<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Kerukunan Sejati</title>
	<atom:link href="http://rumametmet.com/2009/08/23/kerukunan-sejati/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rumametmet.com/2009/08/23/kerukunan-sejati/</link>
	<description>Pdt Daniel Taruli Asi Harahap</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 May 2012 09:27:24 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.4</generator>
	<item>
		<title>By: Ruas-Bandung</title>
		<link>http://rumametmet.com/2009/08/23/kerukunan-sejati/comment-page-1/#comment-13622</link>
		<dc:creator>Ruas-Bandung</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Aug 2009 01:36:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rumametmet.com/?p=2336#comment-13622</guid>
		<description>konflikkan menghasilkan  kerukunan apabila kedua pihak yang berkonflik mau duduk sama sama dan sama sama merendahkan hati untuk mencari solusi yang baik.

Kemarin, minggu 23/8, khotbh amang Sekjen Pdt. Ramlan di HKBP Bandung Riau (kunjungan pertama kantor pusat setelah konflik) juga menekankan kerukunan dan beliau menghotbahkan bahwa kerukunan itu harus tercipta dahulu didalam rumahtangga sendiri.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>konflikkan menghasilkan  kerukunan apabila kedua pihak yang berkonflik mau duduk sama sama dan sama sama merendahkan hati untuk mencari solusi yang baik.</p>
<p>Kemarin, minggu 23/8, khotbh amang Sekjen Pdt. Ramlan di HKBP Bandung Riau (kunjungan pertama kantor pusat setelah konflik) juga menekankan kerukunan dan beliau menghotbahkan bahwa kerukunan itu harus tercipta dahulu didalam rumahtangga sendiri.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: roulina sianturi</title>
		<link>http://rumametmet.com/2009/08/23/kerukunan-sejati/comment-page-1/#comment-13586</link>
		<dc:creator>roulina sianturi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Aug 2009 05:43:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rumametmet.com/?p=2336#comment-13586</guid>
		<description>maka sih amang utk artikelnya. salah satu  masalah bangsa kt ttg kerukunan  adalah disintegrasi masing-masing merasa ada dalam kelompok yg benar, belum memiliki sikap yang integral. bisa saja hanya dalam kelompoknya ia menerapkan kebaikan , ttp dlm kelompok yg lain tidak, atau memandang kelompok yg lain lebih rendah, shg muncul kesombongan, bukankah akar perselisihan dimulai dr adanya kepentingan diri sendiri atau kelompok, kesombongan/tinggi ati,dll. mari berpikir universal , sehingga kebaikan kita dalam menjaga kerukunan adalah utk semua orang. namun klu ada org yg tdk bs mengusahakan kerukunan atau kedamaian, sebaliknya senang menebar konflik, perlu di cek tingkat pengenalannya secara benar akan Tuhan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>maka sih amang utk artikelnya. salah satu  masalah bangsa kt ttg kerukunan  adalah disintegrasi masing-masing merasa ada dalam kelompok yg benar, belum memiliki sikap yang integral. bisa saja hanya dalam kelompoknya ia menerapkan kebaikan , ttp dlm kelompok yg lain tidak, atau memandang kelompok yg lain lebih rendah, shg muncul kesombongan, bukankah akar perselisihan dimulai dr adanya kepentingan diri sendiri atau kelompok, kesombongan/tinggi ati,dll. mari berpikir universal , sehingga kebaikan kita dalam menjaga kerukunan adalah utk semua orang. namun klu ada org yg tdk bs mengusahakan kerukunan atau kedamaian, sebaliknya senang menebar konflik, perlu di cek tingkat pengenalannya secara benar akan Tuhan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ramli midian sihombing</title>
		<link>http://rumametmet.com/2009/08/23/kerukunan-sejati/comment-page-1/#comment-13572</link>
		<dc:creator>ramli midian sihombing</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2009 07:26:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rumametmet.com/?p=2336#comment-13572</guid>
		<description>Mauliate amang di bahan sermon tu minggu on, santabi amang kutipan na di butir 3  ima Roma 12 : 8, hurang do sada angka na ingkon Roma 12 : 18 do. Horas.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mauliate amang di bahan sermon tu minggu on, santabi amang kutipan na di butir 3  ima Roma 12 : 8, hurang do sada angka na ingkon Roma 12 : 18 do. Horas.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Slamet Nainggolan</title>
		<link>http://rumametmet.com/2009/08/23/kerukunan-sejati/comment-page-1/#comment-13570</link>
		<dc:creator>Slamet Nainggolan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2009 06:03:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rumametmet.com/?p=2336#comment-13570</guid>
		<description>Sebenarnya kunci utama dari kerukunan antara Manusia dengan ALLAH (Vertical) dan Manusia dengan Manusia (Horizontal) telah disampaikan oleh Tuhan Kita YESUS Kristus, sebagaimana yang tertulis di dalam :

&lt;b&gt;Mrk. 12:30&lt;/b&gt; Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.
&lt;b&gt;Mrk. 12:31&lt;/b&gt; Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.&quot;
Dan demikian juga sebagaimana yang tertulis di :
&lt;b&gt;Yoh. 15:17 &lt;/b&gt;Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain.&quot;
Dan hal tersebutlah yang sangat sulit dilakukan banyak &quot;umat&quot; yang mengaku &quot;Kristen&quot; mulai dari Jemaat, Penatua maupun Pendeta. 
Contoh dekat : 
Setelah selesai pelaksanaan sermon pembahasan Firman Tuhan sering terjadi adu urat diakibatkan ketidak syncronize-nya pendapat, ketidak sabaran akan pelaksanaan proses yang sedang berjalan sehingga para penatua pun sering menjadi terpecah (pro, tidak pro dan netral) terhadap keputusan yang ada di Majelis Gereja, Resort, Distrik dan Pusat.
Tetapi, hendaklah kiranya Firman TUHAN yang akan dibawakan pada kebaktian Minggu ini di segenap Gereja di Bawah naungan HKBP dapat benar-benar tertanam dan terukir di hati Jemaat, Penatua maupun Pendeta.
Kiranya TUHAN Sebagai Sumber Kekuatan Mendengarkan Harapan dan Doa Kita
AMIN</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebenarnya kunci utama dari kerukunan antara Manusia dengan ALLAH (Vertical) dan Manusia dengan Manusia (Horizontal) telah disampaikan oleh Tuhan Kita YESUS Kristus, sebagaimana yang tertulis di dalam :</p>
<p><b>Mrk. 12:30</b> Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.<br />
<b>Mrk. 12:31</b> Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.&#8221;<br />
Dan demikian juga sebagaimana yang tertulis di :<br />
<b>Yoh. 15:17 </b>Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain.&#8221;<br />
Dan hal tersebutlah yang sangat sulit dilakukan banyak &#8220;umat&#8221; yang mengaku &#8220;Kristen&#8221; mulai dari Jemaat, Penatua maupun Pendeta.<br />
Contoh dekat :<br />
Setelah selesai pelaksanaan sermon pembahasan Firman Tuhan sering terjadi adu urat diakibatkan ketidak syncronize-nya pendapat, ketidak sabaran akan pelaksanaan proses yang sedang berjalan sehingga para penatua pun sering menjadi terpecah (pro, tidak pro dan netral) terhadap keputusan yang ada di Majelis Gereja, Resort, Distrik dan Pusat.<br />
Tetapi, hendaklah kiranya Firman TUHAN yang akan dibawakan pada kebaktian Minggu ini di segenap Gereja di Bawah naungan HKBP dapat benar-benar tertanam dan terukir di hati Jemaat, Penatua maupun Pendeta.<br />
Kiranya TUHAN Sebagai Sumber Kekuatan Mendengarkan Harapan dan Doa Kita<br />
AMIN</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: M Donal Panjaitan</title>
		<link>http://rumametmet.com/2009/08/23/kerukunan-sejati/comment-page-1/#comment-13568</link>
		<dc:creator>M Donal Panjaitan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2009 04:47:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rumametmet.com/?p=2336#comment-13568</guid>
		<description>artikel yang begitu membangun.

terimakasih!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>artikel yang begitu membangun.</p>
<p>terimakasih!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

