Tuhan Sang Penyembuh

Almanak Rabu 1 April 2009:

Sebab Akulah TUHANlah yang menyembuhkan engkau (Keluaran 15:26c)

Dalam hidup ini kita atau orang-orang yang kita sayangi kadang bisa sakit walau kita telah berusaha keras menjaga kesehatan. Penyakit sering datang walau tidak diundang apalagi jika dicari sendiri. Dan penyakit itu bisa menggerogoti tubuh dan jiwa kita membuat kita lemah dan kadang-kadang harus berakhir dengan kematian. Syukurlah kepada Tuhan, ilmu kedokteran dan farmakologi telah berkembang sedemikian pesat sehingga banyak penyakit bisa disembuhkan. Syukur juga kepada Tuhan karena pengetahuan umum dan pendidikan kita semakin baik sehingga kita semakin sadar akan makna kesehatan dan didorong mencegah berbagai penyakit.

Hari ini kita diingatkan bahwa Tuhan menghendaki kita kita sehat dan bugar serta kuat. Dia tidak suka kita sakit sehingga kita tidak bisa menunaikan tugas dan tanggungjawab kita serta berfungsi sepenuhnya. Karena itu Tuhan mengaruniakan kita kemampuan memelihara kesehatan dan lewat tangan-tanganNya yaitu para dokter, perawat dan ahli farmasi dan lain-lain Dia menyembuhkan kita manakala kita sakit.

Namun bukan hanya tubuh atau fisik, Tuhan juga ingin jiwa kita juga benar-benar sehat. Dia juga mau jiwa kita juga sembuh. Untuk itu pun Dia memberikan kita kemauan dan kemampuan menjaga kesehatan jiwa kita, antara lain dengan mendengar dan melakukan firmanNya. Dia juga memberkati para guru, pendeta, penasehat, psikolog dan budayawan dll agar ketika hati atau jiwa kita sakit maka kita akan dapat juga sembuh.

Doa:

Ya Tuhan Allah, terima kasih atas kesehatan yang Kauberi. Terima kasih atas berkatMu kepada para dokter dan perawat serta para ahli farmasi yang menjadi tangan-tanganMu menyembuhkan tubuh kami. Terima kasih atas berkatMu kepada para pendeta, guru, pembimbing, psikolog dan penasehat yang menjadi alatMu menyembuhkan jiwa kami. Ya Tuhan, kami ingin tubuh dan jiwa kami sehat. Dalam Kristus biarlah hidup kami melimpah dengan berkat. AMIN.

Pdt Daniel T.A. Harahap

Kembali ke halaman depan:

Share on Facebook

22 Responses to “Tuhan Sang Penyembuh”

  1. Beben Sihombing (YBSS) Says:

    Puji Tuhan, amang DTA sudah sampai dengan selamat, semoga pengalaman “retret” di tempat yang sangat indah dan menawan memberi kesegaran dan semangat baru dalam melakukan segala aktifitas dan terutama dalam melayani umat Tuhan.

    terima kasih juga atas firman pagi ini, memang benar, Tuhan itu sangat baik, DIA adalah penolong dan penyembuh yang ajaib, saya merasakan penyertaanNYA selama ini terhadap saya, istriku Nana, anak2ku Audy, Peter & Andreas dan anak kami Evelyn, tanganNYA tidak pernah melepaskan kami walau sedetikpun, terima kasih Tuhan, dalam nama Yesus Kristus, kami selalu mengucap syukur, amin. God bless Indonesia & all of us.

  2. A.K.P. Panggabean Says:

    Jika kita mendalami kisah penciptaan yang tertulis di dalam Kitab Kejadian lalu mengaitkannya dengan nats hari ini, maka kita akan sadar bahwa yang mengobati segala penyakit kita hanyalah TUHAN Allah. Sebab semua obat-obatan yang kita beli dari apotik merupakan bahan-bahan kimia yang diambil dari perut bumi lalu diolah sedemikian rupa untuk menjadi obat. Demikian pula obat-obat tradisionil yang merupakan hasil bumi, dokter, perawat maupun tabib termpat kita berobat. TUHANlah yang menciptakan semuanya itu.

  3. Beben Sihombing (YBSS) Says:

    maaf amang DTA, tampaknya ayat di atas ada sedikit “typo error”, kata “Akulah” seharusnya cukup “Aku”, sehingga ayatnya tertulis menjadi “sebab Aku Tuhanlah yang menyembuhkan engkau”.

  4. Lwb br. aruan Says:

    Selamat pagi amang pendeta dan puji syukur saya ucapkan kepada Tuhan Yesus kristus untuk pagi ini, saya dapat bergabung kembali dengan rumah metmet dan bisa membaca renungan yang begitu menggugah hati saya.

    “Tuhan Sang Penyembuh ” benar kah demikian amang pendeta …….?????
    saya mempunyai pergumulan hidup yg menurut saya cukup berat secara jasmani maupun rohani, dimana suami saya yg sangat saya cintai diponis oleh dokter Kanker nasoprin (rongga hidung) stadium tiga, hampir dua tahun sudah kami melakukan pengobatan dan menurut saya kami selalu mengandalkan kekuatan Tuhan tetapi sampai saat ini belum ada perubahan, malahan semakin hari semakin drop. sebagai istri terus terang amang kadang kala saya putus asa, kadang kala saya kuat dan tegar menghadapi ujian hidup ini, tapi saya hanya manusaia lemah sametime i’m boring with situation, menangis hampir setiap hari ……… saya dan suami berasal dari keluarga yg baik-baik, masa kecil saya penuh kasih sayang dan ompung saya seorang Guru Huria, papa saya sintua digereja sampai saat ini, waktu SMA saya tinggal dirumah Bibelvrouw waktu kuliah saya baik atau cewek yg ngak aneh , iman percaya saya terhadap Tuhan Yesus tetap teguh dan selalu berjalan dijalan Tuhan.

    Sekarang yg menjadi pertanyaan saya amang pendeta benarkah Tuhan sang penyembuh ??????? terimah kasih amang mohon penjelasannya … maaf amang saat ini iman dan percaya saya terhadap Tuhan sedikit goyah ……

    Daniel Harahap:
    Ito, surat ini sudah saya baca sejak tadi pagi. Namun saya sengaja tidak merespon sebab saya tidak berani banyak bicara di depan teman yang sedang bergumul. Saya pikir lebih baik saya diam saja dan berdoa dalam hati. Namun malam ini saya ingin mengatakan sesuatu kepada Ito. Kebetulan saya baru kembali dari RS, membesuk seorang anggota jemaat kami yang divonis kanker stadium 4 oleh dokter. Saya tadi juga di rumah sakit lebih banyak diam dan membacakan ayat almanak hari ini. Kepada beliau tadi dan kepada lae melalui ito saya cuma bisa mengatakan: Tuhan baik. Bersama Tuhan dan lawanlah sel kanker itu. Camkanlah ini: ada tiga hal yang tidak boleh dirusak oleh sel kanker itu yaitu: iman, harapan dan sukacitamu. Berjuanglah untuk mendapatkan kesembuhan dan tetaplah beriman, berharap dan bersukacita. Tuhan baik dan menggengam tangan ito sekeluarga

  5. abrianto Nababan Says:

    Didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat.

    Daniel Harahap:
    Jiwa sehat mendorong tubuh sehat. :-)

  6. Beben Sihombing (YBSS) Says:

    @ ito br Aruan

    maaf ito, tanpa bermaksud menggurui, saya mau katakan, bahwa semua kejadian dalam hidup kita tentunya merupakan rancangan Tuhan, dan rancangan Tuhan adalah rancangan kebaikan, dan saya percaya apapun penderitaan dan masalah ito dan keluarga adalah salah satu cara Tuhan dalam membuat ito sekeluarga makin dekat dengan Tuhan, tolong ingat “AYUB”, seorang yang seperti Ayub saja diberikan penderitaan, tetapi karena dia tetap percaya dan tekun, akhirnya Ayub beroleh semua berkat dan KASIH dari Tuhan, oleh karena itu, marilah kita semua tetap percaya dan semakin menguatkan iman, terutama dalam keadaan menderita, TETAPLAH KUAT IMANMU ito, jangan pernah putus asa dan meragukan Tuhan, semoga doa-doa ito dan seluruh keluarga segera dijawab oleh Tuhan, dalam nama Yesus Kristus, amin.

  7. Soparov van Hotank Says:

    Saya imani, walau aku belum bisa sembuh, Tuhan juga ikut menanggung penyakitku, Dia menangis pada saat ku meringis, Dia tersenyum di saat ku kembali bernafas lega.
    Kadang aku bersyukur, makin akrab dengan Dia dikelemahanku.
    Saya percaya, di suatu saat yang tepat dia pulihkanku dengan kehendakNya.

    Apapun juga menimpamu, Tuhan menjagamu,
    Tuhan menjagamu di kala senang maupun tegang.
    Dipeliharanya hidupmu, Tuhan menjagamu.

  8. Dongan sahuta Says:

    Horas Amang!
    Puji dan syukur kepada Tuhan atas segala penyembuhanNya.
    Hari ini saya masuk kerja setelah satu minggu istirahat karena tersenggol angkot dan menyebabkan kaki kanan keseleo dan tulang jari retak. Begitu berkunjung ke rumametmet pagi ini langsung dapat siraman rohani “TUHAN SANG PENYEMBUH”. Allah kita memang Allah yang luar biasa. Dia memberikan pertolongan dan kesembuhan tetapt pada waktunya. Apalagi setelah tadi atasan saya memberitahu bahwa ada sedikit masalah ditempat kerja yang seharusnya saya kunjungi di Kalbar haris senin 30 maret yang lalu jika kaki saya tidak keseleo. Tuhan melepaskan saya untuk tidak ikut dalam kesulitan tersebut dan Dia juga menyembuhkan saya sehingga sudah bisa mulai bekerja. Semoga Tuhan juga selalu mencurahkan kesembuhan rohani.Amin

    Terima kasih buat Amang atas renungannya.

  9. Panca Bonar Says:

    Manusia bodoh, itulah judul lagu yang dibawakan oleh vocalis Donni Sibarani dari group ADA Band. Walaupun lirik lagu ini mengulas tentang cinta , namun bisa juga sebagai cermin hidup dalam menghadapi tantangan, termasuk penyakit jasmani seperti penyakit kanker dan khusus kanker nasofaring yang sekarang diderita ito boru aruan seperti di posting di atas. Mengapa demikian ?

    Setelah dua puluh tahun berkecimpung dalam dunia pengobatan baru sekarang lah saya pribadi mengetahui bahwa sebenarnya penyakit kanker bukanlah penyakit abad ke dua puluh sebagai mana yang sering diajarkan. Jenis penyakit ini sudah ada dari dulu jaman Yesus karena dengan jelas tersurat dalam bibel dan tertulis dengan jelas “penyakit kanker” tidak merupakan arti kiasan ( 2 Timoteus 2,17). …jadi selama ini aku adalah manusia bodoh.

    Menurut pengamatan pribadi inilah satu satunya jenis penyakit yang di katakan dengan jelas dalam bibel atau dengan kata lain tidak dengan perumpamaan sebagaimana yang tertulis dalam PL. Nah apa kira-kira makna mengapa tertulis demikian?

    Dalam ayat tersebut dikatakan bahwa memang penyakit kanker adalah penyakit yang sangat berat ( dikatakan menjalar menggorogoti ) dan terbukti hingga saat ini dunia kedokteran masih belum bisa dengan seratus persen menangani permasalahan kanker. Nah bagaimana sikap kita dalam menghadapi penyakit kanker supaya bisa ” healing”?

    Dari pengamatan yang dilakukan secara pribadi ternyata orang yang ” healing” dari penyakit kanker adalah orang yang dengan percaya penuh akan kekuatan ayat kisah penyembuhan yang dilakukan Jesus yakni ” Haporseaon mi do mambahen ho malum ” atau Kepercayaan mu lah yang membuat kamu sembuh” ( beberapa journal kedokteran masih malu mengungkapkan hal ini ).

    Nah percaya dulu bahwa anda akan sembuh, dan kesembuhan itu akan datang melalui teknologi kedokteran yang dijalani saat ini.

  10. abrianto Nababan Says:

    @Ito br.Aruan !
    Saya turut sedih membaca surat ito diatas, ito…tidak ada yang mustahil bagi Tuhan kita Yesus Kristus, jangankan orang sakit, orang yang sudah meninggal saja dihidupkan kembali…yang penting ito , keyakinan dan kesungguhan kita, jangan pernah ito putus asa…yakinlah Mukjizat itu pasti datang, serahkan segala kekhawatiranmu hanya kepada Dia Tuhan kita

    Saya pernah membaca almanak renungan harian dr amang DTA, yang isinya adalah Tuhan itu mendengar doa semua orang, dan tidak ada satupun yang bisa menghalanginya, sabarlah ya ito…Tuhan memberkati ito dan keluarga….Mukjizat pasti datang

  11. suprama simatupang Says:

    Terimakasih Bpk Harahap. atas pemberitaan Firman Tuhan yang di Sampaikan kiranya Tuhan Yesus Selalu memberi karunia pemberitaan Injil-Nya.dan saya juga yakin bahwa Tuhan Yesus Sang Juru Selamat dan Penyembuh. hanya saja kita Umat manusia kurang paham akan maksud Tuhan.Menurut saya setiap doa kita pasti sampai kepada Tuhan Allah. hanya saja mungkin belum terjawab. Tuhan mau kita menyerahkan seluruh kehidupan kita seutuhnya kepada-Nya . mungkin masih ada dosa atau kesalahan orang lain yang belum terampunkan oleh kita.Tuhan tolonglah kami yang selalu mencari kerajaan_Mu tunjukkanlah kepada kami jalan yang berkenan di hati_Mu agar kami semakin memuji dan memuliakan nama-Mu saat ini dan Kekal sampai selama-lamanya .Amin

  12. Yani Sitorus Says:

    @ Kakak br Aruan

    Tuhan kita bukan Tuhan yg tertidur atau Tuhan yg mati kak. Pasti ada hal yg ingin DIA sampaikan ke kakak melalui kondisi kakak saat ini. Jangan biarkan si setan mentertawakan kita karena iman kita mulai goyah. Tetaplah meminta penyembuhan dari DIA Sang Tabib Ajaib.
    ketika kita berdoa..benar2lah berdoa dalam arti setelah kita berdoa biarkan Tuhan yg bekerja…pasrah sepenuhnya kepada Nya.Mungkin berat ya kak..tapi satu kunci kita bisa melalui segala macam pencobaan yaitu IMAN…
    Kita adalah manusia biasa dengan Tuhan yg SANGAT LUAR BIASA

  13. Nita Hutajulu Says:

    Yesus adalah penyembuh. melalui tangan Dokter & obat2an Tuhan menunjukkan kuasaNya. Walau kadang kala ada juga penyakit yg tdk bisa disembuhkan yg akhirnya pada kematian. Tapi sebagai org Kristen tentunya kita harus percaya bahwa semua yg terjadi dalam hidup kita itu atas seizin Tuhan. Asal kita setia & taat semua akan baik2 saja, krn Tuhan selalu memberikan pertolongan tepat pd waktunya, sbab DIA bukan ALLAH yg berfirman tp tdk menepati, DIA ALLAH yg Hidup yg slalu ada bwt kita.
    Buat Kakak LWB br.Aruan, tetaplah bersandar pd Tuhan, mungkin pd saat ini keluarga kakak sedang di uji imannya, apa akan tetap setia seperti AYUB ataukah iman kakak akan mundur dgn adanya pencobaan ini. Justru org yg dekat dgn Tuhan yg akan selalu di uji, krn iblis tdk akan pernah tinggal diam, melihat org2 yg percaya kepada Tuhan Yesus. Mintalah maka kamu akan diberi, carilah maka kamu akan menemukan, ketoklah maka pintu akan dibukakan, Kakak minta terus pd Tuhan, sampai doa kakak dijawab, Saya turut berdoa bwt kesembuhan suami kakak. Tetap semangat dlm hidup ini, minta kekuatan dr Tuhan, supaya kakak dimampukan utk tetap kuat. Yesus memberkati.

  14. Merry Says:

    Trimakasih Tuhan buat firmanMu hari ini Engkau ingatkan kami untuk menjaga tubuh kami, spy kami bisa melakukan segala tugas2 kami dengan baik untuk kemuliaan namaMu. Amin

  15. John pasaribu Says:

    Terimakasih buat renungannya Amang.
    Untuk pertama kali aku berani meninggalkan jejak pena di Rumah Kita ini..
    Saya yakin ‘Tuhan punya kuasa ‘tuk memulihkan yang terluka menyembuhkan yang menderita. Aku juga yakin kakiku yang patah (akibat tabrakan) ini akan tersambung kembali , karena kuat kuasaNya.

    @ito br Aruan
    Aku mengerti keluhan hatimu ‘To, persis sperti apa yang pernah aku alami, tapi kali ini ijinkan aku untuk kita saling menguatkan dalam Tuhan.Jangan pernah berhenti berharap, dan tetaplah berdoa,Tuhan punya waktu, harta dan materi boleh tak bersisa, tapi pengharapan biarlah tetap bergema dalam hati kita.

  16. Kimron Manik Says:

    Apapun yang terjadi dalam hidup kita, baik itu suka maupun duka, jangan pernah menggoyahkan iman percaya kita kepada Tuhan. Biarlah kita terus berusaha semampu kita sambil terus berdoa dan berserah kepada Tuhan. Apapun hasilnya, pasti itulah yang terbaik dan yang sesuai kehendak Tuhan.

  17. FE Says:

    syalom Amang…. saya kira daerah amang terkena musibah banjir (puji TUhan)….gak tahunya amang retret. selamat datang ke bumi pertiwi, bagi yang sedang bergumul dengan kesehatan…… jgn lupa panggil nama Yesus Sang Penyembuh, juga kendalikan pemikiran….ada pengaruhnya. jadi banyak-banyak berdoa. Saya doakan siapapun yang sekarang dalm kondisi sakit jasmani dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus sembuh. amin. gbu Amang + keluarga.

    Ohh …. yack Amang, Kami + keluarga minta dukungan doanya untuk perekonomian kami yng skrng lagi morat-marit, doakan disela-sela doa amang dan keluarga.
    Bpk. Sumantriono Saragih + Mama Heski beserrta anak-anak + Mertua + ekonomi. dari Pematangsiantar Perumnas BT VI) TRims Banyak.

  18. Friska pardede Says:

    Baru sore ini saya sempat keruma metmet sejak kemarin2 selalu mengintip eh tidak ada renungannya, walaupun sore baru bisa baca renungannya sangat menyejukkan saat sudah letih bekerja dan ada sedikit omelan dari atasan. Selamat buat amang yg sdh “retreat” ke bangkok dgn oleh2 foto2 yang sangat bagus.

    Buat saudara2 yg sedang gundah semua pengunjung ruma metmet memberikan simpati pada saudara dan pastinya ikut mendoakan agar saudara semua tegar menghadapinya, itulah salah satu mengapa ruma metmet ini sangat dicintai karena yg punya mempersilakan semua orang menyampaikan apapun yg ada dibenak kita masing2 terutama tempat curhat yg paling pas buat kita2 yg punya persoalan2 dalam kehidupan.

  19. par_Balige Says:

    kakak br aruan,
    Baru-baru ini saya membaca sebuak buku dengan judul ” terpuruk dan di berkati “. Buku ini menjelaskan bagaimana terkadang kita harus mengalami keterpurukan dalam hidup kita sebelum atau pada saat yang sama kita telah diberkati dengan luar biasa .

    Dalam buku ini disebutkan bagaimana Tuhan ingin kita benar - benar berserah diri secara total dan bagaimana Tuhan sedang membentuk kita menjadi sebuah bejana indah pada saat kita diberi cobaan dalam keterpurukan kita . Berserah diri secara total adalah jalan keluar terbaik dari setiap keterpurukan . Dan Tuhan punya rancangan yang terbaik dalam hidup kita . Sekali lagi kita hanya perlu berserah.

    Tangan Tuhan akan senantiasa membimbing kakak sekeluarga. Amin.

  20. Magda Aruan Says:

    Kakak Lwb br Aruan,
    Boleh aku minta alamat e-mailnya?

  21. kenzo hutapea bogor Says:

    Syalom, Amang selamat ya. gbu

  22. elumban Says:

    @Buat Inang baru Aruan:
    Seperti kata amang DTA, kami mendoakan agar Inang dan Keluarga dalam Iman, pengharapan dan sukacita memberikan dukungan kepada amang di rumah utk melawan penyakit itu. Iman, pengharapan dan sukacita tersebut adalah “haporseoan kita untuk pamalum sahitta”.
    Hampir empat tahun setiap detik saya hidup dalam rasa sakit yg luar biasa (saya tdk mau mengatakan itu penderitaan), saya bersyukur bahwa saya dikuatkan utk menerima itu menjadi bagian dari keseharian kehidupan saya, sehingga saya bisa melakukan pekerjaan saya. Saya pernah baca sebuah artikel yang berjudul “generate your happiness”, intinya adalah dgn Iman, pengharapan dan suka cita kita akan mampu menciptakan muzijat yg luar biasa dalam hidup kita sendiri-itulah self healing seperti yg dikatakan oleh amang Panca Bonar.
    Saya mau berbagi satu lagu koor ama kami dgn kata-kata sbg berikut:

    Molo tung ingkon manaon ma ahu, urupanMu au disi Tuhan
    Manang beha na masa pe, sai Ho na ma Tuhan tongtong manatap ahu,
    Asa tolhas tu na sonang, dohot ahu.

    Holan gogoMi sambing palua langkangki sian pangango,
    Uang loas ahu tinggang,
    Patogu panghaposingki, asa tung sonang ahu,

    Horas.

Leave a Reply