<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Garam Hambar?</title>
	<atom:link href="http://rumametmet.com/2009/08/29/garam-hambar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rumametmet.com/2009/08/29/garam-hambar/</link>
	<description>Pdt Daniel Taruli Asi Harahap</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 May 2012 09:27:24 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.4</generator>
	<item>
		<title>By: kenzo bgr</title>
		<link>http://rumametmet.com/2009/08/29/garam-hambar/comment-page-1/#comment-13747</link>
		<dc:creator>kenzo bgr</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Aug 2009 18:41:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rumametmet.com/?p=2349#comment-13747</guid>
		<description>syalom amang, terimakasih atas pencerahan diatas magna garam dalm tubuh harus mendara daging dalam kehidupan. gbu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>syalom amang, terimakasih atas pencerahan diatas magna garam dalm tubuh harus mendara daging dalam kehidupan. gbu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Friska pardede</title>
		<link>http://rumametmet.com/2009/08/29/garam-hambar/comment-page-1/#comment-13741</link>
		<dc:creator>Friska pardede</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Aug 2009 07:02:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rumametmet.com/?p=2349#comment-13741</guid>
		<description>Baru hari ini saya berani menelepon ibunda dari sahabat karib putri pertamaku dimana suami terkasihnya dipanggil pulang kerumah Bapak disorga Senin yl ketika mrk berdua mau beli tiket pasawat akan menghadiri wisuda putri pertamanya hari Kamis, suami istri (asal Jawa) ini adalah dosen disalah satu PTN di Sumatera, ketika sudah duduk di mobil tiba2 bapak ini merasa  ada tertinggal dirumah dan disaat kembali kermh itulah istrinya mendengar ada yg jatuh dan ketika dia  melihat apa yg terjadi ternyata suaminyalah yg jatuh dan langsung  meninggal.

Diusianya yang 50 thn bapak ini menorehkan kesedihan buat putrinya krn tinggal 3 hr lagi putrinya mempersembahkan tempat VIP buat kedua org tuanya krn dia lulusan terbaik di kampusnya dan langsung direkomondasikan Profesor pembingbingnya melanjutkan S2nya di Belanda. Gadis ini adalah teman akrab boruku dan bila ia menginap dirumah kami pasti dia senang bergreja di HKBP kami katanya dia  sangat menikmati tata ibadahnya tdk seperti tempat ibadah yg dia sering kunjungi di Depok dan rencananya hari ini orang tuanya mau berkenalan dgn kaluarga kami dan akan bersama2 besok kegreja kami krn sahabatnya (boruku main orgen) .Jadi barusan saya baru berani meneleponnya sekaligus menanyakan kenapa ia tidak mendampingi putrinya saat wisuda Kamis kemarin dia bilang dia tidak sanggup tanpa kehadiran suaminya dan saya tdk lagi berani berkomentar hanya saya katakan kapan2 kita bisa berkenalan langsung walaupun hari ini tidak jadi dan jadilah kami bertangisan, akhirnya dgn dorongan boruku dan para profesor yg memang sudah bersahabat dengannya inilah makanya dia akhirnya mau diwisuda dgn didampingi omnya, ah.....hidup sunguh suatu misteri.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Baru hari ini saya berani menelepon ibunda dari sahabat karib putri pertamaku dimana suami terkasihnya dipanggil pulang kerumah Bapak disorga Senin yl ketika mrk berdua mau beli tiket pasawat akan menghadiri wisuda putri pertamanya hari Kamis, suami istri (asal Jawa) ini adalah dosen disalah satu PTN di Sumatera, ketika sudah duduk di mobil tiba2 bapak ini merasa  ada tertinggal dirumah dan disaat kembali kermh itulah istrinya mendengar ada yg jatuh dan ketika dia  melihat apa yg terjadi ternyata suaminyalah yg jatuh dan langsung  meninggal.</p>
<p>Diusianya yang 50 thn bapak ini menorehkan kesedihan buat putrinya krn tinggal 3 hr lagi putrinya mempersembahkan tempat VIP buat kedua org tuanya krn dia lulusan terbaik di kampusnya dan langsung direkomondasikan Profesor pembingbingnya melanjutkan S2nya di Belanda. Gadis ini adalah teman akrab boruku dan bila ia menginap dirumah kami pasti dia senang bergreja di HKBP kami katanya dia  sangat menikmati tata ibadahnya tdk seperti tempat ibadah yg dia sering kunjungi di Depok dan rencananya hari ini orang tuanya mau berkenalan dgn kaluarga kami dan akan bersama2 besok kegreja kami krn sahabatnya (boruku main orgen) .Jadi barusan saya baru berani meneleponnya sekaligus menanyakan kenapa ia tidak mendampingi putrinya saat wisuda Kamis kemarin dia bilang dia tidak sanggup tanpa kehadiran suaminya dan saya tdk lagi berani berkomentar hanya saya katakan kapan2 kita bisa berkenalan langsung walaupun hari ini tidak jadi dan jadilah kami bertangisan, akhirnya dgn dorongan boruku dan para profesor yg memang sudah bersahabat dengannya inilah makanya dia akhirnya mau diwisuda dgn didampingi omnya, ah&#8230;..hidup sunguh suatu misteri.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Slamet Nainggolan</title>
		<link>http://rumametmet.com/2009/08/29/garam-hambar/comment-page-1/#comment-13738</link>
		<dc:creator>Slamet Nainggolan</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Aug 2009 05:50:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rumametmet.com/?p=2349#comment-13738</guid>
		<description>Maaf.
Untuk rubrik.
Kepada siapakah kita harus membayar pajak?
Apakah dengan tidak memiliki NPWP (Gaji &gt; Rp. 1.000.000) kita dapat di sebut Garam dan Terang Dunia?
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Maaf.<br />
Untuk rubrik.<br />
Kepada siapakah kita harus membayar pajak?<br />
Apakah dengan tidak memiliki NPWP (Gaji &gt; Rp. 1.000.000) kita dapat di sebut Garam dan Terang Dunia?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Slamet Nainggolan</title>
		<link>http://rumametmet.com/2009/08/29/garam-hambar/comment-page-1/#comment-13737</link>
		<dc:creator>Slamet Nainggolan</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Aug 2009 05:47:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rumametmet.com/?p=2349#comment-13737</guid>
		<description>Nats yang disampaikan oleh Bp. Pendeta Harahap pada hari ini adalah Nats yang sudah sangat sering kita dengar di kumandangkan di setiap kebaktian (gereja maupun perkumpulan).
Tetapi banyak (yang mengaku pengikut Kristus, yang sering kebaktian) yang begitu pesimis terhadap Firman Allah tersebut. 
Ada yang mengatakan &quot;Unang ma niat holan hata&quot; dan ada yang menjawab &quot;Asa unang holan hata, bah .. hita ulahon ma&quot;.

Tetapi sangat disayangkan, justru yang mengatakan dan mengumbandangkan &quot;&lt;b&gt;hita ulahon ma&lt;/b&gt;&quot; yang justru tidak mampu secara dominan menunjukkan apa arti dari Garam dan Terang dunia tersebut.
Sebagaimana yang pernah juga saya sampaikan, banyak para pengembala (mengakunya dan secara organisasinya) ketika ber-sermon (sebelum dan sesudah) tidak mengindahkan kebersihan udara sekitar (marsigaret), berbicara lantang dan terkadang memukul meja terhadap pedeta maupun sesama rekan. Bagaimana mungkin hal tersebut dapat menjadi Contoh dari umat/ jemaat? Tetapi, marilah kita saring memberikan nasihat sesuai dengan Firman Tuhan dan saling mendoakan untuk dapat menjadi Garam dan Terang Dunia yang sesungguhnya.
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Nats yang disampaikan oleh Bp. Pendeta Harahap pada hari ini adalah Nats yang sudah sangat sering kita dengar di kumandangkan di setiap kebaktian (gereja maupun perkumpulan).<br />
Tetapi banyak (yang mengaku pengikut Kristus, yang sering kebaktian) yang begitu pesimis terhadap Firman Allah tersebut.<br />
Ada yang mengatakan &#8220;Unang ma niat holan hata&#8221; dan ada yang menjawab &#8220;Asa unang holan hata, bah .. hita ulahon ma&#8221;.</p>
<p>Tetapi sangat disayangkan, justru yang mengatakan dan mengumbandangkan &#8220;<b>hita ulahon ma</b>&#8221; yang justru tidak mampu secara dominan menunjukkan apa arti dari Garam dan Terang dunia tersebut.<br />
Sebagaimana yang pernah juga saya sampaikan, banyak para pengembala (mengakunya dan secara organisasinya) ketika ber-sermon (sebelum dan sesudah) tidak mengindahkan kebersihan udara sekitar (marsigaret), berbicara lantang dan terkadang memukul meja terhadap pedeta maupun sesama rekan. Bagaimana mungkin hal tersebut dapat menjadi Contoh dari umat/ jemaat? Tetapi, marilah kita saring memberikan nasihat sesuai dengan Firman Tuhan dan saling mendoakan untuk dapat menjadi Garam dan Terang Dunia yang sesungguhnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Slamet Nainggolan</title>
		<link>http://rumametmet.com/2009/08/29/garam-hambar/comment-page-1/#comment-13736</link>
		<dc:creator>Slamet Nainggolan</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Aug 2009 05:37:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rumametmet.com/?p=2349#comment-13736</guid>
		<description>Menurut saya, Nats di atas dapat di rangkum menjadi 4 tujuan :
1. Agar dunia menikmati beradaan kita.
2. Agar dunia mengenal Kristus.
3. Agar dunia merasakan kasih Kristus.
4. Agar dunia memuliakan nama Tuhan.
AMIN</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut saya, Nats di atas dapat di rangkum menjadi 4 tujuan :<br />
1. Agar dunia menikmati beradaan kita.<br />
2. Agar dunia mengenal Kristus.<br />
3. Agar dunia merasakan kasih Kristus.<br />
4. Agar dunia memuliakan nama Tuhan.<br />
AMIN</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

