Percaya Kepada TUHAN & Lakukan Yang Baik

February 25, 2009
By Daniel T.A. Harahap

Almanak Rabu 25 Februari 2009:

burung-680.jpg

Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik (Mazmur 37:3a) yat

Ayat almanak hari ini sangat pendek dan sederhana sekali (jangan dibuat rumit!): percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik. Sang pemazmur mengajak kita percaya kepada TUHAN sehingga kita tidak perlu iri kepada orang jahat dan ikut-ikutan melakukan yang jahat.

Hari ini kita diingatkan ada kaitan erat kepercayaan dengan kebaikan. Secara negatif: ketidakpercayaan dengan kejahatan. Hanya kepercayaan yang sungguh-sungguh kepada TUHANlah yang membuat kita dapat tetap melakukan yang baik sekalipun banyak orang melakukan yang jahat (dan kita anggap aman dan tenang saja). Sebaliknya: hanya dengan setia melakukan yang baiklah iman dan kepercayaan kita kepada TUHAN juga semakin teguh.

Sebab itu mari kita meneguhkan kembali hati kita untuk percaya kepada TUHAN. Mari kita mempercayakan seluruh hidup, keluarga, harta milik, masa depan, dan cita-cita kita kepadaNya. Dia sungguh setia dan dapat diandalkan. Dia mahakuat dan mahabaik melindungi dan menyelamatkan kita. Selanjutnya mari kita fokus berbuat baik kepada sesama. Hari ini: Apakah kebajikan yang harus kita lakukan? Kepada siapa kita harus berbuat baik? Bagaimana melakukannya?

Doa:

Ya TUHAN karuniakanlah kami dua hal. Pertama: kepercayaan kepadaMu. Kedua: kebaikan yang berasal dariMu. Biarlah kami dapat percaya sungguh-sungguh kepadaMu agar kami tetap mau dan mampu melakukan yang baik di tengah kehidupan kami. Demi Kristus. AMIN.

Pdt Daniel T.A. Harahap

Kembali ke halaman depan:

Share on Facebook

8 Responses to Percaya Kepada TUHAN & Lakukan Yang Baik

  1. Agus Karta Parulian Panggabean on February 25, 2009 at 8:28 am

    Pos ma ho, rohangku….., di Debata……….

  2. ruly on February 25, 2009 at 8:28 am

    saya setuju sekali amang dengan ‘jangan dibuat rumit’
    baik blm tentu benar, benarpun blm tentu baik, krn baik itu jg relatif..
    terkadang klu mau buat baik mikirin panjang dan dalam gitu jd ga jd deh :D

  3. abrianto Nababan on February 25, 2009 at 8:41 am

    aha do tujuan ta umbahen tubu hita tu portibion? ingkon gabe boi ma hita antong marguna bagi sesama, dungi tarida ma songon naung dihatahon ni Tuhantai, asa gabe sira ma hita tutu di portibion… holan Jesus do hubahen donganku, ai ibana pasonanghon au, tu banua ginjang pe sai tong do, do boanon ni Tuhanku au, do boanon ni Tuhanku au

  4. Beben Sihombing (YBSS) on February 25, 2009 at 8:52 am

    mauliate godang amang DTA untuk firman hari ini yang mengingatkan saya agar selalu berbuat baik sehingga nama TUHAN dipermuliakan melalui sikap & perbuatan kita, semoga jemaat Tuhan benar2 menjadi lilin & garam bagi orang2 disekitar kita, Haleluya, kiranya Tuhan memberkati kita semua & seluruh bangsa Indonesia.

  5. Nita Hutajulu on February 25, 2009 at 8:57 am

    wah…pagi ini ada bonusnya, pelajaran yg sgt penting bagi qta, ya…qta klo ketik huruf i di komputer langsung otomatis jd I, jd kan klo qta ngetik B.Batak jadi ribet n susah dech….trimakasih amang bwt bonusnya hari ini.

    Berbuat baik sesuatu yg kadang sulit dilakukan n kadang jg gampang, contonya berbuat baik dgn org yg qta kenal atw org yg qta sayang, gampang bgt y, semampu qta pasti berusaha selalu berbuat baik bagi org2 yg qta sayangi. Tp bagaimana klo berbuat baik dgn org yg udah jahat sama qta, org yg nga qta kenal, mungkin qta akan byk pertimbangan, tp saya yakin dgn qta percaya sepenuhnya pd Tuhan Yesus otomatis qta akan tertular sifat Baiknya Tuhan Yesus tanpa memandang pribadi org lain. Itulah qta manusia, memiliki kasih bersyarat, kamu baik aku baik, kamu jahat aku jahat. Tapi lewat firman Tuhan pagi ini qta diingatkan kembali utk berbuat baik bagi siapapun org disekeliling qta, karna Kasih dan kebaikan Tuhan Yesus adalah Kasih yg tanpa syarat, sejahat apapun qta, seburuk apapun keadaan qta, Yesus adalah pribadi yg slalu mau menerima qta dgn segala keadaan dan kekurangan qta.

    Sebagai org yg sudah menerima kebaikan2 dari Tuhan Yesus, marilah qta menabur kebaikan dimanapun n kapanpun. Karena dgn kebaikan qta bisa menjadi saksi yg hidup bwt org lain.

  6. Panca Bonar on February 25, 2009 at 10:36 am

    Jadi teringat perumpamaan batak :Eme na masak digagat ursa, bai na masa ima ni ula… kalau kita hubungkan dengan turpuk hari ini, tentu sangat bertentangan dengan seruan takutlah pada Tuhan dan lakukan lah yang baik. Tapi alangkah indahnya kalau kita selalu bertindak baik dan benar supaya selaras antara rasa dan logika.

    Jadi teringat juga tindakan para kolega yang saat ini menghadapi krisis di setiap organisasi, yakni melakukan tindakan yang dianggap baik dan benar seiring dengan situasi pengetatan pengeluaran yang dihadapi. Kalau dulu untuk melakukan rapat diadakan di hotel mewah dan di daerah atau kota tertentu dengan memakan biaya ratusan juta rupiah ,sekarang cukuplah di ruang meeting kantor masing-masing, ini juga buah implementasi dari ayat ini , takutlah akan Tuhan dan berbuatlah yang baik.

    Yaach semoga hati setiap pimpinan organisasi, termasuk pimpinan organisasi keagamaan HKBP memaknai turpuk hari ini, sehingga ruas terhindar dari rasa bersalah karena ketidak mampuan akibat tekanan krisis saat ini, dalam melayani para tamu yang datang dari pusat.

  7. ivana br hombing on February 7, 2010 at 1:22 pm

    setuju. Yakin dan tetap percaya kepada Tuhan.HORAS…..

  8. rumanap on February 7, 2010 at 8:43 pm

    Jangan dibuat rumit, tapahembang ma

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*