Beriman Tak Melupakan Akal

January 30, 2008
By Daniel T.A. Harahap

Almanak Rabu 30 Januari 2008: 

Sesungguhnya, Akulah TUHAN, Allah segala makhluk; adakah sesuatu apapun yang mustahil untuk-Ku? (Yeremia 32:27)

TUHAN Allah menganugerahkan kita akal budi. Berbeda dengan binatang dan tumbuhan, kita manusia dapat berpikir. Melalui pertambahan usia dan pengalaman hidup dan juga lewat sekolah atau kampus kita sudah terbiasa berpikir logis, analitis dan sistematis. Dengan akal budi itu kita memilah-milah, menimbang-nimbang dan membanding-bandingkan benda, situasi atau perkara. Dengan akal budi itu juga kita menguraikan, menyimpulkan, menghubungkan, dan membuat pengertian. Akal budi itu jugalah yang kita gunakan menyeleksi dan menyimpulkan informasi yang sampai kepada kita apakah bisa diterima akal atau tidak, wajar atau mengada-ada, objektif atau subjektif, jujur atau bohong.

Namun kemampuan akal budi kita juga terbatas. Walaupun ilmu pengetahuan manusia sudah sangat maju dan berkembang, tetap ada hal-hal yang di luar kemampuan kita memikirkannya. Ada banyak hal yang kita anggap mustahil, tidak masuk atau melampaui akal, atau tidak mungkin terjadi (menurut perhitungan kita). Namun dari sejarah kita belajar apa yang dahulu dianggap mustahil sekarang banyak yang telah jadi kenyataan. Apa yang sekarang tidak mungkin di masa depan bisa saja jadi mungkin.

Ayat hari ini mengatakan tidak ada yang mustahil atau tidak mungkin bagi Allah. Kita jangan salah menafsirkan ayat ini seolah-olah Tuhan Allah otomatis bertindak bertentangan dengan akal budi atau logika. Apalagi ayat ini juga tidak boleh dijadikan pembenaran untuk malas berpikir dan berusaha, berdiam diri menunggu-nunggu keajaiban Tuhan, atau bersikap sesuka hati tanpa perhitungan. Yang dikatakan oleh ayat ini adalah bahwa TUHAN Allah dapat menolong kita melampaui apa yang sanggup kita pikirkan atau kaji. Sebab itu bagaimana pun kondisi dan situasi yang sedang kita hadapi agar kita tidak putus asa atau menyerah berpikir dan berusaha.

Doa:

Ya Tuhan Allah, tidak ada yang mustahil bagiMu. Engkau dapat menolong kami melampaui kemampuan pikiran dan tenaga kami. Tolonglah kami. Ketika kami dalam kesukaran, dan tidak mampu melihat jalan keluar atas permasalahan hidup ini, yakinkanlah kami bahwa Engkau ada dan mengasihi kami. Doronglah kami agar selalu berpikir dan bekerja keras, tekun dan kreatif berusaha dalam hidup ini, dan berkatilah hidup kami. KepadaMulah kami selalu menyerah dan kami percaya di tanganMu kami aman dan sejahtera. AMIN.

Pdt Daniel Taruli Asi Harahap

Home: http://rumametmet.com

Share on Facebook

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*