Kebenaran Yang Mendamaikan

June 28, 2008
By

Almanak Sabtu 28 Juni 2008:

Inilah hal-hal yang harus kamu lakukan: Berkatalah benar seorang kepada yang lain dan laksanakanlah hukum yang benar, yang mendatangkan damai di pintu-pintu gerbangmu. (Zakaria 8:16)

Kita semua merindukan keluarga, gereja, masyarakat dan negeri yang aman tenteram dan damai sejahtera. Hari ini nabi Zakaria memberitahukan kita apa yang harus kita lakukan untuk mewujudkan damai sejahtera itu. Yaitu: melaksanakan komunikasi dan hukum yang benar.

Baiklah kita sadar bahwa tanpa komunikasi kita tidak bisa menciptakan kedamaian baik di keluarga, gereja juga masyarakat. Sebab itu hari ini kita mesti berjanji mau belajar lagi berkata yang benar dan baik, hormat dan santun kepada sesama. Kata-kata kasar dan penuh kebohongan hanya akan menghasilkan luka, sakit hati dan permusuhan. Namun bukan hanya belajar berbicara. Kita juga mesti mau belajar lagi mendengar orang lain, terutama mereka yang berbeda dengan kita atau kita anggap sebagai lawan-lawan kita. Sebelumnya kita harus mau bertemu dan duduk bersama.

Nabi Zakaria juga mengingatkan kita bahwa kedamaian itu adalah produk hukum yang benar. Tanpa hukum, kebenaran dan keadilan, maka tidak ada juga kedamaian. Mengapa? Sebab damai sejati justru adalah buah atau konsekuensi dari kebenaran dan keadilan itu. Baiklah kita sadar bahwa selama kita tidak serius melaksanakan hukum, tidak perduli dengan kesenjangan sosial atau ketidakadilan, maka negeri ini akan terus sarat dengan konflik dan permusuhan.

Doa:

Ya Tuhan, ajarlah dan kuatkanlah kami melaksanakan komunikasi dan hukum yang benar. Mampukanlah kami berbicara dengan jujur, santun dan hormat. Mampukanlah juga kami mendengar dengan serius dan penuh perhatian. Ajar kami agar mau melaksanakan hukum dan aturan agar hidup kami aman, tenteram dan damai. Berkatilah usaha penegakan hukum, pemberantasan korupsi, dan perjuangan keadilan sosial di negeri kami. Dan tolonglah kami agar mau ikut serta dan memberi kontribusi di dalamnya. Demi Yesus Tuhan kami. AMIN.

Pdt Daniel Taruli Asi Harahap

Share on Facebook

3 Responses to Kebenaran Yang Mendamaikan

  1. liberty on June 28, 2008 at 11:46 am

    Ya benar pak Pendeta,jangan ada dusta di antara kita ….agar saling percaya dan damai, sebab damai itu indah… musuh satu terlalu banyak dan kawan seribu terlalu sedikit ,mari kita katakan kebenaran dan kita bawa damai di hati,di rumah,di lingkungan dan di manapun kita berada Salam damai negeriku sejahtera bangsaku .

  2. Raymond Tambunan on June 29, 2008 at 7:08 pm

    That’s true! Yg utama harus kita lakukan adalah memulai hal itu dari DIRI SENDIRI, dari yg SEDERHANA, dan dari SEKARANG.

  3. flora on July 1, 2008 at 10:16 am

    Begitu halnya jg dengan sebuah hubungan kekasih, Jangan ada dusta diantara kita.. Adalah motto kita yg selalu kita coba tanamkan, tapi terkadang ga bisa aku jalankan. Kebenaran memang selalu mendamaikan dan menenteramkan, tapi jalan menujunya tidaklah gampang. Tapi usaha ga kita hilangkan, tetap mencoba. Moga diberkati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*