Archive for August, 2008

Perjalanan Menuju Sinode (Kisah Bersambung)

Sunday, August 31st, 2008

copy-of-pearaja.jpg

Oleh: Daniel Taruli Asi Harahap

Minggu 31 Agustus 2008 siang.

Apa lagi yang kurang?
Jam menunjukkan pukul 13.45. Serpong hujan sederas-derasnya. Doktor Jupiter, teman saya utusan sinode dari HKBP Resort Serpong barusan mengirim SMS bahwa dia sudah di jalan menuju gereja. Saya menarik nafas. Kayaknya semua sudah beres. Pakaian untuk seminggu sudah saya masukkan ke koper (termasuk sebuah sterikaan). Jas untuk pelantikan sebagai anggota MPS sudah saya pisahkan dan akan saya tenteng. Surat kredensi, tiket, almanak, alkitab minus BE, dan buku catatan rapat ke tas pundak kesayangan saya. Kamera yang dua tahun lalu saya beli dengan sisa uang “bekerja sambilan” di AS sudah saya servis di agen resmi Nikon di Mangga Dua. Juga sudah saya lengkapi dengan blitz khusus walaupun bukan tipe teranyar. Pokoknya lumayanlah. :-) Nah ini dia yang terpenting. Kemarin teman saya miskin jaman dahulu yang kini telah jadi petinggi di Telkomsel menghadiahkan saya modem internet dan menyuruh anak buahnya melayani saya di priority room Telkomsel BSD agar saya bisa tetap konek dari Sipoholon. Ah hidup memang selalu menyediakan kebajikan.

Tiket sudah beres. Pesawat Batavia pukul 16.10. Ya, mending saya beritahu saja. (more…)

Share on Facebook

Majelis Pekerja Sinode (MPS): Mahluk Apa Pulak Itu?

Saturday, August 30th, 2008

STUDI ATURAN (4)

stempel_karet.jpg
Saya yakin sebagian besar warga HKBP belum tahu apa itu MPS (Majelis Pekerja Sinode). Supaya mudah, jaman dulu namanya Parhalado Pusat atau Majelis Pusat. Jika di huria ada parhalado huria, di resort ada parhalado resort, dan distrik ada parhalado distrik, maka di pusat dulu ada namanya Parhalado Pusat. Dan semua tahu jaman dulu Parhalado Pusat (sering disingkat “parpus”) sangat berkuasa atau powerful. Namun dalam Aturan HKBP 2002 Parhalado Pusat dihapuskan dan diganti dengan Majelis Pekerja Sinode. Namun substansi, wewenang dan tugasnya sangat berbeda. Sebab itu mending kita simak saja apa yang dikatakan Aturan tentang MPS (Majelis Pekerja Sinode).

Pasal 18 Majelis Pekerja Sinode

1. Pengertian:
Majelis Pekerja Sinode adalah (more…)

Share on Facebook

Apa Saja Tugas Sinode Godang?

Saturday, August 30th, 2008

STUDI ATURAN HKBP (3):

bebek-karet.jpg

Sinode Godang akan dilangsungkan lusa di Sipoholon (apakah Anda tahu dimana persisnya?). Di banyak tempat dan kalangan, termasuk arisan marga, Sinode Godang telah menjadi bahan percakapan hangat. Pertanyaan: Tahukah Saudara apakah tugas, wewenang dan keanggotaan Sinode Godang?

Mari kita simak apa kata Aturan HKBP tentang Sinode Agung atau Sinode Godang: (more…)

Share on Facebook

Bebas & Lega

Saturday, August 30th, 2008

Almanak Sabtu 30 Agustus 2008:

pantai-damai.jpg

Aku telah mengangkat beban dari bahunya, tangannya telah bebas dari keranjang pikulan; dalam kesesakan engkau berseru, maka Aku meluputkan engkau. (Mazmur 81:7-8a)

Ada saat-saat dimana kita merasa seperti sedang memikul beban yang sangat berat di pundak, dan kita merasa sangat lelah dan sesak. Beban itu bisa berupa kemarahan atau sakit hati yang terlalu lama terpendam, masalah di pekerjaan atau di rumah tangga yang begitu rumit dan tidak terselesaikan, penyakit yang tak kunjung sembuh, kesulitan keuangan, rasa bersalah atas dosa di masa lalu, kegagalan beruntun, kesepian dan keterasingan, atau mungkin kedukaan ditinggal orang yang dikasihi. Atau apa saja masalah yang bisa membebani hati dan pikiran kita.

Ayat hari ini sungguh-sungguh menghibur kita. (more…)

Share on Facebook

Tim Verifikasi Apa Dasar Hukumnya?

Friday, August 29th, 2008

STUDI ATURAN HKBP (2):

dadu-4.jpg

Rapat Huria kami telah membentuk Tim Verifikasi. Dan saya sebagai pendeta resort tentu harus membuat Surat Keputusan pengangkatannya. Namun saya benar-benar pusing. Ternyata Tim Verifikasi itu juga tidak ada atau tidak dikenal di Aturan Peraturan HKBP. Matilah awak. Fakta Tim Verfikasi sejak dulu-dulu sudah dikenal oleh jemaat-jemaat HKBP, dan selalu dibentuk. Dahulu Tim Verifikasi selalu dari unsur Parhalado dan karena itu selalu dicurigai “main mata” dengan Parhalado. Kini ada tuntutan yang kuat agar Tim Verifikasi dari anggota jemaat dan itulah yang akhirnya kami pilih di HKBP Serpong. (Di jemaat lain gabungan dari unsur ruas dan parhalado). Di banyak tempat muncul masalah nama sekaligus substansi: verifikasi atau audit?

Masalahnya bagi saya hari ini: apa dasar hukum Tim Verifikasi? Apakah mungkin saya bisa membuat SK tanpa dasar hukum? Cukupkah saya membuat pertimbangannya adalah Aturan Peraturan saja atau keputusan Rapat Huria saja? Ah kenapa saya dulu tidak masuk jurusan akuntansi saja atau fakultas hukum? Tanya saya tak berguna.

Yang jelas makin dekat Sinode makin aneh saja HKBP kami ini. Di jemaat ada Bendahara namun tidak ada Tim audit. Di pusat ada Badan Audit namun tak ada Bendahara. Macam mana pulak ini? Siapa kawan-kawan yang bisa menjelaskan logika Aturan Peraturan ini kepada saya. Ayo yang tahu sedikit apalagi banyak berbicaralah! (tapi jangan rumit-rumit ya?!) :-)

Pdt Daniel Taruli Asi Harahap

Share on Facebook

HKBP Rupanya Tidak Punya Bendahara!

Friday, August 29th, 2008

STUDI ATURAN HKBP (1)

keranjang-uang.jpg

Saya sedang kaget. Barusan saya mempelajari lagi Aturan HKBP dan terkaget-kaget sendiri. Ternyata di Aturan HKBP di level pusat tidak ada Bendahara. Di level huria ada bendahara begitu juga di resort, namun di tingkat distrik dan pusat tidak ada. Padahal uang yang dikelola saban tahun belasan milyard rupiah. Tabo nai? Patut do? Hajablah kita. :-)

Mohon pencerahan dari kawan2 berlatar belakang akuntansi dan ilmu manajemen. Jika jabatan Bendahara tidak diatur di Aturan & Peraturan (Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga) HKBP lantas siapakah yang bertanggungjawab soal keuangan di HKBP? Saya baca lagi tugas eforus, sekjen, maupun kepala2 departemen tidak ada juga yang secara eksplisit menyebutkan sebagai yang bertanggungjawab terhadap keuangan HKBP. Oala. Lantas macam mana pulak ini?

Namun fakta kemarin saya baru menerima surat bukti penerimaan uang setoran dari Kantor Pusat. Yang menandatangi surat tersebut disebut: Bendahara Umum HKBP. Pertanyaan saya: siapa yang mengangkat Bendahara Umum tersebut dan bertanggungjawab kepada siapa beliau? (more…)

Share on Facebook

SINODE GODANG TIGA HARI LAGI

Friday, August 29th, 2008

APA YANG MAU SAUDARA SUMBANGKAN?

nommensen1.jpg

Poster ini silahkan dikopi dan disebarkan ke seluruh warga HKBP

Share on Facebook

Berita Pembebasan Hari Ini

Friday, August 29th, 2008

Almanak Jumat 29 Agustus 2008:

ikan-emas-3.JPG

Dia yang dipasung terbelenggu akan segera dibebaskan; ia tidak akan turun mati ke liang kubur, dan tidak akan kekurangan makanan. (Yesaya 51:14)

Berita pembebasan ini pertama kali disampaikan nabi Yesaya 2500 tahun silam kepada umat Israel yang sedang berada di pembuangan Babel. Apa yang disampaikan nabi Yesaya terwujud. Tangan Tuhan yang kuat membebaskan umat Israel dari Babel dan kembali ke tanah airnya sebagai orang-orang merdeka. Kini berita pembebasan itu disampaikan kepada kita. Tuhan Allah juga mau membebaskan kita dari berbagai belenggu dan pasung yang merendahkan kemanusiaan kita di abad moderen ini.

Di akhir bulan Agustus atau bulan perayaan kemerdekaan Indonesia ini, kita disadarkan bahwa kebebasan atau kemerdekaan kita haruslah menjadi realitas hari ini dan esok, dan bukan sekadar kenangan akan peristiwa masa lalu. Kemerdekaan masa lalu boleh-boleh saja dirayakan dan dikenang, namun kemerdekaan hari ini dan besok harus diperjuangkan (more…)

Share on Facebook

Sunda Kelapa

Thursday, August 28th, 2008

Pelabuhan tua peninggalan VOC ini di Jakarta Utara ini masih menarik. Ada banyak sekali momen kehidupan yang bisa diabadikan ke sana. Datanglah sore-sore menjelang matahari turun.

sunda-kelapa-mengecat-kapal.JPG

sunda-kelapa-mengangkut-barang-1.JPGsunda-kelapa-memikul-dan-meniti.JPG

sunda-kelapa-berlabuh-1.JPGsunda-kelapa-mengecat-bayangan.JPG

sunda-kelapa-sore-hari.JPGsunda-kelapa-berteduh-2.JPG

Share on Facebook

Surat Terbuka Untuk Ina HKBP

Thursday, August 28th, 2008

BORNOHI SINODE MARHITE SAJUTA SMS TANGIANG!

(Mohon bantuan menyebar-luaskan surat ini kepada kaum Ibu/Ina anggota HKBP di mana saja)

kikaopung-br-hutabarat.JPG

Inang, HKBP akan bersinode lagi. Tanggal 1-7 September ini di Sipoholon kurang-lebih 1500 orang pendeta dan sintua, ditambah puluhan utusan pemuda dan wanita HKBP akan berkumpul mengadakan Sidang Agung atau sinode godang. Ini adalah forum pengambilan keputusan tertinggi di HKBP. Dan apapun keputusannya akan menentukan keberadaan HKBP paling sedikit empat tahun ke depan.

Kita tahu bahwa tidak semua kita boleh atau bisa mengikuti Sinode Godang. Sinode akan diikuti oleh kurang-lebih 1500 orang (terdiri dari pendeta resort dan utusan resort ditabah utusan pemuda dan wanita mewakili distrik). Sudah itu saja. Merekalah yang mengambil keputusan atas nama kita semua. Masalahnya: sebagian besar anggota HKBP tidak tahu apa-apa tentang Sinode Godang itu kecuali pendeta resort dan seorang sintua berangkat ke sana. Apa yang bakal dibicarakan dan hendak diputuskan di sana, apa visi dan misi HKBP ke depan, apa saja kriteria yang diperlukan untuk pemimpin masa depan, dan lain-lain, semua gelap. (more…)

Share on Facebook

Kasih Tidak Jahat

Thursday, August 28th, 2008

Almanak Kamis 28 Agustus 2008:

kupu-127.jpg

Kasih tidak berbuat jahat kepada sesama manusia, karena itu kasih adalah kegenapan hukum Taurat (Roma 13:10)

Bagaimanakah caranya agar kasih tidak sekadar menjadi retorika, pidato atau ceramah seperti biasanya? Itulah pertanyaan yang sangat mengusik hati dan pikiran saya saat membaca Almanak hari ini. Dan pertanyaan itu lama sekali tak terjawab. Malah muncul pertanyaan nakal: hari gini masih mengasihi?

Alkitab berulang-ulang memesankan agar kita saling mengasihi. Dan kita sudah tahu hal itu. Rasul Yohanes mengingatkan kita agar mengasihi dengan tindakan bukan dengan perkataan belaka (1 Yoh 3:18). Agar tidak menjadi omong kosong, pertanyaannya: tindakan-tindakan apakah yang harus dan karena itu pasti akan saya lakukan sebagai ungkapan kasih saya kepada seseorang? Sebaliknya: tindakan-tindakan apakah yang tidak akan saya lakukan justru sebagai tanda bahwa saya mengasihi yang bersangkutan? (more…)

Share on Facebook

Contohlah Bapamu

Wednesday, August 27th, 2008

Almanak Rabu 27 Agustus 2008:

sungai-22.jpg

Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati. (Lukas 6:36)

Alkitab menyaksikan bahwa Allah Bapa kita bukanlah Allah yang kikir apalagi serakah. Allah kita penuh dengan kemurahan. Sebab itulah sang pemazmur berkata: KemurahanMu membuat aku besar. (Mazmur 18:36). Kebajikan dan kemurahan mengikuti aku seumur hidupku (Mazmur 23:6). Seumur hidup Dia murah hati.

Dalam kitab Yeremia kita baca Allah sendiri memproklamirkan diriNya sebagai Tuhan yang murah hati. (Yeremia 3:12). Kita diselamatkan hanyalah karena kemurahan Allah itu. (Titus 3:4). Allah memberi selalu dengan murah hati dan tidak membangkit-bangkit (Yakobus 1:5). Ya, Allah ingin menunjukkan kemurahanNya kepada semua orang. (Roma 11:32).

Ayat hari ini mengajak kita mencontoh Allah Bapa kita dalam kemurahan ini. Bapa kita sangat murah hati sebab itu kita pun harus belajar murah hati juga. Kita telah menerima kemurahan Allah berlimpah-limpah sebab itu (more…)

Share on Facebook

MARI MENIKMATI HIDUP

Tuesday, August 26th, 2008

SERMON MINGGU INI

burung-202.jpg

Bahan: Pengkotbah 5:17-19

1. Kitab Pengkotbah adalah salah satu kitab yang paling sulit dipahami dalam Alkitab. Isinya seringkali membingungkan banyak orang terutama pembaca pemula. Kitab ini sering dianggap mendorong sikap hidup fatalistik atau menyerah kepada nasib. Pengkotbah mengatakan berulang-ulang misalnya: segala sesuatu adalah kesia-siaan. (Pengkotbah 1:1, 2:21, 3:6-7, 5:15, 6:11, 8:14). Pertanyaan: jika segala sesuatu benar adalah kesia-siaan, untuk apakah kita hidup, dan untuk apakah kita beriman dan berbuat baik? Sebab itu kita perlu membaca kitab Pengkotbah dengan seksama dan merenungkannya dengan tenang. Hanya dengan demikianlah kita menemukan maksud sesungguhnya sang pengkotbah, yaitu bahwa akhirnya manusia harus takut kepada Allah (Pengkotbah 12:14). Dengan kata lain, hanya dengan beriman dan bergantung kepada Allah sajalah segalanya menjadi tidak sia-sia!

2. Berbeda dengan kitab Amsal yang sangat memujikan kerajinan dan ketekunan serta kerja keras, kitab Pengkotbah justru ingin mengajak manusia mempertanyakan dan meninjau ulang makna pekerjaan, (more…)

Share on Facebook

Kawal Sinode Dengan SMS Doa, Firman & Harapan!

Tuesday, August 26th, 2008

Oleh: Daniel Taruli Asi Harahap

copy-of-sms-sinode-4.JPG

Aslinya bukan ide saya. Seorang kawan menulis komen di Ruma Metmet agar warga HKBP mengirim SMS menyampaikan aspirasinya kepada para pendeta dan sintua yang akan hadir di Sinode Godang. Mulanya saya menganggapnya ide biasa-biasa saja. Tapi, tiba-tiba saya disadarkan bahwa ini suatu ide yang sangat kreatif. Saya langsung membayangkan apa yang terjadi jika jangankan 100 ribu tetapi cukup 10.000 warga saja mengirimkan masing-masing 10 (sepuluh) SMS kepada para pendeta dan sintua HKBP yang hadir di Sinode? Wow. Itu akan sangat dahsyat. Forum pengambilan keputusan tertinggi di HKBP itu akan bergoncang. Hati-hati yang paling keras sekali pun akan luluh. Tembok Jerikho akan rubuh. HKBP akan berubah! Sungguh, HKBP akan berubah dengan damai!

Saya pun mulai berpikir bagaimana caranya mengajak warga HKBP mau mengirim SMS kepada pendeta, penatua (dan donatur gereja!). Secara khusus sinodesten Sipoholon 1-7 September (entah kenapa, sebagian sudah meninggalkan gerejanya sejak 21 Agustus lalu) . Dari segi biaya sebenarnya sangat murah. Ini bukan SMS premium yang sekali kirim seribu lima ratus atau tiga ribu perak, tapi SMS rakyat biasa. Paling mahal tiga ratus perak per sms. (more…)

Share on Facebook

Siapa Senang Orang Lain Susah. Dan Sebaliknya.

Tuesday, August 26th, 2008

Almanak Selasa 26 Agustus 2008:

domba-kawanan.jpg

Janganlah memandang rendah saudaramu, pada hari kemalangannya, dan janganlah bersukacita atas keturunan Yehuda pada hari kebinasaannya; dan janganlah membual pada hari kesusahannya. (Obaja 1:12)

Jangan senang jikalau orang lain susah. Sebaliknya: jangan susah jika orang lain senang. Jangan terlalu banyak bicara pada hari kekalahan, kedukaan, kecelakaan dan kesakitan orang lain. Itulah pesan Tuhan melalui nabi Obaja. Amsal bahkan berkata: jangan bersukaria jika musuhmu jatuh. (Amsal 24:17). Sebaliknya, sebagaimana kata Rasul Paulus: bersukacitalah dengan orang yang bersukacita dan menangislah dengan orang yang menangis. (Roma 12:15).

Bagaimana caranya? (more…)

Share on Facebook