Sarikat Gadong Manginsir (Pertanyaan 1)

October 23, 2008
By Daniel T.A. Harahap

ubi-jalar-3.jpg

PERTANYAAN (1)

Terus terang Pak Pendeta, saya senang dengan rencana pembentukan serikat ini. Tapi untuk menunjukkan keseriusan kita perlu juga dicari nama serikat yang lebih serius, yang sama dengan historical gadong insir. Yang nanti menjadi terjemahan visi dan misi. Apalagi mau menjangkau Indonesia (Konteks kontribusi). Saya khawatir focus orang hanya tersita untuk meminta penjelasan arti Serikat Gadong Manginsir. Atau jangan2 kalau di dengar orang bonapasogit malah jadi bahan tertawaan. Kalau dibuat jadi lambang serikat ya its ok lah. Emang saya setuju 100% akan pengertian dan kondisi gadong insir ini.

Satu lagi Pak, menunjukkan keseriusan bukan berarti dengan uang pangkal yang besar dan iuran yang besar. (Coba bapak bayangkan : si A sangat serius mendukung, cuma uang pangkal plus iuran dalam sebulan itu sudah menyedot 60% dari Gaji bulanannya) gimana dong?
Apa nanti serikat ini pura2 merendah, pura2 bersih, tapi ternyata tujuannya untuk menjaring orang2 berkantong tebal yang menganggap uang 500rb itu tidak berpengaruh pada keuangannya? lantas si A yang pengen itu harus keringat dingin dulu mengumpulkan 600rb buat jadi anggota?

Jangan2 nanti setelah serikat ini berdiri akan mengadopsi sistem pengumpulan dana anggota dari beberapa gereja HKBP yang mengumpulkan dana di padang golf, atau membuat malam dana lewat pagelaran drama di gedung mewah dengan tiket masuk jutaan rupiah. Huh…. Jemaat produktip di jakarta mungkin tidak hanya seribu pak? jangan pesimis. Ratusan ribu mungkin ya. Inilah dulu masukan dari saya, semoga nanti pembentukan serikat ini tidak salah arah. (dari J – milis Batak Gaul )

Jawab:

Terima kasih atas responnya. Nama serikat ini memang sangat “ndeso”, “huta”, “kampungan” namun memang begitulah maunya. Nama itu dipilih secara sadar dan sengaja. Saya membayangkan organisasi ini memang organisasi yang merendah, membumi dan merambat di tanah namun berbuah banyak. Nama Sarikat Gadong Manginsir sudah pas. Berhubung tujuannya membantu Tanah Batak, dan yang diharapkan bergabung terutama juga orang Batak, ya nama Gadong Manginsir atau Ubi Jalar itu sangat familiar. :-)

Tujuan Sarikat Gadong Manginsir memang cuma satu: membantu Tanah Batak memiliki komputer dan koneksi internet. Bila seluruh Tanah batak sudah penuh dengan komputer dan terkoneksi internet ya organisasi ini bubar. Kita bikin organisasi baru dengan tujuan baru lagi. :-) (Peris seperti ubi jalar).

Syarat menjadi anggota ya tentu mendukung sumbangan komputer itu. Untuk itulah ditetapkan uang pangkal Rp 500.000 dan iuran Rp 100.000/ bulan. Sebab tujuan organisasi ini cuma satu: membantu penyediaan komputer untuk gereja, sekolah dan desa di Tanah Batak.

Saya sedang menyusun AD/ART (silahkan memberi masukan) untuk mendukung organisasi ini benar-benar transparan, akuntabel, dapat dipercaya dan akurat. Juga nanti harus diatur agar biaya operasional tidak boleh diambil dari uang pangkal dan iuran (guguan), tetapi dari sumbangan yang dicari pengurus. Sehingga uang pangkal dan iuran murni digunakan untuk sumbangan dan tidak dihabiskan untuk biaya rapat dan konsumsi serta penginapan pengurus. :-) Semua itu bisa diatur dan ditata. Dan satu hal: kita akan memilih para pengurus yang benar-benar memiliki integritas dan mau membuktikannya.

Share on Facebook

2 Responses to Sarikat Gadong Manginsir (Pertanyaan 1)

  1. Bang Poltak on October 23, 2008 at 1:15 pm

    Gimana kalo keanggotaan dibuat jadi beberapa kelompok? Maksudnya, ada kelompok mahasisa perorangan yg iurannya lbh kecil, ada kelompok perorangan umum, dan kelompok keluarga dan kumpulan (contohnya organisasi naposobulung atau organisasi mahasiswa). Jadi iuran tiap kelompok beda2.

    Daniel Harahap:
    Sementara jangan dululah Bang. Nanti rumit kali urusannya. Organisasi ini kan tujuannya bukan untuk plesiran atau senang2, tetapi semata-mata membantu Tanah Batak dengan komputer dan koneksi internet. Sebab itu ya uang pangkal Rp 500.000 dan uang iuran Rp 100.000/ bulan sudah cocok. Kalau terlalu luas dan beragam saya kuatir belum apa-apa organisasi ini sudah berkelahi atau cuma omong sendiri. :-)

  2. CESMN on October 24, 2008 at 9:53 pm

    Amang……… kalo nggak salah program sumbangan untuk tanah batak ini ( beberapa tahun yang lalu ) pernah dilakukan oleh Jend Luhut Panjaitan, tapi sayangnya semua raib ….. ternyata mental rakyat tanah batak ini juga perlu dibenahi.

    Sorry amang kalo saya salah,…………. but just info. Tapi program ini sangat bagus, mudah2an kalo ada rezeki kita bisa saling bantu.

    Salam
    CESMN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*