Ibadah Minus Hormat?
Wednesday, April 30th, 2008Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut. (Ibrani 12:28)
Kata ibadah berasal dari bahasa Arab. Artinya: mengabdi atau menghamba. Yaitu memposisikan dan memerankan diri sebagai abdi atau hamba. Itu sama saja dengan merendah, menyembah, menyerahkan diri, dan melayani tuannya. Sebab itu fokus atau yang utama dalam ibadah bukanlah kepentingan si hamba itu, tetapi justru kepentingan sang majikan. Pertanyaan dalam ibadah: bukanlah apa yang didapat si abdi, tetapi apa yang diperoleh sang tuan.
Kita orang Kristen memahami ibadah juga sebagai mengabdi atau berbakti kepada Allah yang dilakukan dalam bentuk seremoni bernama kebaktian dan dalam seluruh kehidupan sehari-hari (Roma 12:1). Baik dalam kebaktian maupun kehidupan sehari-hari artinya kita memposisikan dan memerankan diri sebagai abdi atau hamba Tuhan.
Namun dalam praktek masa kini pengertian ibadah mungkin tanpa kita sadari bergeser. Fokus ibadah seringkali bukan lagi Sang Tuan atau Allah tetapi justru si hamba. Banyak orang, barangkali termasuk saya dan saudara, beribadah bukan merendah tetapi justru meninggikan diri, (more…)
Share on Facebook