Almanak Selasa 2 Juni 2009:
Tidak tahukah kamu bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu? (1 Korintus 3:16)
Rasul Paulus mengatakan tegas Allah menjadikan jemaat sebagai rumahNya atau kediaman RohNya. Allah yang maha besar, kudus dan mulia dengan RohNya berkenan tinggal di dalam jemaat dan menjadikan perhimpunan orang-orang berdosa yang beriman itu sebagai bait atau rumahNya.
Pernyataan Paulus ini menyadarkan kita betapa penting dan berharganya jemaat itu. Roh Allah mau tinggal dan berkarya dalam jemaat. Dalam 1 Korintus 12-14 kita baca Roh Allah memberikan berbagai karunia (kharismata) kepada orang-orang beriman juga supaya digunakan untuk membangun jemaat (dan bukan untuk dinikmati sendiri saja).
Sebab itu marilah kita memakai minggu perayaan Pentakosta (turunnya Roh Kudus) ini sebagai momentum membaharui dan membangun jemaat. Baiklah masing2 anggota jemaat kembali bertanya dengan penuh kesadaran: apakah tanggungjawabku dalam jemaat ini? Apakah peran yang diberikan Kristus kepadaku untuk membangun jemaatNya? Apakah karunia Roh Kudus yang harus kugunakan membangun gerejaNya (jika tidak kugunakan, mungkin diambilNya kembali)? Ingat: membangun jemaat adalah berarti membangun rumah Roh Allah. Sebaliknya: merusak jemaat sama saja dengan merusak bait Roh Allah. Siapa berani?
Doa:
Ya Roh Kudus, datanglah dan tinggallah dalam kami. Bebaskanlah kami dari berbagai belenggu yang menghambat kami percaya kepada Kristus dan mengasihi sesama. Baharuilah hidup kami dan ubahlah kami demi kemuliaan Kristus. AMIN.
Pdt Daniel T.A. Harahap
Share on Facebook
Bapa, biarlah Roh KudusMu terus berada dalam hatiku, yang menuntun aku untuk melangkah dengan pasti menjalani hidupku ini seturut dengan kehendakMu…Amin.
Ya Roh Kudus aku berserah kepada-Mu: kesadaranku Engkau terangi, semangatku Engkau injeksi, pikiranku Engkau inspirasi, mulut-bibirku Engkau hikmati.
Dan biarlah semua karunia-Mu di dalam aku bisa kubikin berguna secara optima-forma bagi pelayanan sesama yang begitu luas. Sebab aku juga sadar, di dalam dan melalui pelayananlah aku ada dan terus mengada hingga mencapai morfem yang Engkau kehendaki bagiku.
Juga, biarlah boleh kurasakan kehadiran dan penyertaanmu momen lepas momen. Dalam nama Yesus. Amin.
Kita masing-masingpun adalah bait Allah, dan Roh Allah diam di dalam setiap kita….Jadi apa yang sedang kita lakukan kepada ‘Bait Allah’ kita kalau kita tetap merokok, nge-drug, sex-bebas, ketagihan minum beralkohol dll dll…?
Daniel Harahap:
Yang dimaksud dalam Bait Roh Allah dalam ayat ini adalah persekutuan atau jemaat. Tubuh sebagai bait Allah di ayat lain lagi.
Seandainya semua jemaat kami bisa membaca renungan ini pastilah tidak akan terjadi hal2 yg tdk seharusnya terjadi seperti ingin menonjolkan diri yg mengakibatkan para jemaat suka bersungut2 seperti contoh beberapa minggu yl waktu serah terima pendeta yg baru dgn pendeta lama kami, peserta kornya saja ada 9, 3 dr greja pendeta yg baru 6 dari greja kami(termasuk kor yg sy ikuti yg akhirnya saya mengambil sikap ibadah sore saja krn sdh mambayangkan ibadah yg ga karu2an), benar saja pemain Keyboard ada dua,ada gitar juga ada terompet dan yg ini nih speker yg luar biasa kencang yg membuat pertigo dan darah tinggi naik, terbayang kan!!? ini diceritakan oleh suamiku dan teman2 korku pada saat latihan esok harinya, untungma dang marminggu ho eda..begitu kata mereka dan saya tersenyum2 saja mendengarnya.
Soalnya waktu diusulkan kita ibadah siang rata2 setuju yg membuat sy diam saja dan ambil sikap sendiri(tdk ikutan) dari pada dianggap sok tau hehehe, ibadah selesai…..jam 14.30 disertai makan siang yg lebih daripada separoh jemaat itu sdh pulang dan menggerutu.
Dalam hati aku berpikir tuanima dang dohot au gabe partuktuhan di huria i sadari i, sorenya saya beribadah dgn sangat damai.
Sekalipun Yesus meningggalkan kita sementara untuk menyediakan tempat bagi umat yang percaya kepadaNYa ,Dia memberikan Roh kudus kepada kita yang akan menyertai kita sampai kedatangaNYa kembali untuk menjemput orang orang yang percaya padaNya. Ya Roh kudus datang dan diamlah dalam kami.
Nikmati dululah, hayati dulu.. baca ulang 1Kor 12 ; 13 ; 14 .. (saran ini bukan untuk yang sudah ya)
Ai boha ma bahenon mambangun jemaat anggo iba pe so tingkos dope.
Ya Tuhan, bentuklah aku menjadi jemaat yg setia kepadaMu, tdk sombong, murah hati dan biarlah Tuhan pakai saya dgn segala keberadaanku untuk kemuliaan NamaMu. Terpujilah Tuhan Allah selamanya.
Ya Roh Kudus, hiburkanlah hati orang yang bersedih. Nyalakan api cinta kasih untuk hidup yang memiliki masa depan di sisiMu. Amin…
Ini hanya perasaanku saja atau banyak jemaat yang juga merasakannya. Setiap saya mendengar kotbah tentang Allah, Yesus kristus, Roh kudus. Selalu muncul 1 pertanyaan. Apa arti Allah Tritunggal. Mengapa setiap saya ingin menelaahnya secara pribadi atau mendengar khotbah di gereja, saya selalu memperoleh pengertian bahwa Allah Tritunggal mempunyai 3 pribadi dengan tugas dan kekuasaan yang berbeda. Dimana letak ketunggalan itu. Saya merasa Kristen itu menyembah 3 Tuhan. Apalagi waktu kebaktian hari minggu pagi 31 mei kemaren. Sepertinya Yesus Kristus yang menyuruh Roh kudus untuk melakukan tugasnya didunia sebagai penolong. Sepertinya Yesus mempunyai kekuasaan lebih tinggi dari Roh kudus. Dimana letak ke Tunggalan itu. help me.!
Apakah kita wajib berteologia. Apakah hanya Pdt, mahasiswa teologia yang boleh berteologia?
Daniel Harahap:
Bacalah dulu Injil Yohanes sampai tamat. Nanti kita bicara Tritunggal.
Satu hal lagi Amang.
Saya rindu Gereja kembali memberitakan tentang Injil (ILMUNYA) bukan hanya tentang kebutuhan manusia yang menyangkut injil saja.
kita semua rindu ajaran-ajaran yang sudah bengkok bisa diluruskan lagi oleh kita generasi muda. Tuhan memberkati