Almanak Sabtu 02 Mei 2009:
FirmanMu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. (Mazmur 119:105)
Untuk memahami dan menghayati ayat ini mungkin kita harus membayangkan suasana pedesaan masa lalu yang belum memiliki listrik dan penerangan jalan. Bila berjalan malam hari maka orang harus membawa obor atau pelita agar tidak tersandung masuk lubang atau tersesat.
Sang pemazmur membayangkan firman Tuhan bagaikan pelita atau obor yang sangat diperlukan untuk berjalan itu. Artinya: sama seperti para pejalan kaki masa lalu akan tersandung dan tersesat tanpa obor di tangannya, begitu jugalah orang-orang yang tidak memiliki firman Tuhan. Sebab firman itulah yang membukakan kenyataan di sekeliling, membantu kita melihat arah tujuan, dan menghindarkan kita dari celaka.
Pertanyaan: bagaimanakah kita orang-orang moderen memahami dan menghayati firman Tuhan. Kita boleh-boleh saja memakai gambaran dan lukisan yang kita kenal. Kadang firman dihayati sebagai kompas yang menunjuk arah, peta jalan kehidupan, rambu-rambu dan tanda-tanda, atau pandu. Kadang firman Tuhan dihayati sebagai sesuatu yang membuka dan mencerahkan hati atau pikiran. Yang jelas firman sangat dibutuhkan. Tanpa firman kita juga akan celaka dan sesat.
Pertanyaan selanjutnya: apakah kita sungguh-sungguh menjadikan firman Tuhan itu penuntun, pencerah dan penguat? Maukah kita saban hari menekunkan diri membaca Alkitab yang memuat firmanNya, merenungkan dan menghubungkannya dengan hidup sehari-hari kita, lantas menanggapinya dengan taat dan sukacita? Jika ya, berbahagialah kita.
Doa:
Ya Tuhan, firmanMu adalah terang bagi kami. Biarlah firmanMu menjadi sumber inspirasi dan motivasi, kerangka acuan, pola dan teladan hidup kami. Berfirmanlah Engkau saban hari kepada kami, agar kami tahu kemana harus melangkah, tahu dan kuat mengambil keputusan yang baik dan benar, hidup selalu dalam damai sejahteraMu. Dalam firmanMu kami berbahagia selalu. AMIN.
Pdt Daniel T.A. Harahap
Share on Facebook
Firman hari ini sangat berarti bagi saya. Waktu saya membaca ayat malua saya ini, saya begitu terkejut. Tuhan menegur saya untuk lebih banyak lagi punya waktu membaca alkitab, karena sebelumnya hanya hari minggu saja saya membaca alkitab itu pun karena ke gereja. Trima kasih Tuhan telah tegur saya, menerangi hati saya dengan ayat ini…Aku mau lebih setia lagi Tuhan, belajar dan belajar terus dari firmanMu. Tolong beri aku kekuatan Tuhan ..Amin.
Terima kasih Tuhan atas FirmanMu, sehingga kami tetap terlindung dari segala lumpur dosa. Karena FirmanMu membuat kami tidak terlibat dalam tindak kejahatan, pelacuran, perjudian, dll.
Biarlah firman-Mu ya Tuhan menjadi software dalam diriku, menjadi program yang mengoperasikan tubuh-jiwa-rohku; oleh Roh Kudus. Amin
Waktu ku bimbang dan hilang jalanku, tetaplah Kau bersamaku. Dan takkan ku ragu bahwa Kau disampingku, besertaku selamanya.