Apa Yang Tak Diberikan Allah?

Almanak Rabu 1 Juli 2009:

Maka Engkau pun kiranya mendengarkannya di sorga dan mengampuni dosa hamba-hamba-Mu, umat-Mu Israel, — karena Engkaulah yang menunjukkan kepada mereka jalan yang baik yang harus mereka ikuti — dan Engkau kiranya memberikan hujan kepada tanah-Mu yang telah Kauberikan kepada umat-Mu menjadi milik pusaka. (1 Raja 8:36)

Tuhan telah menunjukkan jalan yang baik kepada umatNya, maka kita  kiranya Dia juga berkenan mengampuni dosa umatNya dan memberikan kesejahteraan hidup kepadanya.  Demikianlah doa Salomo saat penahbisan Bait Allah di Yerusalem. Artinya: Tuhan telah menanggung umatNya dan mengasihinya, kiranya Dia meneruskan kasih setiaNya itu.

Pemahamannya lebih dalam lagi: Tuhan Allah telah membebaskan umatNya dari perhambaan di Mesir,  menuntun mereka di padang gurun, menyatakan kemuliaanNya dan memberi hukum-hukumNya di Sinai, dan menganugerahi Tanah Kanaan. Apakah lagi yang tak akan diberikan Tuhan Allah kepada Israel yang dikasihiNya itu? Tuhan Allah telah menyerahkan AnakNya yang tunggal menderita dan mati untuk keampunan dosa kita, apakah lagi yang tak akan diberikanNya kepada kita? Tuhan Allah telah memberikan RohNya kepada kita apakah lagi yang tak akan dikaruniakanNya?

Pernyataan di atas mengajak kita sungguh-sungguh beriman kepada Allah. Dia, Allah kita, maha baik dan maha pemurah. Dia telah dan akan selalu melimpahi kita dengan pengampunan dan kemurahan hatiNya agar kita hidup dalamNya. Yang termahal dan paling berharga saja tak disayangkanNya dan telah diserahkanNya kepada kita yang dikasihiNya, apakah lagi yang disembunyikanNya? Sebab itu tak ada alasan lagi bagi kita kita untuk merasa takut, kuatir atau ragu.

Doa:

Ya Allah, Engkau telah memberikan AnakMu yang tunggal demi keselamatan kami, dan memberikan RohMu tinggal dalam diri kami. Sesungguhnya apakah lagi yang harus kami takutkan, kuatirkan dan ragukan dalam hidup ini? Demi rahmatMu yang besar, demi kesetiaanMu dan demi namaMu sendiri, kasihanilah kami. Berkatilah kami. Biarlah kami hidup dalam kemurahan dan pengampunanMu. Engkaulah Allah kami. Dalam Kristus kami berdoa. AMIN.

Pdt Daniel T.A. Harahap

Kembali ke halaman depan:

Share on Facebook

8 Responses to “Apa Yang Tak Diberikan Allah?”

  1. Michael Says:

    Terima kasij Yesus, untuk segala kebaikanMu

    nb : bang Daniel, hari ini tanggal 30 Juni…

  2. Nainggolan Prabu Says:

    Amen.

    Pdt. DTA
    Sebab itu tak ada alasan lagi bagi kita-kita untuk merasa takut, kuatir dan ragu.
    —————–
    Yesus bersabda: Akulah jalan kebenaran dan hidup, tiada yang sampai kepada Bapak kalau tidak melalui Aku (Joh. 14:6). Ayat faforit saya ini sudah terpatri dalam relung hati, dan menjadi bekal saat bangun menyambut hari yang masih tersisa untuk dijalani,dg agak berani, agak kuatir dan agak kuatir. Joh. 14:6 adalah suplemen bagi setiap gerak langkah saya. Takut, kuatir dan ragu, adalah manusiawi, tapi saya tidak terbelenggu oleh rasa itu. Harus berpengharapan kepadaNya, karena Dia adalah Omni Potence (Mahakuasa), Dia adalah Omni Sciense (Mahatahu)dan Dia adalah Omni Presence (Mahahadir).

    Tentang rasa takut, Guru Motivasi Pak Jansen J. Sinamo mengatakan: Induk segala kebodohan ialah rasatakut dan akar segala dosa ialah ketakutan. Menurut Pak Sinamo, supaya bebas dari rasa takut maka kita memerlukan 3 hal:
    1. Imajinasi positif 2. Daya cipta kreatif 3. Dan kesadaran bahwa kita lebih besar dari ketakutan itu sendiri. Pada saat itulah kita memulai karir sebagai manusia rahmatan. (dikutip dari Candid Talks With Jansen Sinamo ; dalam Artikel: Tujuh Rasa Takut ). Syalom.

  3. Parulian Pangaribuan Says:

    Koq renungan hari ini diloncat ke tanggal 1 juli amang………..?

    Daniel Harahap:
    Kami baru saja pindah ke rumah baru dan anak2 baru kemarin bergabung. Kayaknya kondisi lagi error. :-)

  4. florasilaban Says:

    Selamat menempati rumah baru Anang.
    Tuhan telah memberi kehidupan kepada kita walaupun kehidupan tsb tidak kita isi dengan hal-hal yang berguna, semoga dengan renungan ini kita akan selalu mengucap syukur atas apa yang telah diterima .

  5. Bergman Silitonga Says:

    Mumpung lagi error, saya usul amang, bagaimana kalau renungannya diposting sehari sebelumnya, karena saya dan keluarga membaca saat doa pagi pukul 06.30, jadi selama ini kami baca renungan H-1.

    Daniel Harahap:
    Koneksi internet di rumah baru beres hari ini. Moga-moga besok keadaan normal sehingga renungan bisa diposting sebelum pukul 06.30 pagi. Tapi belum ada janji. :-)

  6. Friska pardede Says:

    Setiap hatiku berduka tak terhibur
    SabdaMu: ” Aku kawanmu, bebanmu Aku pikul
    Mengapa tersedu sedan?
    Kubuat jalanmu terang dosamu Kuampuni! ”

    KJ no 115 ayat 5 Lagu : Johann Sebasrian Bach 1736

  7. Jan Winner Sinaga Says:

    Semuanya telah diberikan oleh Allah, tinggal kita mensyukuri semua yang kita miliki. Tolong doakan amang, hari ini saya ultah ke 46, saya boleh dipakai Tuhan untuk memakai talenta saya untuk kemuliaan Tuhan.

  8. Agus Karta Parulian Panggabean Says:

    Puji Tuhan, koneksi internet di rumah hambaNya telah pulih kembali. Hehehe

Leave a Reply