Almanak Jumat 08 Mei 2009:
Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! (Wahyu 19:7)
Bila kita hanya membaca ayat ini sepintas sepertinya tidak ada hal yang luar biasa. Ayat ini seolah hanya ajakan bersukacita dan memuliakan Tuhan seperti yang biasa kita dengar. Begitu kah?
Namun bila kita baca seksama ayat sebelum dan sesudahnya, kita akan paham bahwa ayat almanak hari ini adalah bagian dari penglihatan atau wahyu yang diterima Yohanes di pulau pembuangan Patmos ketika gereja perdana sedang dianiaya dan dikejar-kejar oleh imperium Roma. Rasul Yohanes mendapat penglihatan bahwa ada lautan manusia yang bersorak-sorai dan bersukacita memuliakan Tuhan Allah yang telah menunjukkan bahwa Dialah sesungguhnya Raja yang berkuasa atas langit dan bumi ini. Bukan Kaisar Roma yang menyiksa dan menganiaya orang-orang yang beriman kepada Kristus. Dengan kata lain apa yang kita baca dan dengar hari ini adalah ajakan dan seruan orang-orang yang menang dalam penderitaan. Yaitu orang-orang yang bertahan setia dan taat kepada Tuhan sekalipun diancam dan dihambat.
Sebab itu ayat almanak hari ini sungguh-sungguh menguatkan kita di tengah pergumulan dan penderitaan kita. Sama seperti gereja perdana yang menderita itu pada akhirnya menang dan bersorak-sorai memuliakan Allah, begitu jugalah kita yang setia akan dimenangkan Allah dalam pergumulan dan penderitaan kita.
Penderitaan dan kesusahan kita hari ini bukanlah kata akhir atau ujung dari segala-galanya. Kristus sudah bangkit dan menjadi Tuhan yang mulia dan berkuasa. Dia adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Dialah yang menjamin hidup kita. Sebab itu apapun dan bagaimana pun kondisi yang sedang kita hadapi sekarang kita tetap tenang dan damai. Sebab pada akhirnya semua akan pulih dan baik dibuat oleh Tuhan. Apalagi jika kita menyimak nyanyian dan sorak-sorai gereja perdana yang memenangkan iman, ketaatan, kasih dan kekudusannya di tengah penderitaannya itu.
Doa:
Tuhan, bagaimanapun kondisi kami hari ini kami akan memuji dan memuliakan Tuhan. Kami percaya Engkaulah Tuhan yang maha kuasa, Alfa dan Omega. Engkaulah menjamin hidup dan masa depan kami, serta melindungi kami senantiasa. Sebab itu teguhkanlah iman kami. Ajarlah kami setia kepadaMu dan memenangkan iman, ketaatan, kasih dan kekudusan. Dalam Kristus kami akan bersorak-sorai memuji dan memuliakanMu. AMIN.
Pdt Daniel T.A. Harahap
Kembali ke halaman depan:
TGIF. Thanks God its Friday..
memang amang nats ini tidak ada yang istimewa…secara manusiawi saja jika kita mau memuji orang tentu suasana hati harus dalam keadaan “happy dan takjub”, kalau lagi kesal boro-boro mau muji orang yang kerap muncul malah “kata-kata negatif”.
ada makna luar biasa yang terselip sebenarnya dari nats ini yaitu : apapun pergumulan kita, beban kita dan penderitaan kita selama di dunia ini sebagai orang kristen (orang kristen dibaca:orang yang menyangkal diri-pikul salib dan melayani) hidup dan masa depan kita digaransi oleh DIA sang juru selamat yang adalah RAJA.
oleh karenanya tak salah jika kita apapun pergumulan, beban dan penderitaan kita kita tetap bersukacita dan bersorak memuji dan memuliakan DIA.
Nats hari ini begitu menguatkan amang, dalam Tuhan ada kepastian, kepastian keselamatan. Tuhan saja sudah menyiapkan tempat buat kita umat yang percaya di Sorga, apalagi didunia ini,Dia pasti juga akan memberikan sukacita dibalik duka cita/pergumulan kita, yang penting sabar, dan terus tekun dalam doa dan jangan lupa selalu mengucap syukur. Mari kita nantikan jawaban dari setiap pergumulan kita dengan tetap bersukacita dan yakin Tuhan kita sanggup menyelesaikan seluruh persoalan kita..Terpujilah Engkau Yesus..Amin.
Puji Tuhan…!!!
Ya Tuhan, kurniakanlah kepada kami roh yang gembira-ceria; yang sanggup bertekun memuji dan memuliakan Engkau dalam situasi apapun. Amin.
Bagi Orang Percaya sikap mengucapkan Syukur atas keberadaan hidupnya, baik senang maupun susah, baik yang pergumulan hidupnya seolah-olah tiada jawaban, adalah suatu hal yang dapat memberikan kepuasan tersendiri baginya, memberikan secerca harapan sehingga ia mampu untuk berkata TIADA YANG MUSTAHIL BAGI TUHAN Atau Bahasa bataknya : DANG ADONG NA SO TARPATUPA DEBATA. Terpujilah Allah Sang Juru Selamat Manusia. Amin.
Renungan yg diberi judul “Nyanyian Orang2 Setia” ini sangat sy aminkan. Fokus pd judul tersebut mengingatkan, menguatkan sy akan pengalaman hidup yg pernah sy alami ketika mengalami kebuntuan dlm persoalan karir, hambatan bahkan nyaris putus asa namun msh ada kesempatan waktu itu untuk berseru-berharap pada Yesus. Sy mengartikan sendiri bahwa seruan-harapan yg sy tujukan pd Yesus Kristus ada dlm konteks iman, ketaatan, kasih dan terlebih kesetiaan pada Tuhan Yesus. Pengalaman rohani ini mungkin msh secuil dibandingkan dgn apa yg dialami oleh Rasul Yohanes di pulau Patmos ketika ia mengajak umat/gereja utk tetap setia dlm penderitaannya demi Kristus. Spirit dan janji kesetiaan itu jelas kita dapatkan dari Tuhan (Wahyu 2:10). Entah kenapa sy jd teringat dgn saudara-saudara sy jemaat HKBP Cinere yg sedang bergumul saat ini demi gerejaNya (dan juga saudar-saudara di manapun berada yg berjuang demi gerejaNya). Renungan di atas pasti berkarunia bagi jemaat tersebut. Sy terkesan dgn lagu Pdt Niko Nyotoraharjo sehubungan dgn renungan ini, dlm lagu rohaninya dia angkat nyanyian sbb:
“Kekuatan di hidupku….kudapat dalam Yesus
Dia tak pernah tinggalkanku….setia menopangku
Berseru….berharap dalam Yesus!
Ajaib Kau Tuhan…penuh kuasa!
Sanggup pulihkan….keadaanku.
Dalam tanganmu…s’luruh hidupku
Tak akan goyah selamanya….”
Kiranya berkat renungan ini semakin menguatkan kita untuk menghadapi hidup ini dgn segala pergumulannnya, demi Kristus! Tuhan Yesus memberkati kita!
Puji ma Jahowa ale tondiku jala unang tung halupahon denggan ni basaNa sudena
Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu. (Matius 5:12)