Archive for April, 2008

Ibadah Minus Hormat?

Wednesday, April 30th, 2008

Almanak Rabu 30 April 2008:

burung-29.jpg

Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut. (Ibrani 12:28)

Kata ibadah berasal dari bahasa Arab. Artinya: mengabdi atau menghamba. Yaitu memposisikan dan memerankan diri sebagai abdi atau hamba. Itu sama saja dengan merendah, menyembah, menyerahkan diri, dan melayani tuannya. Sebab itu fokus atau yang utama dalam ibadah bukanlah kepentingan si hamba itu, tetapi justru kepentingan sang majikan. Pertanyaan dalam ibadah: bukanlah apa yang didapat si abdi, tetapi apa yang diperoleh sang tuan.

Kita orang Kristen memahami ibadah juga sebagai mengabdi atau berbakti kepada Allah yang dilakukan dalam bentuk seremoni bernama kebaktian dan dalam seluruh kehidupan sehari-hari (Roma 12:1). Baik dalam kebaktian maupun kehidupan sehari-hari artinya kita memposisikan dan memerankan diri sebagai abdi atau hamba Tuhan.

Namun dalam praktek masa kini pengertian ibadah mungkin tanpa kita sadari bergeser. Fokus ibadah seringkali bukan lagi Sang Tuan atau Allah tetapi justru si hamba. Banyak orang, barangkali termasuk saya dan saudara, beribadah bukan merendah tetapi justru meninggikan diri, (more…)

Share on Facebook

Ponsel Baru Saya

Tuesday, April 29th, 2008

kodok-9.jpg

Oleh Daniel Taruli Asi Harahap

Bagi anak-anak muda masa kini gonta-ganti ponsel bukan soal istimewa dan sama sekali bukan berita lagi . Mungkin itu agak mirip dengan ganti-ganti pacar sebelum ada lamaran resmi. Tak dianggap heboh paling-paling hanya menimbulkan gunjingan sedikit. Tapi bagi saya, seorang lelaki berusia 44 tahun punya istri dan tiga anak, dalam beberapa hal mempunyai pendirian agama konservatif, tidak mudah menerima hal-hal baru, mengganti ponsel adalah sebuah pergumulan sengit.

Namun saya akhirnya pergi juga ke WTC, yang kata teman saya pendeta pusat per-henpon-an di kawasan Bumi Serpong yang tak semuanya damai apalagi sejahtera ini. Namun dari rumah tekad saya bulat. Ponsel yang harus saya beli untuk menggantikan ponsel saya yang sudah lama terserang stroke berat itu harganya harus sekitaran dua ratus ribu perak. Bukan saya tidak punya uang sama sekali atau pelit. Tapi saya ingin membuktikan bahwa dengan memegang ponsel murah tak meriah sekali pun wibawa saya sebagai seorang pendeta, apalagi ayah, tidak berkurang sedikit pun. (more…)

Share on Facebook

Taat Maka Bahagia

Tuesday, April 29th, 2008

Almanak Selasa 29 April 2008:

pelikan-11.jpg

Firman-Nya: “Jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan apa yang benar di mata-Nya, dan memasang telingamu kepada perintah-perintah-Nya dan tetap mengikuti segala ketetapan-Nya, maka Aku tidak akan menimpakan kepadamu penyakit manapun, yang telah Kutimpakan kepada orang Mesir; sebab Aku Tuhanlah yang menyembuhkan engkau.” (Keluaran 15:26)

Siapakah yang mau hidup bahagia dan damai sejahtera berkepanjangan? Jawabnya: taatlah kepada Tuhan Allah. Ya, dengarkanlah suaraNya, lakukanlah apa yang benar di mataNya, pasanglah telinga kepada perintahNya, dan ikuti ketetapanNya. Itulah yang disampaikan kepada kita hari ini. Kebahagiaan dan damai sejahtera adalah ganjaran atau buah ketaatan kepada Tuhan. Sebaliknya: ketidaktaatan kepada Tuhan Allah hanya akan menggiring kita kepada kesusahan, kehancuran dan kesia-siaan.

Tanpa harus menyimpulkan bahwa hidup orang beriman dan taat kepada Tuhan sempurna dan bebas dari segala masalah, (more…)

Share on Facebook

Doa-doa Dalam Kesesakan

Monday, April 28th, 2008

Almanak Senin 28 April 2008:

bird-20.jpg

Apabila aku berseru, jawablah aku, ya Allah, yang membenarkan aku. Di dalam kesesakan Engkau memberi kelegaan kepadaku. Kasihanilah aku dan dengarkanlah doaku! (Mazmur 4:2)

Ada saat-saat dimana hati kita sangat sesak dan pikiran kita begitu kalut. Ibarat seorang yang terperosok ke jurang dalam, tersesat di hutan belantara sunyi, atau terkepung musuh yang terlalu kuat. Itu bisa diakibatkan oleh banyak dan beratnya masalah yang kita hadapi sehari-hari: terus membubungnya harga-harga bahan pokok, mahalnya biaya pendidikan, diri atau keluarga sakit, konflik rumah tangga, tekanan atasan di kantor, beban hutang atau pinjaman, kegagalan usaha, kenakalan anak, kesepian, kematian orang yang sangat dikasihi dan seribu satu masalah lain.

Dalam kesesakan hati itu sang pemazmur mengajak kita berseru atau “berteriak” kepada Allah dan Dia pasti akan menjawab kita. Dia adalah Allah yang penuh kasih, perduli dan memperhatikan kita. Dia selalu siap sedia menolong kita dan pertolonganNya tidak pernah terlambat. Kebaikan dan kesetiaan Allah ini yang segera melegakan perasaan dan menenangkan pikiran kita setiap kali berdoa atau berseru memanggil namaNya.

Mungkin saja masalah yang kita hadapi itu sangat kompleks dan membutuhkan cukup banyak waktu (more…)

Share on Facebook

Karunia Untuk Musa & Kita

Saturday, April 26th, 2008

Almanak Sabtu 26 April 2008:
bird-13.jpg

Aku akan memberi kasih karunia kepada siapa yang Kuberi kasih karunia dan mengasihani siapa yang Kukasihani. (Keluaran 33:19b)

Ayat di atas ini terasa luar biasa mengharukan dan menakjubkan bila kita membacanya sebagai bagian dari dialog atau pembicaraan yang sangat intim atau dekat antara Musa dan TUHAN. Alkitab menyaksikan rupanya TUHAN selalu berbicara kepada Musa begitu dekat, berhadapan muka, persis dua orang bersahabat di dalam kemah. (Kel 33:11).

TUHAN mengutus Musa memimpin bangsa Israel mengembara di padang gurun menuju Tanah Perjanjian. Musa meminta agar TUHAN menunjukkan jalanNya dan agar Musa dapat mengenal Dia. TUHAN menjawab Musa bahwa Dia sendiri yang akan membimbing Musa dan memberi ketenteraman hati kepadaNya.

Musa bertanya lagi (more…)

Share on Facebook

Parubat-ubat

Friday, April 25th, 2008

Oleh : Lambas Siregar

Ingat Bona Pasogit ingat masa kanak-kanak kami sampai remaja terukir indah. Setiap minggu selalu ada onan atau pasar sekali sepekan yang sangat ramai. Dari penjual sembako, poccal/pecal, mi gomak ee que jadi ngiler ni, sendol, apalagi kue-kuean martabak. Wah buanyakk kali tahe termasuk pinahan lobu. Alm Bapak saya tukang jahit juga tak ketinggalan meramaikan bersama barisan lapo buka lebar-lebar ”talak songon lappak ni gaol “.

Di antara para pedagang yang didominasi para ina, terdapatlah kelompok ” bisnismen ” yaitu Parubat-ubat dengan seperangkat alat sound systemnya yang pintar menghibur mengolah kata dan perasaan orang sambil menjual obat . Banyak orang jadi tertarik lewat guyonan atau atraksi krobat, sulap, karate bahkan janji-janji parubat-ubat. Katanya nanti akan ditunjukkan ular besar. (more…)

Share on Facebook

Damai Tapi Kudus

Friday, April 25th, 2008

Almanak Jumat 25 April 2008:

bird-12.jpg

Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan. (Ibrani 12:14)

Ada 2(dua) pesan Tuhan yang disampaikan kepada kita hari ini. Pertama: berusaha hidup damai dengan semua orang. Rasul Paulus katakan: Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang! (Roma 12:18). Sebelumnya Yesus telah bersabda: pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu sebelum mempersembahkan persembahanmu. Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan (Matius 5:24-25). Artinya: Tuhan melarang kita menciptakan, memelihara apalagi mengabadikan permusuhan. Sebaliknya Dia memerintahkan kita agar selalu hidup baik-baik dengan orang-orang lain di sekitar kita serta mau berdamai kembali dengan mereka yang terlibat konflik dengan kita. Tentu lain soalnya jika orang lain itu yang tak mau.

Namun ada pesan kedua: (more…)

Share on Facebook

Buatan Allah

Thursday, April 24th, 2008

Almanak Kamis 24 April 2008:

blue-bird-7.jpg

Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya. (Efesus 2:10)

Barangkali kita semua sepakat bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi, yang terdiri dari berbagai cabang itu, sudah berkembang sedemikian majunya pada masa sekarang. Banyak hal di dalam alam maupun di dalam diri manusia, yang sebelumnya merupakan teka-teki atau misteri, telah berhasil dijelaskan oleh ilmu pengetahuan dan teknologi: biologi, kedokteran, fisika, kimia, psikologi, antropologi, arkeologi, astronomi, komunikasi dan lain-lain. Sebagai orang-orang beriman kita sungguh mensyukuri perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi itu dan menerimanya sebagai anugerah Allah. Ya, Tuhan Allah menganugerahi manusia berakal budi, memiliki kemampuan belajar dan berkomunikasi yang luar biasa tinggi, dan ilmu pengetahuan dan teknologi itu adalah buah dari anugerah Tuhan itu. Sebab itu berbagai pencapaian dalam ilmu pengetahuan (more…)

Share on Facebook

Allah Perduli

Wednesday, April 23rd, 2008

Almanak Rabu 23 April 2008:

babybirds.jpg

Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka? (Lukas 18:7)

Alkisah di sebuah kota ada seorang hakim yang tidak perduli kepada siapa pun. Tak takut kepada Allah dan tak hormat kepada manusia mana. Namun ada seorang janda yang selalu datang kepada hakim itu meminta pertolongannya membela perkaranya. “Belalah hakku terhadap lawanku.” pintanya saban kali. Beberapa waktu lamanya hakim itu menolak permintaan tolong janda itu. Tetapi kemudian ia berkata dalam hatinya: Walaupun aku tidak takut akan Allah dan tidak menghormati seorangpun, namun karena janda ini menyusahkan aku, baiklah aku membenarkan dia, supaya jangan terus saja ia datang dan akhirnya menyerang aku.” (more…)

Share on Facebook

Jadilah Kaya dan Sangat Kaya!

Tuesday, April 22nd, 2008

Almanak Selasa 22 April 2008:

bird-of-paradise.jpg

Dengarkanlah, hai saudara-saudara yang kukasihi! Bukankah Allah memilih orang-orang yang dianggap miskin oleh dunia ini untuk menjadi kaya dalam iman dan menjadi ahli waris Kerajaan yang telah dijanjikan-Nya kepada barangsiapa yang mengasihi Dia? (Yakobus 2:5)

Kemiskinan atau kekayaan acapkali semata-mata dihubungkan dengan pemilikan materi atau uang. Seseorang dicap miskin bila memiliki materi (tanah, rumah, furniture, logam mulia, uang, dll) sangat sedikit atau malah hampir tidak ada. Sebaliknya dicap kaya bila orang tersebut memiliki materi  sangat banyak dan berkelimpahan.

Hari ini Rasul Yakobus dalam suratnya mengajak kita melihat kemiskinan dan kekayaan tidak hanya sekadar pemilikan harta material tetapi juga spiritual dan moral. Dia menyebutkan sebuah istilah baru: kaya dalam iman. Apa maksudnya?

Pertama: iman atau kepercayaan (baca: menggantungkan atau menyerahkan diri) kepada Allah membuat kita paham dan sadar bahwa hidup kita (more…)

Share on Facebook

Saya dan Kura-kura Saya

Monday, April 21st, 2008

mula-harahap.JPG

Oleh: Mula Harahap

Saya rasa para pedagang yang selalu berkerumun di depan pagar SD (terutama SD Negeri yang marjinal itu) adalah manusia yang paling kreatif dan inovatif. Mereka selalu tahu bagaimana caranya memberi nilai tambah kepada sebuah barang, yang oleh orang dewasa sebenarnya sudah dianggap tak berguna, sehingga di mata anak-anak kecil yang penuh imajinasi dan fantasi, barang tersebut menjadi sesuatu yang istimewa.

Ketika anak lelaki saya masih duduk di bangku SD saya selalu geleng-geleng kepala melihat oleh-oleh yang dibawanya pulang dari sekolah, dan yang dibelanjakannya dengan uang jajannya yang kecil itu.

Sekali waktu anak saya membawa sebuah “gramafon”. Dan yang dimaksud dengan gramafon adalah sebuah kotak dari karton (corrugated paper) dan di tengahnya ada sebuah pringan hitam yang didudukkan di atas sebuah paku.

Piringan hitam yang tampaknya adalah bahan propaganda sebuah kelompok kekristenan itu pasti diperoleh si pedagang dengan cuma-cuma. Bila piringan hitam itu diputar dengan tangan maka akan terdengarlah suara–seperti dalam filem kartun Woody Woodpecker–yang mengatakan,”Jesus loves you…..Jesus loves you….Jesus loves you….”

Karena yang dipakai untuk mengikuti alur pada piringan hitam itu adalah paku biasa (bukan jarum khusus untuk gramofon) tentu saja alur piringan hitam itu jadi cepat “jebol” dan hanya mengeluarkan suara yang sama secara berulang-ulang.

Bisanya suara yang berulang-ulang itu pun hanya bisa terdengar sampai menjelang anak saya mandi sore (karena, setelah itu alur piringan hitam tersebut sudah semakin rusak). Dan tamatlah usia gramofon itu. (more…)

Share on Facebook

Nyanyian baru bagi Tuhan

Monday, April 21st, 2008

Almanak Senin 21 April 2008:

bird-10.jpg

Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN, sebab Ia telah melakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan kepada-Nya oleh tangan kanan-Nya, oleh lengan-Nya yang kudus. (Mazmur 98:1)

Mengapakah orang Kristen selalu bernyanyi dalam ibadahnya, juga dalam hidupnya sehari-hari, dan sebagian besar lagu itu merupakan puji-pujian kepada Tuhan Allah? Apakah Allah sangat haus akan pujian dan baru menurunkan berkat dan rahmatNya jika disanjung dan dipuja-puji?

Mazmur hari ini, dan seluruh mazmur yang tersebar di Alkitab, mengingatkan kita bahwa lagu puji-pujian bukanlah sebuah syarat atau stimulans untuk mendapatkan rahmat dan kebajikan Tuhan Allah. Kita bernyanyi memuji Tuhan bukanlah supaya Dia baik dan menolong kita, atau sebaliknya, supaya Dia tidak marah dan lantas menghukum kita. Tuhan Allah baik dan penuh rahmat sejak awal sampai selama-lamanya. Dia mengasihi umatNya dan memberikan diriNya tanpa pamrih. Dia tidak perlu disogok dengan pujian agar memberikan berkatNya. Kalau begitu apa makna lagu pujian itu? (more…)

Share on Facebook

Sekolah Minggu HKBP Serpong

Monday, April 21st, 2008

masa-depan-hkbp-7.JPG

Bagi yang ingin melihat suasana Sekolah Minggu HKBP Serpong di suatu pagi 13 Maret 2008, silahkan klik link di bawah ini. Doakan dan dukunglah agar anak-anak pemilik masa depan ini segera bisa memiliki fasilitas ibadah, belajar dan bermain yang lebih baik, indah dan menyenangkan lagi.

http://picasaweb.google.com/rumametmet/SekolahMingguHKBPSerpong

Share on Facebook

Mamak

Friday, April 18th, 2008

pasar-jdp.jpg

Oleh: Anne Yurico

Di dekat rumahku ada carrefour baru  (bagaimana sebenarnya melafalkan kata carrefour ini?) , sebuah pasar swalayan nan megah, bisa belanja sambil berekreasi. Tanpa keringat karena ada pendingin udara.  Tanpa becek karena lantai dari keramik. Tanpa tangan pegal karena ada troli (keranjang dorong yang ada rodanya). Nikmat sekali. Harum pula. Untuk membayar di kasir orang-orang rela mengantri berjam-jam, walaupun beberapa keranjang belanjaan yang kulihat, hanya terisi makanan-makanan yang sebenarnya banyak dijual di toko kelontongan, misalnya mie instan, kecap, minuman botol, dan minyak goreng.

Ketika pasar tradisional mulai berkurang peminatnya, tetapi mamak, tante dan inangtuaku tetap setia dengan pasar tradisional. “Tak ada mudar ayam kampung untuk ayam gota, andeliman pun tak ada” itu kata mamak kalau aku mengajaknya untuk belanja di pasar swalayan. Atau kadang-kadang dia berkata “ih… janganlah kau belanja disana inang, yang udah lamanya itu dipajang, banyak pengawetnya”. (more…)

Share on Facebook

Pengakuan Sang Raja

Friday, April 18th, 2008

Almanak Jumat 18 April 2008:

lion-1.jpg

Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setiaMu, hapuskanlah pelanggaranku menurut rahmatMu yang besar! (Mazmur 51:3)

Ini bukan doa sembarang orang. Ini adalah doa seorang raja yang berkuasa, mulia dan memiliki hampir segala-galanya, yaitu: Daud yang termashur itu. Dia dikecam habis-habisan oleh nabi Natan karena Daud dengan cara sangat licik merancang Uria, panglimanya yang setia, mati terbunuh oleh tangan musuh, agar dia dapat mengambil istrinya yang cantik, Batsyeba. Sang raja rupanya tidak mampu membunuh keinginannya untuk mendapatkan perempuan cantik yang pernah dilihatnya sedang mandi matahari di atap rumahnya itu, dan akibatnya dia melakukan apa yang jahat di mata Tuhan. Namun yang menarik direnungkan: ketika ditegur dan dituding oleh nabi Natan di istananya sendiri, Daud tidak tersinggung dan marah, lantas membunuh nabi itu. (more…)

Share on Facebook