Berseru Tak Harus Di Saat Sesak

July 22, 2008
By Daniel T.A. Harahap

Almanak Selasa 22 Juli 2008:

Dalam kesesakanku aku berseru kepada TUHAN dan Ia menjawab aku (Mazmur 120:1)

Saudara dan saya tidak harus merasa terdesak atau tersesak hari ini. Seandainya Saudara justru dalam keadaan lega, aman, tenteram dan bahagia, bersyukurlah kepada TUHAN dan tetaplah rendah hati. Lakukanlah pekerjaan dengan penuh semangat. Namun seandainya Saudara memang dalam kondisi terjepit dan terdesak, jangan putus asa. Simaklah pernyataan seperti sang pemazmur: berserulah kepada TUHAN maka Dia pun akan menjawab Saudara. Dia adalah Pelindung dan Penolong umatNya. PertolonganNya tidak pernah terlambat.

Terlalu banyak hal di dunia ini bisa membuat hati dan pikiran kita sesak: berpisah dengan orang yang dicintai-mencintai kita, konflik dengan pasangan atau sahabat atau keluarga, kesulitan keuangan, divonis menderita penyakit, kehilangan harta yang sangat berharga, ditolak oleh orang lain, diancam akan dipecat atau dimutasi, gagal mewujudkan keinginan, beban pekerjaan dan tanggungjawab yang terlalu banyak, dan lain-lain. Apa pun hal yang membuat hati dan pikiran Saudara itu sesak, ingatlah TUHAN bersedia untuk menolong Saudara lepas dan bebas. Termasuk jika kesesakan itu adalah akibat dosa dan salah saudara sendiri.

Doa:

Ya Tuhan, terima kasih kami ucapkan kepadaMu, sebab Engkau selalu melepaskan kami dari berbagai beban kehidupan yang menghimpit kami. Dalam Engkau kami merasa lega dan tenteram. Biarlah kami menjalani pagi, siang dan sore kehidupan kami dengan bekerja penuh semangat, dan mengisi malam dengan tidur nyenyak. Engkau hadir di kehidupan kami di setiap waktu. Bagaimana pun perasaan kami hari ini, kami tetap mau bersyukur kepadaMu. Dalam Yesus. AMIN,

Pdt Daniel Taruli Asi Harahap

Share on Facebook

7 Responses to Berseru Tak Harus Di Saat Sesak

  1. Ninggor Pardede on July 22, 2008 at 7:27 am

    Ro ma hamu tu Ahu, hamu angka na loja jala na sorat. Hupasonang pe hamu. Trimakasih atas keterangan dan doa Amang Pendeta

  2. BENJAMIN SIBARANI on July 22, 2008 at 9:20 am

    Memang di keseharian hidup kita tidak terlepas dari kesesakan….
    Kadang-kadang kita tidak bisa menghadapinya….
    Kadang-kadang kita lari dari kenyataan…
    yang membuat kita sering putus asa, mengeluh, mengeluh dan mengeluh….

    Semoga dengan firman ini, kita semakin dikuatkan saat kita mengalami kesesakan dan semakin mendekatkan diri kepada Tuhan..

  3. Veranika on July 22, 2008 at 11:41 am

    Firman hari begitu menguatkan setiap kita, Walau apapun yang terjadi didalam hidup kita Tuhan pasti tolong kita dan memberikan jalan keluar untuk mendapatkan yang terbaik. Terima kasih amang untuk doanya.

  4. Lasmaryna Sirumapea on July 22, 2008 at 3:51 pm

    Terimakasih! Sekali lagi saya menemukan renungan dan bahasan yang benar-benar PAS dengan keadaan. Terimakasih saya boleh diingatkan dan dikuatkan…smoga ada banyak teman-teman lain yang juga boleh dilegakan bahwa Tuhan selalu dan pasti bersedia melepaskan kita dari himpitan-kesesakan bahkan YANG DISEBABKAN OLEH KESALAHAN SENDIRI SEKALIPUN. Terimakasih amang! Ternyata saya sudah sok jago hari ini dengan monolog yang saya ciptakan sendiri…

  5. r.h. sibuea on July 22, 2008 at 4:34 pm

    Roma 12:12 Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!
    Ayat ini menguatkan kita untuk tetap dalam TUHAN, walau dalam masa tenang, pencobaan dan kondisi apapun kita harus tetap bertekun dalam doa agar kita tidak terjatuh. Jikapun sewaktu-waktu kita terjatuh karena kemanusiaan kita dan kuasa iblis yang terus mencobai anak-anak TUHAN…jika kita bertekun dalam doa dan berseru padaNYA, DIA akan menopang hidup kita…termasuk semua beban dan kesesakan kita.

  6. theresia samosir on July 22, 2008 at 7:18 pm

    melegakan…….
    itu yang aku rasakan ketika membacanya beberapa menit yang lalu…
    benar2 pas banget buat aku hari ini..
    yang lagi sial, apes, putus asa,,sempat merasa aku adalah “HAL”yang tidak diinginkan di dunia..
    aku benar2 begitu putus asa..akhirnya aku tahu….aku ini makhluk TUHAN yang paling lemah…paling mudah goyah dalam iman..
    tapi…ketika membaca nya saya jadi kuat…aku tersenyum..seperti terangkat dri jurang yang dalam..
    berani untuk bangkit kembali…:)
    my hoplesss be my happiness…
    hope miraclae come for me…
    please pray me amang Pdt Daniel Taruli Asi Harahap….
    ………….

    daniel harahap:
    ya, saya mau ikut bantu dalam doa.
    salah satu tugas orang beriman sesudah berdoa adalah: bangkit!

  7. nadeak'S girl on July 23, 2008 at 1:28 pm

    tetap semangat semua……..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*