Samosir

July 27, 2008
By Daniel T.A. Harahap

Besok pagi-pagi benar kami harus terbang ke Medan dan berlayar ke Samosir untuk bergabung dengan Tim Perumus Seminar Menggagas HKBP Masa Depan yang diselenggarakan Universitas HKBP Nommensen beberapa waktu lalu. Mohon maaf jika terlambat mengapprove komentar kawan-kawan. Jika di pulau “buatan Belanda” itu ada warnet atau koneksi internat, renungan harian Selasa akan tetap muncul pagi hari seperti biasa. Jika tidak, sekali lagi mohon maaf dan pengertiannya. Titip rumah, mobil dan angsa ya. (Awas kalau telurnya tiba-tiba berkurang!) :-) Selasa malam saya sudah kembali ke Serpong.

Daniel Taruli Asi Harahap

(yang bermimpi besok naik perahu di danau Toba) :-)

Share on Facebook

11 Responses to Samosir

  1. Ninggor Pardede on July 28, 2008 at 5:53 am

    Selamat bertugas.

  2. John Hutapea on July 28, 2008 at 7:53 am

    Selamat merumuskan Masa Depan HKBP,jangan sampai salah Rumus bahaya untuk Masa depan gereja kita,Lain kali kami kami diajak dong Amang jangan Cuma Suruh jaga Gawang Terus apalagi Jaga Angsa he he he.
    KAMI BANGGA BOSS RUMAH METMET JADI TIM PERUMUS MASA DEPAN HKBP ,SUKSES YA AMANG, jangan lupa hasilnya dipublikaslkan dan dltunggu cerita menarik tentang danau Toba dan Samosir di ruma met met.

  3. Ruas-Bandung on July 28, 2008 at 12:11 pm

    Samosir adalah pulau ‘buatan ‘ Belanda…bukan berarti Belanda itu menimbun tanah sikit-sikit hingga berbentuk pulau, tapi Belanda itu memenggal tanah yang bersinggungan antara Samosir dan Sumatera. Terusan ini disebut Tano Ponggol.
    Aku sendiri ‘pulsik’ dari rahim mamakku kira-kira 100 meter dari jembatan tano ponggol tersebut.

    Oh ya…amang DTA bila berkenan tolong minutes/resume hasil seminar beberapa hari yang lewati di munculkan di rumamtmet ini.
    Selamat menikmati ‘alogo na mangullus di tao i’ ate.

  4. zekson on July 28, 2008 at 2:12 pm

    Jangan lupa amang bawa oleh-oleh “photo-photo menarik” dari Samosir

  5. Pangondian Ritonga on July 29, 2008 at 1:40 am

    Semoga Kasih Tuhan Yesus selalu membimbing agar dapat merumuskan hal-hal yang terbaik untuk masa depan HKBP demi Kemuliaan Tuhan…Amen

  6. Nana Simarmata on July 29, 2008 at 8:50 am

    Samosir dimananya Amang…aduh jadi terbayang keindahan danau toba…dengan pulau samosirnya….kapan ya aku bisa kesana lg.
    pokoknya Amang jangan lupa bawain oleh2 photo yg bagus2.
    tp yg pasti success buat Tim Perumus Seminar Menggagas HKBP Masa Depan…semoga yg terbaik yg dihasilkan buat HKBP tercinta.

  7. anne on July 29, 2008 at 10:16 am

    bagaimana kabar rumusannya, Amang. Semoga bisa di bawa ke sinode bulan september ya, supaya dihayati juga oleh pendeta-pendeta lain.

  8. sihomb on July 29, 2008 at 11:47 am

    Amang Pendeta !!
    Jangan lupa oleh-oleh tulisan tentang Samosir ya Amang !!
    Oh ya rutenya via Sidikalang g Amang ?
    Dengan gaya tulisan amang, saya yakin banyak yang tergugah untuk mengunjungi Desa Sitinjo (Wisata Iman) , TELE, TUKTUK dll.
    Trus kalau makan ikan bakar di Ajibata, hati2 sandalnya Amang.
    horas ma

    http://rapmengkel.wordpress.com

  9. Ruas-Bandung on July 31, 2008 at 5:24 pm

    Amang DTA…sudah adakah hasil rumusannya? Siapa saja tim perumusnya? Bila berkenan kami juga ingin membacanya.

    Daniel Harahap:
    Rumusan secara formal akan diserahkan lebih dulu kepada Eforus. Lantas dikirimkan kepada peserta. Bagi yang berminat dapat memintanya ke Panitia. Saya sudah meminta agar diformat juga dalam bentuk pdf

  10. Ruas-Bandung on August 1, 2008 at 11:44 am

    Amang DTA, apakah ada kemungkinan rumusan tersebut dibicarakan di SG 2008?
    Mudah-mudahan dan bila memungkinkan beberapa ruas dari bandung akan menyaksikan dari ‘luar pagar’ SG 2008 ini.

    Daniel Harahap:
    No comment.

  11. Pdt.Rouli Aritonang,S.Th on June 19, 2009 at 6:19 pm

    Amang DTA, titip solusi terbaik untuk semuanya HKBP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*