Ingin Bahagia? Takutlah Kepada Tuhan!
Almanak Kamis 30 Juli 2009:
Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkanNya! Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu! (Mazmur 128:1b-2)
Dimanakah sumber kebahagiaan? Bagaimanakah agar hidup bahagia? Sang pemazmur mengatakan: takutlah kepada Tuhan. Yesus mengatakan: dengarkanlah firman Tuhan (Luk 11:28), hiduplah dalam kesucian, kerendahan, kelemahlembutan, kemurahan dan kedamaian (Matius 5, kotbah di bukit). Rasul Paulus menuliskan: senantiasalah dalam Tuhan (Filipi 4:4).
Secara singkat hendak dikatakan kepada kita bahwa Tuhanlah sumber kebahagiaan. Jika ingin hidup bahagia hiduplah di jalan yang ditunjukkanNya, patuhilah hukum-hukumNya, laksanakan pesan-pesanNya, hiduplah dalam kasih dan kebenaranNya. Di luar Tuhan tidak ada kebahagiaan. Percayalah tak ada orang jahat yang bahagia! Saudara tidak akan pernah bahagia dengan menyimpang dan meninggalkan firman Tuhan.
Sebab itu marilah kita baharui kembali ketaatan kita kepada Tuhan agar kita hidup penuh sukacita dan bahagia. Mari kita luruskan tingkah dan langkah kita sesuai dengan hukum Tuhan. Mari kita bekerja keras dengan baik dan benar. Sang pemazmur mengatakan semua itu membuat kita bahagia dan hidup penuh kebajikan.
Doa:
Ya Allah, berkatilah kami. Teguhkanlah hati kami melakukan yang baik dan benar. Kuatkan kami menempuh jalan hukum dan keadilan. Engkaulah sumber kebahagiaan dan kehidupan kami. Biarlah kami tetap di dalam Tuhan selama-lamanya. AMIN.
Pdt Daniel T.A. Harahap
Share on Facebook
July 30th, 2009 at 8:10 am
terima kasih amang DTA, firman hari ini sungguh mengingatkan saya agar tetap di dalam jalan Tuhan, sungguh suatu hal yang sangat berat tetapi harus dilakukan, mengingat fakta-fakta yang saya hadapi dalam dunia nyata, seringkali membuat saya “lupa”, but, Thank’s GOD for HIS forgivenes, DIA Allah dan Bapaku yang sangat baik, amin. may God always bless our nation.
July 30th, 2009 at 8:11 am
Kuberbahagia yakin teguh, Yesus abadi kepunyaanku
July 30th, 2009 at 8:23 am
amen… teduh sekali renungan hari ini, semoga menjadi berkat dan terang buat kita semua, gbu all
horas7x
July 30th, 2009 at 8:52 am
Hanya didalam Engkau ada Sukacita yang tak berkesudahan..selalu baru setiap hari..
July 30th, 2009 at 9:35 am
Memang berbahagia adalah Kabar Baik menurut sabda-Nya pagi ini. Tetapi masalahnya adalah bagaimana cara agar kita berbahagia (baca:diberkati)? Menurut Mazmur 128:1b-2, TUHAN akan memberkati kita melalui kerja keras kita. Menurut Pdt Nelson Siregar, tidak mungkin TUHAN memberkati ternak kita kalau ternak saja tidak punya, dan contoh yang lain : memberkati sawah kita kalau tidak punya sawah. Itu yang ke-2. Ke-1, “yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya” merekalah yang berbahagia/diberkati. Nampaknya, pemazmur mau katakan bahwa berkat-Nya akan datang kalau kita menyesuaikan diri dengan program-Nya. Mau berkomunikasi dua arah dengan Dia. Untuk ini orang percaya tidak bisa anti meditasi atau membaca Alkitab dalam suasana meditasi-firman (lectio divina - LWF Studies May 2002, p.14). Kita harus melatih diri untuk mendengar suara-Nya pada masa kini. Untuk ini perlu pendampingan pastoral. Oya, silakan juga membaca cara hidup IL Nommensen (dalam merencanakan perjalanan). Amin.
July 30th, 2009 at 2:27 pm
Kebahagiaan ada didalam hati dan tercermin di wajah , semoga saya bisa melaksanakan tugas sebaik mungkin sesuai dengan perintah Tuhan .
July 30th, 2009 at 4:43 pm
Terimakasih Bapa.
FirmanMU adalah pelita bagi hidupku dan terang bagi jalanku
July 30th, 2009 at 6:09 pm
Bagaimanalah rasanya menikmati hasil yg kita dapatkan melalui kecurangan/ketamakan…….mari kita dengarkan hati nurani.