg pelukan akrab dan tabrakan antar pipi.  Usai pesta, ya sudah. Dan kadang kala  dikalangan/level tertentu &quot;kehadiran dan Kado&quot;  dalam undangan  pesta manusia itu merupakan   Suap dan sogokan dalam bentuk lain.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Ibadah bukan pengganti&#8230; Ibadah tidak bisa dianggap semacam suap atau sogokan untuk menutupi dosa.<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
Renungan beberapa har ini  juga menjelaskan,  salah satu bentuk ibadah itu, menghadiri kebaktian di Gereja dan memberikan persembahan. Gereja adalah Rumah Tuhan, dan apabila kita  datang di Gereja dan beribadah itupun karena Tuhan yg mengundang kita.  Mengapa kita diundang? Karena Tuhan mengenal kita dan  Tuhan menyapa kita dalam kasih pada saat  menghadiri undanganNya. (mudah2an benar).  Sepulang menghadiri Undangan Tuhan, kita membawa  berkat sebagai bekal kita. Lega rasanya kalau kita mau merasakan  dan berterima kasih atas berkat itu. Tuhan tidak butuh suap/sogokan.</p>
<p>Dalam dunia yg makih tak bersahabat ini,  namun  masih banyak &#8220;persahabatan&#8221;, kita juga sering mendapat Undangan &#8220;Pesta Manusia dg Manusia&#8221;yg marragam bentuknya. Mengapa kita diundang?,  karena kita  juga dikenal oleh yg mengundang. Kita disambut dg senyum bahkan terkadang dg pelukan akrab dan tabrakan antar pipi.  Usai pesta, ya sudah. Dan kadang kala  dikalangan/level tertentu &#8220;kehadiran dan Kado&#8221;  dalam undangan  pesta manusia itu merupakan   Suap dan sogokan dalam bentuk lain.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: TW6C</title>
		<link>http://rumametmet.com/2009/11/05/sembahlah-allah-dalam-roh-dan-kebenaran/comment-page-1/#comment-15635</link>
		<dc:creator>TW6C</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 03:15:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rumametmet.com/?p=2426#comment-15635</guid>
		<description>Berlatih sungguh-sungguh.... jangan bersungut-sungut, kelamaan lah.. kemalaman lah latihannya...

Bernyanyi dengan sepenuh hati dengan penghayatan penuh, dengan merenungkan makna syair2 lagu yang adalah juga firman Tuhan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Berlatih sungguh-sungguh&#8230;. jangan bersungut-sungut, kelamaan lah.. kemalaman lah latihannya&#8230;</p>
<p>Bernyanyi dengan sepenuh hati dengan penghayatan penuh, dengan merenungkan makna syair2 lagu yang adalah juga firman Tuhan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Singhan Pardede, Pdt</title>
		<link>http://rumametmet.com/2009/11/05/sembahlah-allah-dalam-roh-dan-kebenaran/comment-page-1/#comment-15633</link>
		<dc:creator>Singhan Pardede, Pdt</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 03:03:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rumametmet.com/?p=2426#comment-15633</guid>
		<description>Renungan hari ini mengingatkan kita, apakah penyembahan kita kpd Allah sdh banar? Namun jg sekaligus menguatkan dan meneguhkan ketetapan hati kita yg selama ini telah menyembah DIA dgn benar. Mudah2an kita termasuk di antaranya. Tp yg pasti ada di zaman ini penyembah2 benar itu, yaitu yg menyembahNya dgn bimbingan Roh Kudus dan Roh Kebenaran. Sebab, Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.&quot; (Yoh. 4:24)

Penampakan sikap yg menyembah Allah dgn Roh dan kebenaran terlihat dari cara hidupnya sehari-hari yg benar di hadapan Allah.

Horas...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Renungan hari ini mengingatkan kita, apakah penyembahan kita kpd Allah sdh banar? Namun jg sekaligus menguatkan dan meneguhkan ketetapan hati kita yg selama ini telah menyembah DIA dgn benar. Mudah2an kita termasuk di antaranya. Tp yg pasti ada di zaman ini penyembah2 benar itu, yaitu yg menyembahNya dgn bimbingan Roh Kudus dan Roh Kebenaran. Sebab, Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.&#8221; (Yoh. 4:24)</p>
<p>Penampakan sikap yg menyembah Allah dgn Roh dan kebenaran terlihat dari cara hidupnya sehari-hari yg benar di hadapan Allah.</p>
<p>Horas&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Agus Karta Parulian Panggabean</title>
		<link>http://rumametmet.com/2009/11/05/sembahlah-allah-dalam-roh-dan-kebenaran/comment-page-1/#comment-15632</link>
		<dc:creator>Agus Karta Parulian Panggabean</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 03:02:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rumametmet.com/?p=2426#comment-15632</guid>
		<description>Menyembah Allah dalam Roh dan Kebenaran (Ibadah) memiliki dua tempat, yakni di dalam gereja dan di luar gereja. 
 
Di dalam gereja berupa kebaktian yang kita ikuti tiap minggu. Diluar gereja berupa pengamalan dari Firman Tuhan yang kita dengar di hari Minggu tadi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menyembah Allah dalam Roh dan Kebenaran (Ibadah) memiliki dua tempat, yakni di dalam gereja dan di luar gereja. </p>
<p>Di dalam gereja berupa kebaktian yang kita ikuti tiap minggu. Diluar gereja berupa pengamalan dari Firman Tuhan yang kita dengar di hari Minggu tadi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Jansen Sinamo</title>
		<link>http://rumametmet.com/2009/11/05/sembahlah-allah-dalam-roh-dan-kebenaran/comment-page-1/#comment-15629</link>
		<dc:creator>Jansen Sinamo</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 01:55:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rumametmet.com/?p=2426#comment-15629</guid>
		<description>Supaya melalui penyembahann yang benar maka diri kita sejatinya dan seanteronya semakin serupa dengan Tuhan kita: dalam hakikat, karakter, pikiran, hati, dan cita-cita.

Tak ada manfaat ibadah yang lebih besar dari pada ini.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Supaya melalui penyembahann yang benar maka diri kita sejatinya dan seanteronya semakin serupa dengan Tuhan kita: dalam hakikat, karakter, pikiran, hati, dan cita-cita.</p>
<p>Tak ada manfaat ibadah yang lebih besar dari pada ini.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

