<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Allah Hidup atau Patung Mati?</title>
	<atom:link href="http://rumametmet.com/2009/10/01/allah-hidup-atau-patung-mati/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rumametmet.com/2009/10/01/allah-hidup-atau-patung-mati/</link>
	<description>Pdt Daniel Taruli Asi Harahap</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Feb 2012 04:25:09 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.4</generator>
	<item>
		<title>By: tidaru</title>
		<link>http://rumametmet.com/2009/10/01/allah-hidup-atau-patung-mati/comment-page-1/#comment-16974</link>
		<dc:creator>tidaru</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Dec 2009 12:05:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rumametmet.com/?p=2382#comment-16974</guid>
		<description>Pak Pendeta, apa perbedaan antara orang beragama Kristen dengan Orang yang Kristen. Saya pernah baca buku, katanya begini:
&quot;Orang yang Kristen adalah orang yang bekerja melakukan ajaran Kristus, tetapi orang beragama Kristen adalah orang yang hanya berbicara tentang kekristenan namun tidak tercermin kehidupannya sebagai orang yang Kristen&quot;. Henry Ward Becker menjelaskan tentang orang yang Kristen adalah mereka yang memberi makan kepada orang yang lapar, memberi pakaian kepada yang telanjang, melawat dan memberi penghiburan kepada yang sakit dan berduka, mereka mencari yang hilang. Sedangkan orang yang beragama Kristen adalh orang yang hanya suka berdalih, berbicara omong kosong, tidak peduli terhadap orang lain, dlsbg. Seperti apa yang dikatakan Yesus dalam Mat 7:20 &quot;Oleh buah-buahnya, kamu akan mengenal Dia&quot;. GBU.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Pendeta, apa perbedaan antara orang beragama Kristen dengan Orang yang Kristen. Saya pernah baca buku, katanya begini:<br />
&#8220;Orang yang Kristen adalah orang yang bekerja melakukan ajaran Kristus, tetapi orang beragama Kristen adalah orang yang hanya berbicara tentang kekristenan namun tidak tercermin kehidupannya sebagai orang yang Kristen&#8221;. Henry Ward Becker menjelaskan tentang orang yang Kristen adalah mereka yang memberi makan kepada orang yang lapar, memberi pakaian kepada yang telanjang, melawat dan memberi penghiburan kepada yang sakit dan berduka, mereka mencari yang hilang. Sedangkan orang yang beragama Kristen adalh orang yang hanya suka berdalih, berbicara omong kosong, tidak peduli terhadap orang lain, dlsbg. Seperti apa yang dikatakan Yesus dalam Mat 7:20 &#8220;Oleh buah-buahnya, kamu akan mengenal Dia&#8221;. GBU.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nainggolan Prabu</title>
		<link>http://rumametmet.com/2009/10/01/allah-hidup-atau-patung-mati/comment-page-1/#comment-14677</link>
		<dc:creator>Nainggolan Prabu</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2009 07:31:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rumametmet.com/?p=2382#comment-14677</guid>
		<description>Padan narobi memang penuh pemujaan berhala.
@1. ...Pada kondisi-kondisi sulit pengalaman Israel ini acap terulang lagi.

Saya jadi ingat sensasinya Batu ni si Ponari dari Jombang. Mudah2an tidak ada  jemaat HKBP yang ikut2an bawa embernya yg berisi air  kesana.

@ 5... Kita bersyukur sebab Allah mau memikul, menanggung dan &quot;menggendong&quot; serta menyelamatkan kita terus. 

Saya jadi ingat syair lagu yg pernah populer&quot; Tak gendong ke mana-mana&quot;. Namun yg saya pahami kalau yg dalam syair lagu itu, kayaknya hanya menggendong aja,  keselamatan  yg digendong tidak dijamin. 

Tuhan terimakasih, sekalipun aku pardosa, Tuhan selalu menggendong dan menyelamatkan aku. Ampunilah dosaku.Amen</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Padan narobi memang penuh pemujaan berhala.<br />
@1. &#8230;Pada kondisi-kondisi sulit pengalaman Israel ini acap terulang lagi.</p>
<p>Saya jadi ingat sensasinya Batu ni si Ponari dari Jombang. Mudah2an tidak ada  jemaat HKBP yang ikut2an bawa embernya yg berisi air  kesana.</p>
<p>@ 5&#8230; Kita bersyukur sebab Allah mau memikul, menanggung dan &#8220;menggendong&#8221; serta menyelamatkan kita terus. </p>
<p>Saya jadi ingat syair lagu yg pernah populer&#8221; Tak gendong ke mana-mana&#8221;. Namun yg saya pahami kalau yg dalam syair lagu itu, kayaknya hanya menggendong aja,  keselamatan  yg digendong tidak dijamin. </p>
<p>Tuhan terimakasih, sekalipun aku pardosa, Tuhan selalu menggendong dan menyelamatkan aku. Ampunilah dosaku.Amen</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: manna</title>
		<link>http://rumametmet.com/2009/10/01/allah-hidup-atau-patung-mati/comment-page-1/#comment-14675</link>
		<dc:creator>manna</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2009 06:13:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rumametmet.com/?p=2382#comment-14675</guid>
		<description>Terima kasih utk kejelasan kontekstual perikop ini.  Walau hal ini terjadi pada waktu kala itu, namun ternyata sampai saat ini masih sangat relevan utk kita/saya.  Menyembah berhala yang terjadi sekarang sering tidak disadari.  Misalnya mengaku Kristen  tanpa disertai perilaku pengikut Kristus.  Kristus Yesus belum menjadi acuan pertama dalam kehidupan.  Bukankah itu juga menyembah hala/ilah lain?  Pengalaman menunjukkan sering membuat keputusan yang dilandaskan dasar Kristus sangat tidak nyaman, tidak favorit, malah mungkin terasa rugi.  Kekuatan dan iman bahwa Yesus menggendong, mendukung layaknya juga  ada ketika ternyata terjadi suatu ketidaknyamanan seorang pengikut Kristus.  Perkembangan sistem informasi, teknologi, dan juga ilmu utamanya biogenetik memang bukan suatu alasan meninggalkan KEKUATAN, DUKUNGAN, GENDONGAN, PIKULAN, dan PENYELAMATAN DIA.  Justu semua kemajuan dan perkembangan itu merupakan alat yang makin meneguhkan.  Karena pada hakekatnya di dalam perkembangan, di dalam kemajuan itulah Allah berdiam.  Alert dan awareness.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih utk kejelasan kontekstual perikop ini.  Walau hal ini terjadi pada waktu kala itu, namun ternyata sampai saat ini masih sangat relevan utk kita/saya.  Menyembah berhala yang terjadi sekarang sering tidak disadari.  Misalnya mengaku Kristen  tanpa disertai perilaku pengikut Kristus.  Kristus Yesus belum menjadi acuan pertama dalam kehidupan.  Bukankah itu juga menyembah hala/ilah lain?  Pengalaman menunjukkan sering membuat keputusan yang dilandaskan dasar Kristus sangat tidak nyaman, tidak favorit, malah mungkin terasa rugi.  Kekuatan dan iman bahwa Yesus menggendong, mendukung layaknya juga  ada ketika ternyata terjadi suatu ketidaknyamanan seorang pengikut Kristus.  Perkembangan sistem informasi, teknologi, dan juga ilmu utamanya biogenetik memang bukan suatu alasan meninggalkan KEKUATAN, DUKUNGAN, GENDONGAN, PIKULAN, dan PENYELAMATAN DIA.  Justu semua kemajuan dan perkembangan itu merupakan alat yang makin meneguhkan.  Karena pada hakekatnya di dalam perkembangan, di dalam kemajuan itulah Allah berdiam.  Alert dan awareness.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Kimron Manik</title>
		<link>http://rumametmet.com/2009/10/01/allah-hidup-atau-patung-mati/comment-page-1/#comment-14674</link>
		<dc:creator>Kimron Manik</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2009 05:51:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rumametmet.com/?p=2382#comment-14674</guid>
		<description>Ternyata kita diingatkan kembali bahwa Tuhan adalah satu-satunya tempat kita bergantung, tempat kita mohon kekuatan. banyak orang yang mendewakan harta dan kekuasaan dan memperolehnya tanpa proses yang benar dan pada saat diraihnya semua harta dan kekuasaan tersebut bermunculan lah petaka dan masalah sepanjang akhir hidupnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ternyata kita diingatkan kembali bahwa Tuhan adalah satu-satunya tempat kita bergantung, tempat kita mohon kekuatan. banyak orang yang mendewakan harta dan kekuasaan dan memperolehnya tanpa proses yang benar dan pada saat diraihnya semua harta dan kekuasaan tersebut bermunculan lah petaka dan masalah sepanjang akhir hidupnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: KIMSENG MANURUNG</title>
		<link>http://rumametmet.com/2009/10/01/allah-hidup-atau-patung-mati/comment-page-1/#comment-14671</link>
		<dc:creator>KIMSENG MANURUNG</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2009 05:24:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rumametmet.com/?p=2382#comment-14671</guid>
		<description>Syalom...! Sunggu sangat indah renungan hari ini, membuat mata iman saya terbuka akan kasih karunia Allah dalam hidup ini. Mauliate amang DTA, Tuhan memberkati.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Syalom&#8230;! Sunggu sangat indah renungan hari ini, membuat mata iman saya terbuka akan kasih karunia Allah dalam hidup ini. Mauliate amang DTA, Tuhan memberkati.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

