Archive for February, 2009

PAPANGAN

Saturday, February 28th, 2009

CERITA IBU:

Oleh: Pdt Daniel T.A. Harahap

babi-panggang-4.jpg

Bahasa Batak mangan berarti makan. Sipanganon artinya: makanan. Pamangan adalah kata halus untuk mulut. Namun papangan adalah: cara makan. Atau: adat-istiadat makan! Ya adat Batak kata Ibu bukan hanya soal ulos dan jambar tetapi juga sopan-santun makan. Rupanya bagi orang Batak jaman dahulu yang penting bukan saja apa yang hendak dimakan itu tetapi juga bagaimana cara memakannya. Sebab itulah orangtua jaman dahulu memiliki nasihat: pinarpitu papangan molo di huta ni halak. Terjemahannya: cara makan kita di kampung orang harus sepertujuh dari cara makan kita di rumah sendiri. Bahasa kerennya: etiket makan. Petuah ini sangat mirip dengan amsal Salomo: jika makan bersama raja-raja letakkanlah ujung pisau di leher. Maksudnya selain sopan santun adalah menahan diri. (Bahasa Bataknya: mangorom).

Kesaksian Ibu saya yang kini berusia 80 tahun pada jaman dahulu orang Batak sangat tertib kalau makan. “Tidak seperti kalian jaman sekarang” ejeknya. (more…)

Share on Facebook

Satu Sumber Hidup

Saturday, February 28th, 2009

Almanak Sabtu 28 Februari 2009:

gunung-batu.jpg

Dan mereka semua minum minuman rohani yang sama, sebab mereka minum dari batu karang rohani yang mengikuti mereka, dan batu karang itu ialah Kristus. (1 Korintus 10:4)

Mungkin kita harus membayangkan kehidupan gurun di Timur Tengah kuna. Cuaca sangat terik dan air sangat sulit diperoleh. Jika ada air namun belum tentu bisa diminum, sebab air yang tergenang bisa menjadi sumber penyakit. Bukit karang atau gunung batu rupanya sering menyimpan air dan sangat berkualitas. Bagai air dari tempayan? Paulus mengatakan Kristus adalah batu karang sumber air hidup itu. Dan semua kita meminum dari sumber yang sama. (more…)

Share on Facebook

Mari Merevisi Aturan HKBP

Friday, February 27th, 2009

Oleh: Pdt Daniel T.A. Harahap

benang-3.jpg

Kemarin bagi saya adalah hari bahagia. Apa pasalnya? Saya merasa mendapat pencerahan tentang HKBP tercinta. Lebih khusus tentang Aturan HKBP. Sudah lama saya selalu pusing dan hampir putus asa jika memikirkan amandemen atau revisi Aturan HKBP. Maklumlah sewaktu kuliah di madrasah teologi tempo hari kami tidak pernah diajar bagaimana cara merevisi apalagi membuat Tata Gereja. Sebab itu saya bingung memulai dari mana (catatan: draft atau prakonsep Aturan yang pernah saya tawarakan di blog ini jujur adalah usaha nekad). :-) Namun di Bulungan kemarin saya dipertemukan dengan seorang pensiunan hakim PTUN yang masih enerjik dan terutama jernih berpikir yang berceramah tentang amanademen Aturan HKBP dan membuat saya terkesima. Tanpa disuruh saya duduk diam dan tenang, menyimak baik-baik dan mencoba menuliskan pikiran-pikirannya di buku saya. Sekarang saya coba bagikan apa yang saya dengar dari seorang pensiunan hakim bernama Lintong Oloan Siahaan itu: (more…)

Share on Facebook

Dari Diskusi Aturan di Bulungan

Friday, February 27th, 2009

benang-kusut.jpg

Oleh: Pdt Daniel T.A. Harahap

Rabu di sebuah restoran di bilangan Bulungan Kebayoran, saya diundang menjadi penanggap diskusi kecil mengenai amandemen atau revisi Aturan HKBP. Peserta 23 orang. Penyaji bahan ada dua orang, yaitu: Lintong Oloan Siahaan (pensiunan Hakim PTUN) dan Patia Panjaitan. Pembicara pertama menyoroti dari segi yuridis sementara pembicara kedua menyorot dari segi kultural Batak. Diskusi berlangsung serius dan hangat, walau tidak mengurangi sikap rileks peserta. Saya sendiri diminta menjadi penanggap utama makalah Patia Panjaitan sementara Barita Simanjuntak, doktor hukum, diminta menanggapi makalah Lintong Oloan Siahaan.

Isi diskusi sebagian sudah pernah dibicarakan di blog ini dan di banyak tempat. Beberapa isu yang mengemuka adalah lemahnya unsur pengawasan (more…)

Share on Facebook

Siapakah Tuhan Bagiku?

Friday, February 27th, 2009

Almanak Jumat 27 Februari 2009:

gunung-22.jpg

Ya TUHAN, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku, Allahku, gunung batuku, tempat aku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku! (Mazmur 18:2)

Hidup bagi Daud tidak ubah sebuah peperangan. Dan TUHAN adalah bukit batu dan kubu pertahanan yang tangguh. Tempat perlindungan yang aman. Perisai yang tidak tertembus musuh. Tanpa TUHAN Daud merasa hidupnya akan sangat rapuh dan mudah dihancurkan oleh musuh-musuhnya. Tanpa Tuhan dia akan segera kalah. Bagaimana dengan kita? (more…)

Share on Facebook

GIRING-GIRING

Thursday, February 26th, 2009

CERITA IBU:

lonceng-gereja.JPG

Oleh: Pdt Daniel T.A. Harahap

Gereja di kampung selalu punya menara. Bahasa Bataknya: palaspalas. Dan di menara ada lonceng yang berfungsi sebagai alat komunikasi bagi jemaat sekaligus penduduk yang tinggal di kampung-kampung sampai berkilometer jauhnya dari gereja. Bahasa Bataknya: giring-giring. Bila sekonyong-konyong tengah malam lonceng gereja berbunyi cepat tak putus-putus, itu artinya  terjadi bencana, biasanya kebakaran (hagoran), dan seluruh warga pun langsung heboh mencari tahu permasalahan dan bergegas memberi pertolongan (dan yang menarik biasanya gereja di kampung lain yang mendengarnya tanda bahaya - walau belum tahu persis apa - akan ikut juga membunyikan loncengnya, (more…)

Share on Facebook

Percayakan, Serahkan kepada Tuhan

Thursday, February 26th, 2009

Almanak Kamis 26 Februari 2009:

burung-559.jpg

Percayalah kepada TUHAN selama-lamanya, sebab TUHAN Allah adalah gunung batu yang kekal. (Yesaya 26:4)

Percaya arti sesungguhnya mempercayakan. Maukah Saudara dan saya mempercayakan anak-anak pergi dengan orang yang tidak Saudara kenal? Maukah Saudara mempercayakan orang yang tidak jelas integritasnya menjaga rumah Saudara saat harus pergi ke luar negeri misalnya? Seandainya Saaudara harus menitipkan uang atau perhiasan milik Saudara yang sangat berharga itu kepada siapakah Saudara titipkan dan mengapa kepadanya? (more…)

Share on Facebook

Ruma Metmet & Par Lumban Obama :-)

Wednesday, February 25th, 2009

KURSUS BAHASA BATAK: :-)

monumen-kemerdekaan-as.jpg

Oleh: Pdt Daniel T.A. Harahap

Ndang hapalang las ni rohaniba arian on dung memboto hajongjongan ni Ruma Metmet sian situs sisulingkit (ndang dapothu dope hata batakna) Alexa na tongam i. Hape samparsapulu angka tamue ni Ruma Metmet on Par Lumban Obama manang Luat Amerika do. Sada satonga persen sian bariba ni aek ima Malaysia, onom persen nari sian angka desa na ualu, jala 81 persen sian hutanta sandiri na margoar Indonesia. Bah, bah, mauliate ma ninna roha. Ndang pola ingkon tabunihononhon balga ni roha ni iba disi. (more…)

Share on Facebook

Membatakkan Komputer

Wednesday, February 25th, 2009

KURSUS BAHASA BATAK: :-)

komputer-diatas-rumput.jpg

Oleh: Daniel T.A. Harahap

So tung dirimpu hamu “gerpol” (gerakan politik) on. Dao ma i. Ai holan naeng paboahon sada pangalaho na mansai teknis do iba sahali on. Ra godang do panjaha na porlu mamboto ingkon jolo dibatakhon do komputer niiba i asa ummura manurathon hata Batak. Songon na taboto di hata batak mansai marlapatan do huruf “i” na punjung manang sasadasa. Isarana: dung i, aha ma i, andorang so i, oto na i, dohot lan na asing. Hape molo taketikhon huruf “i” punjung hatak batakta i pintor muba do i so binoto-boto gabe “I” (huruf na balga). Boasa? Aha do sibonsiri na? (more…)

Share on Facebook

Percaya Kepada TUHAN & Lakukan Yang Baik

Wednesday, February 25th, 2009

Almanak Rabu 25 Februari 2009:

burung-680.jpg

Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik (Mazmur 37:3a) yat

Ayat almanak hari ini sangat pendek dan sederhana sekali (jangan dibuat rumit!): percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik. Sang pemazmur mengajak kita percaya kepada TUHAN sehingga kita tidak perlu iri kepada orang jahat dan ikut-ikutan melakukan yang jahat.

Hari ini kita diingatkan ada kaitan erat kepercayaan dengan kebaikan. Secara negatif: ketidakpercayaan dengan kejahatan. (more…)

Share on Facebook

Syarat Menjadi Pengikut

Wednesday, February 25th, 2009

SERMON MINGGU INI

Oleh: Pdt Daniel T.A. Harahap 

jeram-dan-pelangi.jpg

Bahan : Lukas 9 : 57 – 62

1. Ketika Yesus dan murid-muridNya sedang dalam perjalanan mereka berkatalah seorang kepadaNya menawarkan diri hendak menjadi pengikutNya. Namun Yesus tidak serta-merta menyambut tawaran orang tersebut. Dia malah merendahkan diriNya mengatakan: “bahwa rubah dan burung masih lebih kaya dibandingkan dengan Dia, sebab itu baiklah orang itu berpikir ulang sebelum mengambil keputusan untuk menjadi pengikutNya”. Kita tidak tahu apakah sesudah Yesus mengatakan demikian orang itu tetap pada sikapnya semula ingin menjadi murid Yesus. (more…)

Share on Facebook

Batak Dan Api Dalam Sekam

Tuesday, February 24th, 2009

harimau-12.JPG

Oleh: Pdt Daniel T.A. Harahap

Paska demonstrasi anarkis yang memakan korban ketua DPRD Sumut, saya bisa menduga Propinsi Tapanuli tidak akan jadi diwujudkan. Bahasa halusnya: ditunda atau diambangkan sampai batas waktu yang tidak ditentukan lamanya. Sebagai seorang yang sejak awal tidak setuju dengan pembentukan propinsi Tapanuli seharusnya saya senang. Namun kenyataannya tidak. Saya malah sangat gundah dan gelisah. Dan merasa kalah. Aneh. Apa yang terjadi dengan saya? Tidak ada apa-apa. Saya cukup sehat. Namun saya merasa kayaknya ada masalah sangat serius yang sedang terjadi di dalam kita, khususnya kebatakan dan keindonesiaan kita.

Saya ingin mencari waktu lebih banyak untuk merenung dan merumuskan (more…)

Share on Facebook

Pengakuan Hana

Tuesday, February 24th, 2009

Almanak Selasa 24 Februari 2009:

burung-542.jpg

Tidak ada yang kudus seperti TUHAN, sebab tidak ada yang lain kecuali Engkau dan tidak ada gunung batu seperti Allah kita. (1 Samuel 2:2)

Apa yang kita baca di atas bukanlah pernyataan seorang teolog, pendeta atau penginjil besar. Bukan pula penjelasan teoritis di sebuah seminar agama atau slogan stiker kebangunan rohani. Lantas apa? Itu adalah bagian doa seorang perempuan yang merasa dirinya sangat kecil serta dihina karena tidak memiliki anak. Doa Hana, istri Elkana, yang kelak mendapatkan anak jawaban doanya.

Hana mengajak kita, di saat-saat sedih dan krisis sekali pun, (more…)

Share on Facebook

TUHAN Sang Pelindung

Monday, February 23rd, 2009

Almanak Senin 23 Februari 2009:

benteng-2.jpg

Sendengkanlah telinga-Mu kepadaku, bersegeralah melepaskan aku! Jadilah bagiku gunung batu tempat perlindungan, kubu pertahanan untuk menyelamatkan aku! (Mazmur 31:2)

Sebagai seorang bekas prajurit Daud melukiskan kehidupan bagaikan peperangan yang sengit dan panjang. Dan sebagai seorang bekas prajurit juga Daud tahu betapa pentingnya gunung atau tempat yang tinggi untuk berlindung atau bertahan dari musuh. Maklumlah pada masa itu perang masih menggunakan pedang, panah dan tombak sebab itu gunung atau bukit batu adalah tempat yang selalu dipilih karena sulit dijangkau musuh namun mudah untuk menyerang. Dan kita baca hari Daud melukiskan TUHAN sebagai gunung batu tempat perlindungan dan benteng pertahanan yang tangguh. (more…)

Share on Facebook

Maaf, Propinsi Saya Sumatera Utara!

Sunday, February 22nd, 2009

sumut.gif

Oleh: Pdt Daniel T.A. Harahap

Dengan atau tanpa demonstrasi yang memakan korban nyawa kemarin, maaf seribu maaf, saya tetap tidak setuju pembentukan propinsi Tapanuli. Ya saya ulangi: saya tidak setuju Sumatera Utara, propinsi kelahiran dan kebanggaan saya dicabik-cabik untuk sebuah alasan yang menurut hemat saya benar-benar tidak rasional.

Emangnya siapa saya? :-) Ya saya memang bukan siapa-siapa. Saya hanya seorang warga negara Indonesia, seorang pendeta kecil di HKBP pulak, dulu lahir dan besar di Medan Sumatera Utara, dan kini tinggal di Serpong Banten. Saya bukan calon apalagi anggota legislatif terhormat, bukan juga pengusaha atau pejabat yang punya uang dan kuasa, bukan juga tokoh masyarakat yang bisa menguasai umat. (more…)

Share on Facebook