AlmanakĀ Jumat 1 Februari 2008:
Ya Tuhan, bukalah bibirku, supaya mulutku memberitakan puji-pujian kepada-Mu! (Mazmur 51:17)
Setelah ditegur oleh nabi Nathan, Raja Daud sadar dan menyesal telah melakukan dosa yang sangat keji: merekayasa agar Uria, panglimanya yang paling setia mati di peperangan, supaya Daud dapat mengambil Batsyeba istrinya. Alih-alih marah dan menghukum nabi Nathan karena telah mengkritiknya dan menunjukkan kejahatannya, Daud menundukkan dirinya di hadapan Allah. Dia benar-benar menyesal, sedih dan malu atas apa yang telah dilakukannya. Dalam doanya dia mengaku sangat kotor dan cemar (ingat: pelaku kejahatanlah yang harus merasa dirinya kotor, bukan korban kejahatan). Bukan hanya itu dia merasa hatinya remuk dan jiwanya hancur. Seluruh sukacita dan semangatnya telah hilang.
Ayat di atas adalah bagian dari mazmur Daud memohonkan pengampunan dari Tuhan Allah yang telah dikenalnya sejak masa mudanya. Tuhan Allah itu setia dan baik. Dia penuh belas kasihan. Dia tidak membalaskan perbuatan kita setimpal dengan dosa kita. PadaNya ada rahmat dan pengampunan. Sebab itu Daud memohon Tuhan Allah membasuhnya agar dia kembali bersih dan baru, mengembalikan sukacita dan semangatnya, dan membangkitkan kembali hidupnya, serta mengijinkan Daud kembali memuji-muji Tuhan.
Hari ini Alkitab mengingatkan kita bahwa dosa atau kejahatan bukan saja melukai orang yang kita sakiti tetapi juga melukai diri kita sendiri. Dosa atau kejahatan menghilangkan sukacita dan semangat kita, merusak tubuh dan jiwa kita, serta membuat kita lemah. Satu lagi: menjauhkan kita dari Tuhan. Dan hanya pengakuan, pertobatan dan pengampunan yang bisa memulihkan jiwa kita, mengembalikan sukacita, semangat dan kekuatan kita. Pengakuan jujur, pertobatan dan pengampunan itulah yang memberi kita keberanian kembali datang dan mendekati Tuhan serta memuji-muji namaNya. Baiklah kita sadar: tidak ada sukacita dan syukur tanpa pengampunan. Tidak ada juga pengampunan tanpa pengakuan dan pertobatan.
Doa:
Ya Tuhan Allah, kami mengaku dosa-dosa yang telah kami lakukan….. Ampunilah kami. Sungguh kami menderita dan tersiksa karena dosa-dosa dan kejahatan kami. Bebaskanlah kami. Berilah kami Roh Kudus agar kami mampu mengaku dosa-dosa kami kepadaMu, bertobat dan menerima pengampunanMu. Berilah kami hati yang jujur, ikhlas dan berani menerima diri kami apa adanya. Ya Tuhan Allah, bangkitkanlah kami kembali. Ijinkanlah kami kembali memuji-muji namaMu. Dalam Yesus. AMIN.
Pdt Daniel Taruli Asi Harahap
Home: http://rumametmet.com
Share on Facebook