Almanak Selasa 29 April 2008:
Firman-Nya: “Jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan apa yang benar di mata-Nya, dan memasang telingamu kepada perintah-perintah-Nya dan tetap mengikuti segala ketetapan-Nya, maka Aku tidak akan menimpakan kepadamu penyakit manapun, yang telah Kutimpakan kepada orang Mesir; sebab Aku Tuhanlah yang menyembuhkan engkau.” (Keluaran 15:26)
Siapakah yang mau hidup bahagia dan damai sejahtera berkepanjangan? Jawabnya: taatlah kepada Tuhan Allah. Ya, dengarkanlah suaraNya, lakukanlah apa yang benar di mataNya, pasanglah telinga kepada perintahNya, dan ikuti ketetapanNya. Itulah yang disampaikan kepada kita hari ini. Kebahagiaan dan damai sejahtera adalah ganjaran atau buah ketaatan kepada Tuhan. Sebaliknya: ketidaktaatan kepada Tuhan Allah hanya akan menggiring kita kepada kesusahan, kehancuran dan kesia-siaan.
Tanpa harus menyimpulkan bahwa hidup orang beriman dan taat kepada Tuhan sempurna dan bebas dari segala masalah, hari ini kita disadarkan lagi bahwa ada korelasi atau hubungan langsung antara ketaatan kepada Tuhan dengan kebahagiaan dan damai sejahtera. Orang yang sungguh-sungguh taat kepada Tuhan pasti hidupnya bahagia dan melimpah dengan damai sejahtera di tengah realitas kehidupan yang bagaimanapun. Itulah yang dikatakan Yesus: yang berbahagia ialah yang mendengarkan firman Allah dan memeliharanya (Lukas 11:28).
Bagaimana mungkin? Dia adalah Allah dan Tuhan kita. Dia membuat segala hukum dan ketetapanNya demi kepentingan kita umat dikasihiNya. Dia meminta kita mendengarkan sabda dan perintahNya bukanlah sekadar untuk menunjukkan otoritas atau kuasaNya atas kita, tetapi semata-mata untuk kebajikan dan kesejahteraan hidup kita. Tuhan Allah-lah yang menciptakan kehidupan dan Dia mau menjadi Bapa kita. Seperti seorang ayah atau ibu yang selalu memberi tahu apa yang terbaik, mengingatkan akan bahaya di depan, menunjukkan sumber-sumber kesenangan kepada anak-anaknya, demikianlah Dia berlaku terhadap kita. Sebab itu jika kita ingin hidup bahagia dan damai sejahtera di dunia yang diciptakan Allah ini maka tidak ada keragu-raguan: tundukkanlah diri dan taatlah kepadaNya, dengarkanlah sabdaNya dan ikutilah perintahNya.
Lantas bagaimana jika ada orang yang mengatakan dia taat kepada Tuhan Allah tetapi tidak kunjung bahagia dan sejahtera juga? Orang itu pasti berbohong kepada Tuhan dan kepada dirinya sendiri.
Doa:
Ya Tuhan Allah, Engkaulah Bapa, Pelindung dan Penyelamat kami dalam Yesus Kristus. Engkau memanggil kami anak-anakMu agar taat kepadaMu, mendengar sabda dan melakukan perintahMu. Hari ini kami menerima kembali hukum-hukumMu sebagai pemberianMu agar kami terhindar dari bencana dan kehancuran, dan sebaliknya hidup bahagia dan damai sejahtera. Ya Tuhan, karuniakanlah kami hati yang rela dan ikhlas mengikutMu. Dalam Yesus Tuhan yang telah mengajar kami berdoa: Bapa Kami…. AMIN.
Pdt Daniel Taruli Asi Harahap
Share on Facebook
- Lantas bagaimana jika ada orang yang mengatakan dia taat kepada Tuhan Allah tetapi tidak kunjung bahagia dan sejahtera juga? Orang itu pasti berbohong kepada Tuhan dan kepada dirinya sendiri. -
Semoga hal tsb tidak terjadi pada kita. Jadilah pendengar Firman yang baik sekaligus pelaku Firman yang baik.
Jika ada orang mengatakan dia taat kepada Tuhan tetapi tidak berbahagia , sesungguhnya dia belum mengerti apa arti taat