Undangan Kerja Sukarela dan Pengabdian

October 21, 2009
By

Almanak Rabu 21 Oktober 2009:

Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah, dan jangan karena mau mencari keuntungan, tetapi dengan pengabdian diri (1 Petrus 5:2)

Sebagian ( sebagian besar?) pekerjaan mungkin kita lakukan demi uang. Kita melakukan pekerjaan itu karena mengharapkan ada upah, gaji atau honor yang menyertainya. Semakin besar imbalannya semakin semangat pula kita melakukannya. Sebaliknya semakin besar gaji semakin besar pula tuntutan tanggungjawabnya. Hal itu kita anggap manusiawi dan wajar.

Namun dalam kehidupan sehari-hari ada dan banyak juga pekerjaan yang kita lakukan tanpa motif uang. Tugas dan tanggungjawab kita sebagai orangtua kita lakukan ikhlas dengan semangat tanpa parmih apapun. Pekerjaan-pekerjaan sosial kerap kita lakukan juga  tanpa mengharapkan imbalan.

Hari ini kita diingatkan tentang tugas dari Tuhan yang juga harus kita kerjakan dengan baik, yaitu: penggembalaan dan pelayanan gereja. Tuhan memanggil kita semua menjadi gembala dan pelayan. Namun Tuhan menyuruh kita melakukannya  jangan secara asal-asalan, tetapi dengan sukarela, semangat dan sungguh-sungguh. Jangan karena tidak ada upahnya secara material maka pekerjaan penggembalaan dan pelayanan gereja itu kita lakukan sekadarnya atau asal-asalan saja. Atau dengan perasaan terpaksa (sebab itu selalu disertai sungut-sungut dan keluhan). Juga bukan dengan motif keuntungan diri sendiri tetapi pengabdian penuh.

Doa:

Ya Allah, Engkau memanggil kami menjadi gembala dan pelayan bagi sesama kami. Ajarlah kami melakukan tugas penggembalaan dan pelayanan kami sebaik-baiknya, dengan semangat dan gembira, penuh pengadian. Lengkapilah kami dengan RohMu yang kudus. Biarlah semakin hari pekerjaan kami semakin baik dan murni dan mulialah Tuhan melalui penggembalaan dan pelayanan kami. Berkati juga pekerjaan-pekerjaan yang kami lakukan dengan imbalan. Biarlah juga kami melakukannya dengan sungguh-sungguh juga untuk kemuliaan Tuhan. Demi Kristus. AMIN.

Pdt Daniel T.A. Harahap

Kembali ke halaman depan

Share on Facebook

6 Responses to Undangan Kerja Sukarela dan Pengabdian

  1. Jansen Sinamo on October 21, 2009 at 8:16 am

    Jadi ingat poda ni dainang pangintubu: Ndang tagamon marutang Debata tu hita. Berkat Tuhan itu terlalu dahsyat, tak tertimbang. Bekerja untuk Tuhan (disadari n diniatkan untuk Tuhan) itulah kehendak-Nya. Sisanya, sesudahnya, akibatnya: terserah Tuhan. Puji Tuhan.

  2. tanobato on October 21, 2009 at 8:29 am

    Sai anggiat ma lam martamba angka dongan na mangula marhite songon pinangido ni turpuk di bagasan manogot on. Di hauma, di ula-ula, nang di panghobasion di huria.

    Horas jala gabe! Beta tapadalan sihobasanta mardongan roha na sintong be.

  3. Nainggolan Prabu on October 21, 2009 at 9:11 am

    @”Namun dalam kehidupan sehari-hari ada dan banyak juga pekerjaan yang kita lakukan tanpa motif uang”.

    Satu diantaranya seperti pihak Boru diulaon ni Hula-Hula. Sering saya perhatikan para Hela (Boru) sangat sekarela dalam menghobasi seluruh pekerjaan saat Hula-Hulanya marulaon. Bahkan tidak hanya tenaga, termasuk juga biaya, boru selalu lebih banyak menyumbang ( selalu berusaha untuk memberi lebih banyak kepada Hula-Hula).

    Apa yang kita lakukan untuk Hula-Hula kita itu sangat bagus, namun bukankah akan lebih bagus lagi, jika kita melakukan hal yang serupa kepada para Gembala yang menggembalakan domba Allah itu?. Syalom

  4. Agus Karta Parulian Panggabean on October 21, 2009 at 11:35 am

    Sadari on garejanta dipaingot hata Tuhan i marhite surat ni Apostel Petrus, asa unang mangida hepengna angka pangula na naeng mangula di bagas joro ni Tuhan i.

  5. JP Manalu on October 21, 2009 at 11:36 am

    Terima kasih atas renungan hari ini amang, ijin amang mau saya print, baca dan bagikan kepada rekan-rekan parhalado di gereja tempat kami beribadah amang. Karena dalam beberapa diskusi dengan rekan-rekan, kadang-kadang, ketika diskusi diarahkan pada “tanggungjawab” pelayanan, saya pernah dengar jawaban dari seorang peserta diskusi : “Dengan meluangkan waktu untuk sermon dan maragenda sajapun kita sudah baik, kita kan tidak dapat balanjo dari sini”. Semoga dengan membaca renungan ini kami semakin dikuatkan.
    Horas.

  6. Friska pardede on October 21, 2009 at 7:54 pm

    Harapan saya semakin banyak orang tua mengkursuskan orgen anak2nya sejak kecil dan setelah pandai anak2 itu diharapkan menjadi pemain orgen yg baik sekaligus melayani tanpa pamrih, syaratnya hanyalah agar lagu yg akan dimainkan di dapat paling tidak 2 hari sebelumnya ( maaf kalau ada yg bosan membaca kommenku ini)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*