Archive for July, 2009

Saat Panen Atau Paceklik Juga Perlu Istirahat

Friday, July 31st, 2009

Almanak Jumat 31 Juli 2009:

Enam hari lamanya engkau bekerja, tetapi pada hari yang ketujuh haruslah engkau berhenti, dan dalam musim membajak dan musim menuai haruslah engkau memelihara hari perhentian juga. (Keluaran 34:21)

Ada 2(dua) alasan utama mengapa manusia disuruh Tuhan beristirahat sehari dalam sepekan. Pertama:  mengingat penciptaan Tuhan atas langit dan bumi (Keluaran 20). Kedua: mengingat pembebasan dari perbudakan (Ulangan 5).  Bagi kita orang Kristen tambah satu lagi: untuk merayakan kebangkitan Kristus. Intinya sama: manusia perlu beristirahat dan tidak bisa terus-menerus bekerja. Bahkan bukan hanya manusia, semua mahluk dan  alam termasuk ternak dan juga tanah juga perlu istirahat.

Ayat hari ini mengingatkan kita bahwa di saat-saat kritis atau genting, (more…)

Share on Facebook

Ingin Bahagia? Takutlah Kepada Tuhan!

Thursday, July 30th, 2009

Almanak Kamis 30 Juli 2009:

Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkanNya! Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu! (Mazmur 128:1b-2)

Dimanakah sumber kebahagiaan? Bagaimanakah agar hidup bahagia? Sang pemazmur mengatakan: takutlah kepada Tuhan. Yesus mengatakan: dengarkanlah firman Tuhan (Luk 11:28), hiduplah dalam kesucian, kerendahan, kelemahlembutan, kemurahan dan kedamaian (Matius 5, kotbah di bukit).  Rasul Paulus menuliskan: senantiasalah dalam Tuhan (Filipi 4:4).

Secara singkat hendak dikatakan kepada kita bahwa Tuhanlah sumber kebahagiaan. Jika ingin hidup bahagia hiduplah (more…)

Share on Facebook

Amsal Bagi Yang Ingin Kaya

Wednesday, July 29th, 2009

Almanak Rabu 29 Juli 2009:

Harta yang cepat diperoleh akan berkurang, tetapi siapa mengumpulkan sedikit demi sedikit, menjadi kaya.

Kita orang jaman sekarang mengenal istilah “uang panas” atau uang yang diperoleh melalui cara tidak benar dan karena itu ingin segera dihabiskan. Para polisi tahu betul hal ini. Sebab itu salah satu tempat yang kerap dituju para polisi untuk mencari penjahat adalah tempat-tempat hiburan malam. Mengapa? Karena penjahat cenderung memfoya-foyakan hasil rampasan atau curiannya di tempat-tempat tersebut. Ada lagi istilah “uang setan dimakan hantu”. Artinya: uang yang diperoleh dengan cara tidak benar pasti akan digunakan untuk hal-hal yang tidak benar juga.

Itu jugalah yang dikatakan Amsal hari ini: (more…)

Share on Facebook

Umat Mengerang Didengar Tuhan

Tuesday, July 28th, 2009

Almanak Selasa 28 Juli 2009:

Tetapi Aku sudah mendengar juga erang orang Israel yang telah diperbudak oleh orang Mesir, dan Aku ingat kepada perjanjian-Ku (Keluaran 6:5)

Umat Israel diperbudak di Mesir. Mereka ditindas dan dianiaya di negeri sungai Nil itu dan tidak memiliki daya untuk melawan dan membebaskan dirinya. Satu-satunya yang dapat mereka lakukan hanyalah mengerang kesakitan dan menjerit kepada Tuhan Allah. Erangan kesakitan bangsa yang tertindas itu rupanya sampai kepada Tuhan Allah. Dia mendengar tangis dan jeritan umat yang disiksa itu. Dan Tuhan mengingat perjanjianNya kepada Abraham, Ishak dan Yakub untuk memberkati umatNya itu. Dia pun turun tangan dan membebaskan umatNya dari perbudakan di Mesir.

Sampai hari ini telinga dan mata Tuhan (more…)

Share on Facebook

Amsal Petani

Monday, July 27th, 2009

Almanak Senin 27 Juli 2009:

Siapa mengerjakan tanahnya akan kenyang dengan makanan, tetapi siapa mengejar barang yang sia-sia akan kenyang dengan kemiskinan. (Amsal 28:19)

Mana yang lebih baik dikerjakan seorang petani: mengerjakan tanahnya atau sibuk mencari barang  tidak berguna?  Jika yang pertama dilakukannya maka dia akan panen berlimpah namun jika yang kedua dipilihnya maka dia bukan saja tak akan mendapat apa-apa namun kehabisan uang. Amsal atau kearifan yang sangat sederhana namun nyata. Alih-alih menghabiskan uang untuk sesuatu yang tidak berguna kenapa tidak mengolah dan mengembangkan potensi yang sudah ada? Alih-alih hanya bermimpi kaya kenapa tidak melakukan kerja dan usaha yang nyata? (more…)

Share on Facebook

Waspadai Ketamakan. Kendalikan Keinginan.

Saturday, July 25th, 2009

Almanak Sabtu 25 Juli 2009:

Kata-Nya lagi kepada mereka: “Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu.” (Lukas 12:15)

Yesus mengajak kita siaga dan waspada bukan hanya kepada musuh dari luar, tetapi terutama kepada musuh yang ada dalam diri kita sendiri. Salah satu: nafsu memiliki segala-galanya atau tamak. Menurut Yesus  ketamakan, keserakahan, atau  keinginan yang tidak terkendali, sangat merugikan jiwa kita. Mengapa? Ketamakan menutup mata dan hati kita terhadap kebenaran dan kasih. Ketamakan membuat kita lupa bahwa materi atau kekayaan itu tidaklah abadi atau selamanya. (more…)

Share on Facebook

Apa Itu Harta Abadi

Friday, July 24th, 2009

Almanak Jumat 24 Juli 2009:

Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. (Matius 6:19)

Allah menyuruh kita tinggal di bumi ciptaanNya ini. Dia memberi pesan agar kita memenuhi seluruh bumi dan menjaganya baik-baik. Selanjutnya Tuhan juga menyuruh kita membangun dan menanam di bumi ini, bekerja dan berkarya.  Masa hidup kita memang hanya tujuh puluh atau delapan puluh tahun namun kehidupan di bumi atau dunia ini bukanlah sesuatu yang sia-sia atau tak ada artinya. Tuhan menghendaki agar hidup kita di dunia ini benar-benar bahagia dan bermakna.

Sorga, kehidupan kekal dan keselamatan telah dijanjikanNya kepada kita dalam Kristus PutraNya. Kita menerimanya cuma-cuma karena pengorbanan Kristus. Baik dicatat kita tidak bisa membeli atau memperoleh sorga, (more…)

Share on Facebook

Muliakan Tuhan Dengan Penghasilanmu

Thursday, July 23rd, 2009

Almanak Kamis 23 Juli 2009:

Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu. (Amsal 3:9)

Ajakan di atas sangat indah dan mengesankan. Namun bagaimana sebenarnya cara kita memuliakan Tuhan Allah dengan harta milik kita dan dengan hasil pertama atau buah sulung dari usaha kita?

Pertama: bersyukurlah. Ucapkanlah syukur dan terima kasih atas segala berkat Tuhan yang telah kita terima. Akuilah bahwa segala yang baik yang ada pada kita adalah anugerah Tuhan dan bukan semata-mata prestasi, hasil kerja keras dan upah lelah kita sendiri. Jika Tuhan tidak memberi kita kesehatan, tubuh dan jiwa, nafas, waktu dan kesempatan bagaimana kita dapat memiliki dan menikmati kekayaan itu? Jika Tuhan tidak memberkati bagaimana usaha kita berhasil? Sebab itu bersyukurlah.

Kedua: gunakanlah harta milik itu dengan baik dan benar. (more…)

Share on Facebook

Uang Bukan Tuhan

Wednesday, July 22nd, 2009

Almanak Rabu 22 Juli 2009:

Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka. (1 Timotius 6:10)

Kedudukan dan peran uang dalam kehidupan moderen benar-benar penting dan menentukan. Sebagian besar atau hampir semua orang tidak bisa hidup dan melakukan aktifitas kehidupan tanpa uang sebab sebagian besar atau hampir semua hal juga harus dibeli dengan uang. Mulai dari kebutuhan dasar seperti makanan dan minuman (ingat beberapa puluh tahun lalu air minum belum diperjual-belikan!), pakaian, rumah tinggal, alat transportasi hingga biaya pendidikan dan kesehatan semua harus diperoleh dengan uang dan bahkan seringkali semakin mahal. Sebab itu banyak orang bekerja dan berusaha keras untuk mendapatkan uang tersebut. Dan jika sudah didapat yang bersangkutan akan menyimpan dan menggunakannya dan bagi yang berbakat pengusaha akan mengembangkannya. (more…)

Share on Facebook

Harta & Hati

Tuesday, July 21st, 2009

Almanak Selasa 21 Juli 2009:

Janganlah percaya kepada pemerasan, janganlah menaruh harap yang sia-sia kepada perampasan; apabila harta makin bertambah, janganlah hatimu melekat padanya. (Mazmur 62:11)

Bekerja keras agar dapat memiliki banyak uang dan materi adalah baik. Berusaha sebaik-baiknya agar dapat menjadi kaya adalah absah. NamunTuhan tidak mengijinkan kita mendapatkan uang atau materi dengan cara-cara yang tidak benaratau melanggar hukum. Antara lain: memeras, merampas dan mencuri. Artinya jika ingin mendapatkan uang, gunakanlah cara-cara yang baik dan benar.

Namun Alkitab menganjurkan yang lebih dalam lagi. (more…)

Share on Facebook

Sumber Kekayaan

Monday, July 20th, 2009

Almanak Senin 20 Juli 2009:

“Sebab kekayaan dan kemuliaan berasal dari pada-Mu dan Engkaulah yang berkuasa atas segala-galanya; dalam tangan-Mulah kekuatan dan kejayaan; dalam tangan-Mulah kuasa membesarkan dan mengokohkan segala-galanya.” (1 Tawarikh 29:12)

Ayat di atas adalah doa Raja Daud. Raja termashur itu mengaku bahwa sesungguhnya Tuhan Allah-lah yang empunya kekayaan, kemuliaan, keagungan dan kebesaran. Dan dari Tuhanlah Daud menerima segala  kekayaan dan kebesaran yang ada sekarang. Sebab itu di hadapan Tuhan, Daud hanya dapat merendah dan menyembah dengan syukur.

Namun baiklah kita sadar bahwa tidak semua kekayaan otomatis berasal dari Tuhan. Kita juga bisa kaya tanpa Tuhan. Bahkan kita bisa kaya dengan melanggar hukum Tuhan, yakni dengan mencuri, merampok atau korupsi. Itu artinya  tidak semua kekayaan berasal dari Tuhan dan merupakan berkat Tuhan. Sebab itu kita harus berhati-hati dan tidak menganggap dengan simplistis bahwa semua orang yang kaya secara material berarti orang yang diberkati Tuhan. Sebaliknya: jangan juga menganggap orang miskin sebagai orang yang kurang diberkati. (more…)

Share on Facebook

Nasihat Komplit

Saturday, July 18th, 2009

Almanak Sabtu 18 Juli 2009:

Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik. Jauhkanlah dirimu dari segala jenis kejahatan. (1 Tesalonika 5:21-22)

Nasihat Rasul Paulus hari ini benar-benar komplit atau lengkap. Pertama: kita dianjurkan agar menguji segala sesuatu. Maksudnya: agar kita tidak percaya dan menerima begitu saja segala hal, sebaliknya bersifat tenang dan kritis. Jangan mau terkecoh apalagi oleh bungkus dan penampilan sesuatu yang sangat memikat. Rasul Yohanes mengatakan: ujilah segala roh.(1 Yoh 4:1). Artinya: ujilah segala ajaran, pewartaan, doktrin, ideologi dll.

Kedua: selanjutnya kita dinasihatkan agar memegang yang baik. Setelah memeriksa dan menguji berbagai hal yang ditawarkan maka kita disuruh memegang yang baik. Yang baik disini tentu bukan hanya kulit luarnya saja, namun baik seutuhnya dan seluruhnya. Fokuslah melakukan yang baik. Habiskanlah seluruh waktu, enerji, hati dan pikiran serta uang untuk melakukan kebajikan.

Ketiga: kita disuruh menjauhkan diri dari segala jenis kejahatan. Baiklah kita rendah hati dan tidak merasa diri terlalu kuat dan tahan terhadap segala hal.  Sebab itu jangan membawa diri ke dalam pencobaan atau godaan. Jangan menggelincirkan diri sendiri. Lebih baik menjauhkan diri dari kejahatan dan juga kumpulan orang jahat.

Doa:

Ya Tuhan, jadikanlah kami murid-muridMu. Ajarlah kami menjauhi yang jahat dan memegang yang baik.Berilah kami RohMu dan penuhilah hati kami dengan kebajikan. Demi Kristus. AMIN.

Pdt Daniel T.A. Harahap

Kembali ke halaman depan:

Share on Facebook

Plonco Yang Sama Sekali Tidak Lucu

Friday, July 17th, 2009

Oleh: Pdt Daniel T.A. Harahap

Muak. Ini benar-benar memuakkan. Perempuan, mahasiswi-mahasiswi teologi berteriak-teriak melengking-lengking memakai megaphone. Menyalak sekeras-kerasnya. Maaf, persis seperti anjing-anjing betina lapar baru dilepas dari kerangkeng. Mahasiswa-mahasiswa baru yang datang ke kampus teologi ini dengan seribu impian indah tentang gereja, kini hanyalah tikus-tikus mainan. Inilah yang dinamakan POSMA (Pekan Orientasi Studi dan Kemahasiswaan), nama halus dari plonco atau penggojlokan. Suatu istilah yang tak terlalu jauh dari penjagalan.

Aku belum sembuh dari luka dukaku ditinggal ayah, dan sekarang aku dijadikan olok-olok (more…)

Share on Facebook

Hati Bersih dan Teguh

Friday, July 17th, 2009

Almanak Jumat 17 Juli 2009:

Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh! (Mazmur 51:12)

Apa yang kita baca di atas adalah bagian dari doa pengakuan dosa Raja Daud setelah berselingkuh dengan Batsyeba dan membunuh dengan terencana suaminya yaitu Uria, yang adalah panglima perang Daud yang setia. Daud melakukan kejahatan yang luar biasa kejam. Hati sang raja benar-benar telah keruh dan kotor serta rusak. Hanya Tuhan Allah sajalah yang mampu mentahirkan atau membersihkan kembali hati itu dan membuatnya kembali pulih. Dan Tuhan mau melakukannya karena belas kasihanNya yang besar. (more…)

Share on Facebook

Stop Perploncoan Biadab!

Thursday, July 16th, 2009

stop-perploncoan.jpg

Share on Facebook