Happy Valentine, Nina

February 15, 2008
By Daniel T.A. Harahap

my-nina.JPG

Nina sayang,

Jakarta hujan. Bapak tidak sabaran lagi menunggu besok datang. Bapak terus-terusan ingat Nina. Rasanya ingin sekali ke Palembang sekarang juga dan langsung ketemu Nina di Rumah Sakit dan mencium Nina lama-lama. Tapi Bapak baru bisa berangkat besok naik Adam Air jam 06.50 pagi. Dari Bandara bapak akan langsung ke Rumah Sakit.

Jadinya sekarang Bapak hanya bisa berdoa sambil rindu dan mempersiapkan apa saja yang mau dibawa besok. Oh ya tadi pulang dari tugas di Karawaci Bapak sudah mampir di Gramedia membeli empat buku cerita. Kayaknya bagus, tentang peri kecil yang cantik. Jadinya Nina kalau bosan di Rumah Sakit bisa baca buku. Bapak juga sudah beli kertas warna-warni. Ya, kita akan menghias kamar Nina dengan gambar orang-orangan menari, bebek, ikan dan bunga. Seperti dulu waktu Kika opname, kita akan buat kamar Rumah Sakit itu menjadi indah. Lantas hati kita senang dan Nina cepat sembuh seperti Kika dulu.

Tapi Nina harus banyak minum. Katanya Nina sedikit sekali minum. Mungkin Nina pusing, malas dan lesu. Tapi Bapak mau bilang obat sakit demam berdarah adalah banyak minum. Jadi supaya cepat sembuh Nina harus minum dan makan yang banyak. Kan di kamar itu katanya banyak sekali minuman dan makanan yang dibawa oleh teman-teman Mama. Bahkan Bapak dengar dari Mama, sangkin banyaknya makanan dan minuman itu sampai Wili cemburu dan menyangka sakit dan dirawat di Rumah Sakit itu enak. Dia belum tahu bagaimana jengkelnya tidur dengan tangan diinfus. Ya maklumlah Wili masih kecil.

Gimana perasaan Nina di Rumah Sakit? Nina bosan? Nina merasa sepi tidak sekolah dan tidak ketemu teman-teman? Nina kesal orang-orang ramai datang melihat Nina? Ya begitulah memang perasaan kita kalau lagi sakit apalagi harus opname. Kita memang selalu ingin sehat dan baik-baik saja. Tapi walau tidak suka, kadang-kadang kita bisa sakit juga. Bahkan harus tinggal di Rumah Sakit sementara sampai sembuh. Menurut Bapak yang penting kita selalu gembira karena besok atau lusa kita akan sembuh dan semua akan baik lagi.

Besok malam Bapak akan jagai Nina gantian dengan Mama supaya Mama bisa pulang ke rumah jaga Kika dan Wili. Mama harus belajar juga untuk ujian minggu depan. Bapak akan duduk di samping Nina semalaman sementara Nina tidur. Mungkin Bapak akan main laptop. Tapi sayangnya di Rumah Sakit tidak ada internet. Tapi tak apalah. Bapak masih bisa menulis cerita, kotbah atau menyusun foto-foto kita minggu lalu naik perahu di sungai Musi. Atau Nina mau dipotret waktu sakit? Ah Bapak bercanda, pastilah Nina tidak suka. Lantas Bapak ngapain? Bapak tidak suka main games. Kalau begitu Bapak akan cium Nina saja lama-lama sewaktu Nina tidur supaya Nina mimpi indah.

Oh ya, Bapak juga sudah beli jambu merah. Katanya itu bagus untuk orang sakit demam berdarah. Nina tahu kan jus jambu adalah kesukaan Bapak selain main internet dan motret-motret dan kasih makan ikan patin. Bapak rasa jus jambu itu enak sekali apalagi kalau dicampur jeruk. Kata penjualnya lebih enak lagi kalau pake strawberry, tapi Bapak rasa itu cuma akal-akalan dia saja supaya jualannya dibeli. Nanti jambu itu kita jus ya?! Nina minum supaya cepat sembuh. Untuk Bapak sedikit saja.

Apa kabar Kika dan Wili? Apakah Wili jadi beli coklat valentine? Bapak ingin tahu kepada siapa dikasihnya coklat itu. Kika kasih kartu Valentine untuk Mama. Katanya kartu untuk Bapak sedang dibuatnya. Tapi kok lama sekali? Bapak bilang dikirim pake internet saja minta tolong Mama. Tapi Kika bilang nanti Mama tahu isinya. Oala. Nina sendiri gimana? Sori Bapak lupa, Nina kemarin tidak masuk sekolah. Ya sudah kita bisa rayakan Valentine kapan saja. Atau Nina juga mau dibawakan coklat? Kalau durian, nantilah ya, kalau Nina sudah sembuh.

Ada satu lagi. Nina doa ya kepada Tuhan Yesus. Bapak juga sudah doa, Mama doa, Kika dan Wili juga doa. Opung, Tulang dan Nantulang, Amangtua dan Namboru serta kawan-kawan Bapak dan Mama juga doa supaya Nina sembuh. Tuhan Yesus baik. Selain Mama, dia juga jaga Nina sekarang di Rumah Sakit. Kita tidak bisa melihat Dia, tetapi Dia ada dan selalu menjaga Nina. Dia juga mengajak malaikat-malaikatNya menjaga Nina. Bapak rasa malaikat-malaikat kecil itu seperti kupu-kupu cantik warna-warni yang menari-menari di udara, hinggap di atas selimut Nina, pindah ke botol infus, lemari, dan gorjin sambil bernyanyi-nyanyi. Oh ya, Tuhan Yesus tahu Nina suka main biola. Pastilah Dia mengajak malaikat-malaikat yang pintar bermain biola juga menemani Nina. Tapi lagunya apa ya?! Mungkin lagu kesukaan kita sama-sama: Jesus ngolu ni tondingku. Atau: Nang gumalunsang angka laut. Besok kalau Bapak datang, kita nyanyi ya?!

Hai bolu, Bapak sayang Nina. Mama sayang Nina. Kika dan Wili juga sayang Nina. Pastilah mereka berdua sekarang kesepian di rumah dan rindu sekali kepada Nina. Tadi Wili minta supaya dia boleh juga menginap semalam di Rumah Sakit menjaga Nina tapi tidak dikasih Mama. Besok Bapak akan bicarakan kepada Mama apakah Wili dan Kika boleh ikut semalam saja di Rumah Sakit. Tapi kita mesti permisi kepada dokter. Kalau tidak dikasih ya tidak apa-apa. Nanti minggu depan kalau Nina sudah sembuh kalian akan sama-sama lagi.

Okelah sayang. Surat Bapak sudah sangat panjang. Bapak rindu sekali. Air mata Bapak sudah jatuh ke laptop. Bapak mau doa, sesudah itu Bapak akan keluar dan mencari apa lagi yang bisa dibawa besok untuk Nina yang cantik. Cepat sembuh Nina!

Cium rindu Bapak

Daniel Taruli Asi Harahap

Share on Facebook

20 Responses to Happy Valentine, Nina

  1. Desi on February 15, 2008 at 10:36 pm

    Semoga Nina cepat sembuh, ya Amang. JBU …. !

  2. Adam Harahap on February 16, 2008 at 11:07 am

    Adikku Nina, cepat sembuh ya..supaya bisa ceria dan segar kembali…
    Salam dari kami semua di Jakarta…
    Doa abang menyertaimu..

  3. susy on February 16, 2008 at 11:46 am

    Tuhan berkatilah putrimu, nina…beri dia kesembuhan dan pemulihan fisik, jamah obat yg diminumnya, berkati dokter dan perawat yg memegang nina, supaya keceriaannya kembali mengisi hidup orang2 yg mengasihi dan yg dia kasihi…amin

    moga nina cepat sembuh ya pak…

    GB us

  4. imme hutajulu on February 16, 2008 at 2:33 pm

    nina cantik cepet sembuh ya….

  5. lhm sitompul on February 16, 2008 at 5:50 pm

    Buat Nina semoga cepat sembuh
    kami mendoakan semoga diberi yang terbaik buat nina
    Bapak akan datang dari jakarta langsung menemui Nina
    lekas sembuh.
    Tuhan jamah Nina
    GBU Nina
    GBU

  6. VIka butar butar on February 16, 2008 at 8:25 pm

    Dear adik ku NIna…..

    Cepat sembuh ya dek…seperti kata bapak banyak minum air putih dan juga makan nya di banyakin…udah itu jangan lupa berdoa ya biar Tuhan Yesus kasih Nina kesembuhan….supaya bisa main bareng Kika dan wili lagi…Kak Vika juga berdoa syafaat khusus untuk kesembuhan NIna….

    Tuhan Berkati

  7. Bethesda on February 17, 2008 at 2:17 am

    Dear Nina yang Cantieq…

    Semoga cepat sembuh yach Dik…Supaya kembali menceriakan suasana di rumah dan hati semua keluarga.Amin

    GBU

  8. rista (mei) purba on February 17, 2008 at 11:01 am

    Nina yang cantik, lucu dan gemesin (duh dipoto aj adah gemesin apalagi aslinya ;) ) Cepat sembuh ya dek..biar bisa main lagi sama kakak, adek dan teman2 smuanya :-)
    Hope u’ll get better soon..Gbu always.

    Uda, I’m proud of you. This world would be nice, if everyone has a father with heart like yours.

    Gbu and Happy Sunday.

  9. Christine Hutagalung on February 17, 2008 at 7:00 pm

    Nina semoga cepat sembuh supaya bisa difoto ceria lagi sama Bapak bareng kakak dan adik….
    Tuhan memberkati!

  10. lita on February 18, 2008 at 8:07 am

    Nina cuby dan imut cepat sembuh ya de, jangan malas minum dan makan biar cepat sembuh dan jangan malas juga minum jus jambu biji merahnya ya. GBU

  11. Gloria on February 18, 2008 at 9:24 am

    Halo Nina, sudah sembuh blm dek?
    Membaca cerita bapak kalo kamu masuk rumah sakit gara2 DBD, kakak jadi teringat 1 tahun yang lalu persis tanggal 13 Feb 2007 ulang tahun mama kakak, kakak “menghadiahi” mama dengan “kado ulang tahun” yang sangat menyedihkan, kakak sama dengan nina masuk RS gara2 DBD.
    Kakak aja yang sudah gede ngerasain sakitnya DBD itu, tidur gak enak, makan enak, ngapa2in gak enak.
    Blm lagi tiap hari darah harus diambil buat di test.
    Sakit banget yah dek.. :-(
    Apalagi kamu masih kecil
    Tapi Nina harus kuat makan dan banyak minum, gak enak memang tapi harus..
    Terutama Jus Jambu klutuk merah. Bagus sekali itu dek.

    Oklah dek, kakak harus kembali bekerja.
    Kamu cepat sembuh yah dek..
    Tuhan Yesus dan malaikat2Nya pasti menghibur dan menemanimu selalu.

  12. Theresia Hutasoit on February 18, 2008 at 10:35 am

    Jesus loves Nina… Pasti cepat sembuh ya…

  13. JP Manalu on February 18, 2008 at 1:32 pm

    Amang Pdt. Harahap yang terkasih di dalam Kristus
    Saya sangat berharap melalui doa-doa kita semua, Nina cepat sembuh seperti sedia kala. Semoga penguatan dan kesembuhan dari Tuhan melalui dokter dan paramedis yang menyertai Nina. Demikian juga amang, inang dan seluruh keluarga, diberikan pengharapan dan sukacita, sehingga pada waktu yang Tuhan telah tentukan keluarga amang bersuka cita; antara lain melalui kesembuhan Nina. Salam untuk keluarga amang, salam dan doa kami sekeluarga dari Solo untuknya. Horas.

  14. Daniel T.A. Harahap on February 18, 2008 at 11:44 pm

    TERIMA KASIH untuk semua doanya. Hari ini Nina sudah keluar dari RS. Sekali lagi terima kasih. Tuhan baik kepada kita semua.

  15. Gerda Silalahi on February 19, 2008 at 12:07 pm

    horas amang,

    aku senang sekali membaca nina sudah keluar dari RS. baiknya istirahat yang banyak dan tetap minum yang banyak supaya badannya cepat pulih.

    amang, bagi tips nih. karena trauma pengalaman papabelle DBD 2 tahun lalu, aku selalu menaburkan bubuk abate (bisa beli di apotik) ke bak kamar mandi, got depan rumah dan toran penampungan air. dituang setiap kali menguras bak mandi (1 x 1 bulan). seorang dokter menyarankan agar kran air dibuka kecilll banget.., supaya nyamuknya gak sempat naruh telurnya.

    salam

  16. Gerda Silalahi on February 19, 2008 at 12:07 pm

    upss.., ralat
    nguras kamar mandi 1 x 1 minggu, hehehe.

  17. Nana Simarmata on February 20, 2008 at 10:56 am

    Syalom,
    Baru baca artikel ini setelah seminggu ga buka…kaget baca artikel kalo Nina sakit demam berdarah n diopname….n langsung senang lg setelah tau kalo nina dah sembuh.
    Semoga Nina tetap sehat ya…n tambah cantiqqq….
    Buat Amang n Kel selalu di berkati Tuhan. Amin

  18. duma nababan on February 23, 2008 at 1:13 am

    ah menangis saya membacanya.
    Semoga saat saya menulis ini Nina sudah benar-benar sembuh. Betapa beruntungnya dia punya bapak seperti anda pak pendeta.

  19. Kharolin on April 22, 2008 at 6:03 pm

    Nice letter..

    Membuat mata saya berkaca-kaca sebab sangat merindukan ayah dan keluarga saya di Indonesia.

    Semoga berkat Tuhan melimpah dalam kehidupan Amang.

  20. NINA W on July 8, 2008 at 3:05 pm

    Haiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii
    kenalin nama aq juga “NINA” lhooooooooooooo