Apakah Alkitab Bermanfaat?

Almanak Jumat 30 Oktober 2009:

Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. (2 Timotius 3:16)

Judul di atas mungkin terasa sangat provokatif bagi banyak orang Kristen. Namun baiklah kita sadar bahwa kita memang sedang hidup di abad fungsional atau jaman yang sangat  mementingkan manfaat atau guna. Nilai suatu benda atau bahkan manusia sering ditentukan berdasarkan manfaat atau kegunaannya. Lebih spesifik: manfaatnya secara ekonomis. Semakin bermanfaat suatu benda, organisasi, jasa, atau bahkan orang makin tinggi pula dihargai. Sebaliknya makin tak jelas fungsi sesuatu itu makin mudah pula itu disingkirkan, ditinggalkan atau dibuang.

Kita tidak bermaksud menerima bulat-bulat pandangan di atas. Kita tahu ada  hal-hal di dunia ini yang tidak pernah boleh dibuang atau disingkirkan sampai kapan pun. Misalnya: manusia. Walaupun manusia itu tidak lagi bermanfaat termasuk secara ekonomis (karena uzur, sakit, invalid) dia tetap bernilai tinggi dan harus dihargai. Satu lagi misalnya: kenang-kenangan dari orang yang mengasihi dan dikasihi kita. Namun baiklah kita sadar sebagian besar yang ada di dunia ini sekarang dinilai berdasar manfaatnya.

Pertanyaan sekarang: apakah manfaat Alkitab sesungguhnya?  Apakah kegunaan Alkitab? Banyak dan penting sekali. Yohanes mengatakan: agar kita percaya kepada Yesus Kristus adalah Anak Allah dan kita beroleh hidup kekal dalam namaNya. (Yoh 21:30). Penginjil Lukas mengatakan: kita tahu kebenaran. (Luk 1:1-4). Rasul Paulus mengatakan banyak, antara lain untuk mengajar, mengkoreksi kesalahan, memperbaiki kelakuan dan mendidik dalam kebenaran.Sehingga kita memiliki perlengkapan untuk berbuat baik. (2 Tim 3:16-17). Lantas bagi Saudara pribadi apa manfaat Alkitab? Sekali lagi: bagi Saudara pribadi apa sesungguhnya kegunaan Alkitab? Ingatlah kita hidup di jaman manfaat. Jika  tidak mengetahui manfaatnya maka kemungkinan Saudara tidak akan memandang Alkitab itu berharga.

Doa:

Ya Allah, terima kasih atas Alkitab yang Engkau anugerahkan kepada kami. Berbicaralah Engkau kepada kami melalui pembacaan dan permenungan kami saban hari. Sapalah dan sentuhlah kami. FirmanMu sungguh menghibur di kala duka, menguatkan di kala lemah, dan menegur di saat sesat serta mengingatkan di kala kami kuat dan jaya. FirmanMu sungguh menjadi pedoman dan sumber hidup kami selama-lamanya. Dalam Kristus. AMIN.

Pdt Daniel T.A. Harahap

Kembali ke halaman depan:

Share on Facebook

8 Responses to “Apakah Alkitab Bermanfaat?”

  1. Ninggor Pardede Says:

    Tulisan dan penjabaran yang sangat membumi (salah satu keunggulan amang DTA).
    Manfaat buat saya yang belum paham Alkitab, menjadikan Alkitab bahan cerita setiap malamnya dikeluarga saya.
    Semoga Roh Kudus menyuburkan dan membuahi hati kami.

  2. tanobato Says:

    Unang ma nian mamereng Bibel i songon buku na somal, alai hata ni Debata na dibagasanna i do na umbahen asing buku i sian na somal. Ansugari sude halak Batak (jala na Karisten) olo pamasukkon tona ni turpuk manogot on tu bagas rohana, tontu mansai uli parngoluan di bagasan tingki on. Apalagi ma molo dipangke las tarida di saluhut pambahenansa.

    Horas jala gabe! Taparinggas ma manjaha Bibel, pinungka ma sian keluargantabe.

  3. rumanap Says:

    Manfaat ni Alkitab i di au, pas do songon natarsurat di 2 Timoteus i, artina bermanfaat ma i molo jinaha. Jadi nga sai gumodang manfaat ni di hamu angka Pandita/parjamita ..ra.

  4. florasilaban Says:

    membaca Alkitab sangat banyak manfaatnya terutama untuk pertumbuhan iman, akan tetapi waktu yang saya gunakan untuk membaca alkitab+nyanyi maksimum 15 menit setiap hari,saya menyadari hal tsb sangat kurang apabila dibandingkan dengan waktu untuk menonton TV, maafkan saya Tuhan, semoga pada hari-hari yang akan datang saya dapat meluangkan waktu lebih banyak untuk membaca Alkitab.

  5. Nainggolan Prabu Says:

    Amen.

    Sungguh banyak manfaatnya bagi saya. Selain sebagai kompas dalam hidup dan kehidupan sehari-hari, Alkitab juga menjadi Buku Pelajaran karena sarat tentang ilmu Menejemen/Kepemimpinan/Organisasi, Sosial Kemasyarakatan, Hukum, Lingkungan Hidup.

    Saya terkesan dengan tahapan penciptaan Bumi dan segala isinya Oleh Allah. Apanya yg berkesan?. Saya disuguhkan ttg bagaimana merencanakan segala sesuatu dg baik, Indentifikasi masalah, Fungsi yg jelas, Skedul kerja yg rapi dan sangat Ketat, dan pekerjaan yg telah dilakukan harus dikontrol dan tuntas. Memang pada saat itu belum ada Manusia, maka Allah bekerja sendiri hinnga butuh 6 hari untuk menuntaskan penciptaan itu. Apakah 6 Hari waktu itu sama dengan enam hari Kelender HKBP sekarang, Alkitab tidak menjelaskannya.

    Saya juga sangat terkesan, saat Allah dari lereng Gunung Horeb memberi tugas yg pertama kepada Musa setelah melarikan diri dari Istana Raja Mesir. Tugas yg sangat berat yakni harus membawa orang Israel keluar dari perbudakan di Mesir. Musa sangat tidak “Pede”. Akan tetapi Allah meyakinkan Musa dgn terlebih dahulu melakukan “training” /simulasi gerakan dan perkataan apa yg harus ditunjukkan/diucapkan Musa kepada Raja Firaun. Akhirnya Musa menerima penugasan, dan dalam kisah selanjutnya Musa meninggalkan orang yg sangat disayanginya ; Zipora Isterinya dan 2 anaknya, demi kedinasan/tugas.

    Musa hendak meniru Allah, ingin bekerja sendiri mengurus Orang Israel yg “Jogal” itu, saat membawa “Umat kesayangan itu “keluar dari Mesir. Musa kecapean lalu Mertua Musa mengingatkan Musa agar memilih dan medidik beberapa dari Orang Israel untuk membantu Musa dalam Kepemimpinannya. Musa melaksanakan saran dari Mertuanya, Musa mulai melakukan pengkaderan. ( Menejemen Sumber Daya Manusia). Dan Josualah salah satu Kader itu, yg meneruskan misi /tugas Musa membawa Umat Allah sampai ke Negeri yg berlimpah Madu dan Susu itu.

    Banyak yg inspiratif dari Alkitab. Yang saya ingin sampaikan adalah ;Alkitab bukan hanya utk orang Kristen, melainkan utk semua umat manusia Ciptaan Allah. Saya merenung apabila para pemimpin negeri ini mau membaca, memahami Alkitab dan melakukan apa yang dipahaminya, saya yakin julukan “Gemah Ripah Loh Jinawi ” bagi Negeri ini bukan mitos tapi akan benar-benar terwujud. Tks Syaloom.

  6. Jansen Sinamo Says:

    Seluruh peradaban Barat, kata majalah Life bbrp tahun lalu, bisa ditemukan fundasinya pada dua kitab akbar: Alkitab warisan tradisi Judeo-Kristen dan Iliad warisan tradisi Yunani klasik.

    Dari seluruh warisan masa lampau, adalah kitab yang paling hebat, bukan kota, piramid, atau perkakas. Sementara piramid-piramid makin tenggelam dlm debu sejarah, tulisan sazamannya buah karya Musa tetap sesegar ribuan tahun lalu di hati para pemeluk agama warisan Musa.

    Tatkala artikel itu saya baca di awal thn 90an saya pun memutuskan untuk menjadi penulis.

    Jadi Alkitab itu, selain yg dikatakan ayat di atas:
    - Mengubah arah hidup individu/bangsa/peradaban
    - Paedagogos bagi orang/gereja Kristen

    NB: perlu seminar bolon lagi membahas soal ini Amang:-)

  7. Friska pardede Says:

    Saya yakin masih banyak jemaat seperti saya membaca Alkitab hanya hari Minggu saja di greja dan pada saat partamiangan weijk ketika baca Epistel yg biasanya secara responsoria dan ketika pendeta hendak berkotbah.
    Ketika baca Epistel itu ganti2an antara jemaat dan pendeta sering tdk karu2an alangkah baiknya kalau pendeta mengulangi lagi membaca sendiri, lebih baik rasanya.

    Ada kemajuan sejak tahun lalu buatku membaca isi alkitab yaitu saat mulai mengenal ruma ini, tiap hari harus membaca renungan hariannya , walaupun akhir2 ini krn kesibukan sempatnya pada malam hari.
    Seperti kommennya ito Pardede diatas akupun menjadi sangat mengerti,setelah membaca uraian amang pendeta, krn memakai bahasa yg sangat sederhana, dan dimana pun aku berada ketika ketemu dgn sesama bangsoku yg seiman ,isinya ruma ini sering kubicarakan

  8. Pdt. Sing Han Says:

    Bila sesuatu benda yang diciptakan memiliki fungsi ganda dan mutakhir sekalipun, apabila tdk difungsikan, maka tidak akan ada manfaatnya. Mobil mewah super canggih keluaran terbaru sekalipun, bila tidak dipakai maka akan menjadi besi tua dan berkarat.

    Bagaimana dengan Alkitab?? Terus terang saja bila alkitab yg kita miliki itu tidak dipergunakan, tdk dibaca, tdk dipahami apalagi tdk dipercayai sebagai firman Allah, maka itu tdk akan bermanfaat bagi orgnya.

    Alkitab bukanlah barang magic, yg kalo diletakkan saja menjadi berkuasa dan menghasilkan energi, tdk! Alkitab, bila hy diletakkan dan disimpan di lemari, tanpa difungsikan, tdk akan berkuasa menjaga rumah dan penghuni rumah itu. Tetapi, Alkitab akan berfungsi ganda, bila dipergunakan sesuai dgn fungsi sesungguhnya dr alkitab itu, serta dipercayai sebagai firman Allah. Sebab, kuasa Alkitab itu ada pd Allah sendiri, bukan pada buku itu.

    Apakah Alkitab bermanfaat? Ya, bagi yg memanfaatkannya. Tdk, bagi yg tidak memanfaatkannya.

    Apa saja manfaat Alkitab itu?
    Ingin tahu mari kita cari bersama dengan membaca dan mempercayai yg kita baca yg ada dalam alkitab itu.
    Tentu banyak sekali manfaatnya. Salah satu sdh dikatakan oleh amang Pdt. DTA.

    Horas…

Leave a Reply